slot preparation.lsrs.lu

Badan Gizi Nasional Lakukan Pembersihan Data, Jutaan Penerima Program Makan Bergizi Gratis Berkurang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 1 September 2026 - 03:03 WIB

50245 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 1 September 2026 — Badan Gizi Nasional (BGN) resmi memasuki babak baru dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melakukan penyisiran besar-besaran terhadap basis data penerima manfaat serta kelembagaan satuan pelayanan. Langkah ini diambil untuk memastikan efisiensi anggaran dan akurasi penyaluran gizi bagi sasaran yang tepat.

Proses verifikasi menyeluruh yang dilakukan oleh BGN berdampak langsung pada pengurangan jumlah penerima manfaat sebanyak kurang lebih 6 juta orang. Pengurangan ini utamanya disebabkan oleh adanya temuan data ganda penerima di berbagai institusi. Selain itu, pemerintah juga memutuskan untuk mengecualikan sekitar 80 sekolah swasta dengan kategori elit serta sejumlah sekolah berasrama yang dinilai telah memiliki kemandirian finansial dalam memenuhi kebutuhan konsumsi harian siswa mereka.

Dari sisi operasional, BGN melakukan penataan ketat terhadap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Sebanyak 27.022 SPPG telah ditetapkan untuk menjalankan program ini dari total 27.485 unit yang terdaftar. Sementara itu, 463 SPPG lainnya kini berstatus suspensi akibat ketidaklengkapan profil dan data. Bahkan, tujuh di antaranya harus dicoret secara permanen karena dinilai tidak memenuhi standar kelayakan operasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menjelang bulan September, BGN mulai menyiapkan aktivasi dapur-dapur di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta daerah-daerah yang masuk dalam skala prioritas kebutuhan. Sekitar 2.700 dapur direncanakan akan dibuka secara bertahap untuk menjangkau titik-titik yang membutuhkan, termasuk pondok pesantren dan wilayah di luar Jawa yang memiliki aglomerasi dengan urgensi tinggi.

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh rangkaian perluasan jangkauan dan penyempurnaan data ini dilakukan tanpa penambahan anggaran. Anggaran tahun 2026 yang telah tersedia dipastikan akan dimaksimalkan penggunaannya agar program tetap berjalan secara berkelanjutan dan efisien tanpa membebani keuangan negara. (*)

Berita Terkait

SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 13:05 WIB

Penertiban Pedagang di Blangkejeren Dinilai Tebang Pilih, Lapak Pedagang Buah Dibongkar

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru

NASIONAL

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:48 WIB