Nagan Raya Siaga Karhutla, Bupati TRK Tekankan Pencegahan dan Gotong Royong

Redaksi

- Redaksi

Rabu, 2 September 2026 - 15:47 WIB

5063 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKA MAKMUE – Pemerintah Kabupaten Nagan Raya memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Langkah tersebut ditandai dengan pelaksanaan Apel Gelar Kesiapan Penanggulangan Karhutla yang dipimpin langsung Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., di Lapangan Makodim 0116/Nagan Raya, Kompleks Perkantoran Suka Makmue, Rabu (2/9/2026).

Apel tersebut menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi sekaligus memastikan kesiapan personel, peralatan, dan seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi Karhutla di Kabupaten Nagan Raya.

Berdasarkan kajian risiko bencana Kabupaten Nagan Raya periode 2024–2029, daerah ini memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap berbagai jenis bencana, di antaranya banjir, kebakaran hutan dan lahan, cuaca ekstrem, tanah longsor, hingga gempa bumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Merespons kondisi tersebut, Bupati TRK menegaskan bahwa kesiapsiagaan dan pencegahan harus menjadi perhatian bersama. Menurutnya, penanganan bencana tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, dunia usaha, serta unsur TNI-Polri.

“Sejumlah kejadian terjadi di kawasan gambut yang membutuhkan penanganan khusus dan waktu yang tidak singkat,” ungkap Bupati TRK dalam amanatnya.
Ia menyampaikan, sepanjang tahun 2026 telah terjadi sejumlah insiden Karhutla di wilayah Kecamatan Darul Makmur dan Tripa Makmur. Kejadian tersebut berhasil ditangani melalui kerja sama tim gabungan.

Namun demikian, Bupati mengingatkan agar pengalaman tersebut menjadi pembelajaran untuk memperkuat langkah pencegahan dan deteksi dini.

Menurutnya, dampak Karhutla tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas pendidikan, perekonomian, transportasi, serta kehidupan sosial.

“Disadari ataupun tidak, bencana telah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Tidak ada satu daerah pun yang dapat menjamin terbebas dari bencana, baik bencana alam, nonalam, maupun sosial,” ujarnya.

Karena itu, Bupati TRK meminta seluruh pihak meningkatkan kesadaran, kesiapsiagaan, kepedulian, dan tanggung jawab dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

“Pencegahan harus menjadi prioritas utama. Kita perlu memperkuat kesiapsiagaan, edukasi masyarakat, pengawasan wilayah rawan, deteksi dini, serta koordinasi antarinstansi dan seluruh pemangku kepentingan,” tegasnya.

Bupati juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar. Kepada para pelaku usaha dan pengelola lahan, ia meminta agar meningkatkan pengawasan serta bertanggung jawab terhadap wilayah yang berada dalam pengelolaannya.

“Tingkatkan komunikasi dengan masyarakat dan hidupkan kembali semangat gotong royong. Apabila ditemukan titik api atau indikasi kebakaran, segera laporkan dan lakukan penanganan sedini mungkin sebelum api meluas,” pesannya.

Lebih lanjut, Bupati TRK menekankan bahwa penanggulangan Karhutla bukan hanya menjadi tugas pemerintah maupun petugas pemadam kebakaran.

Menurutnya, keberhasilan pencegahan sangat bergantung pada kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat.

“Mari kita jadikan pencegahan Karhutla sebagai gerakan bersama untuk menjaga hutan, lahan, lingkungan, dan keselamatan masyarakat. Jangan menunggu bencana terjadi. Lebih baik mencegah daripada menanggulangi,” pungkasnya.

Apel tersebut turut dihadiri unsur Forkopimda, Plt. Sekretaris Daerah, sejumlah kepala perangkat daerah, personel TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, serta pimpinan dan perwakilan perusahaan yang beroperasi di wilayah Kabupaten Nagan Raya.

Usai apel, Bupati TRK bersama jajaran Forkopimda melakukan pengecekan pasukan dan peralatan kesiapsiagaan bencana. Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh personel dan peralatan mitigasi bencana dalam kondisi siap digunakan apabila sewaktu-waktu terjadi Karhutla maupun bencana lainnya di wilayah Kabupaten Nagan Raya.(*)

Berita Terkait

Hardikda ke-67, Bupati TRK Ajak Semua Pihak Bangun Generasi Aceh yang Unggul dan Bermartabat
Sekjen ATR/BPN Imbau Jajaran Satukan Visi Dukung Transformasi Layanan
Dokumen Pembentukan BUMD Nagan Raya, Siap Diajukan ke Kemendagri
Sudah Beli Tanah ,Tetapi Nama Di Serifikat Nama Penjual, Silahkan Segera Ganti Nama
Jalankan Program Kerja Prioritas Nasional 2027, Kementerian ATR/BPN Fokuskan Anggaran untuk Ketahanan Pangan hingga Sertipikasi Tanah MBR
Maulid Nabi Muhammad SAW di Uteun Pulo Meriah, Ratusan Idang Meulapeh Disiapkan
Dekat dengan Masyarakat, Batalyon C Pelopor Dukung Persiapan Jamaah Menuju Tanah Suci
Teuku Syafrijal dan Dea Safira Dinobatkan sebagai Agam Inong Nagan Raya 2026

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:19 WIB

Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara

Selasa, 1 September 2026 - 18:12 WIB

Polda Aceh Beri Penghargaan kepada Polwan Polres Aceh Tenggara, Dedikasi Iptu Yesi Mendapat Apresiasi

Selasa, 1 September 2026 - 17:44 WIB

Lebih dari 8.500 Hektare Hutan Aceh Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal

Selasa, 1 September 2026 - 16:08 WIB

Keluarga Pasien di RS Harapan Bunda Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Uang dan Ponsel Hilang

Selasa, 1 September 2026 - 15:49 WIB

Tingkatkan Kompetensi, Kanwil Bea Cukai Aceh Gelar PKP Bertema Security Awareness

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Sikula Legislatif Bergema dengan Pukulan Rapai Geleng, Cetak Kader Muda Pengawal Kebijakan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:23 WIB

DPR Aceh Nurchalis Dorong Sikula Legislatif Perkuat Sistem Legislasi di Kampus untuk Aceh-Indonesia

Berita Terbaru