slot preparation.lsrs.lu

Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 4 November 2026 - 18:54 WIB

5025 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Pengadilan Negeri Jakarta Timur akan menggelar sidang lanjutan perkara dugaan pencemaran nama baik dan fitnah terkait ijazah dengan terdakwa Roy Suryo serta Fauzia Tiasuma. Agenda persidangan tersebut akan menghadirkan Presiden Ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo, sebagai saksi untuk memberikan keterangan secara langsung di ruang sidang.

Guna mengantisipasi situasi di sekitar lokasi persidangan, Polda Metro Jaya telah menyusun rencana pengamanan agar seluruh proses hukum berjalan kondusif. Meski belum menetapkan jumlah personel yang akan dikerahkan, kepolisian terus memantau potensi mobilisasi massa serta pengaturan arus lalu lintas di sekitar area pengadilan. Langkah ini merupakan bagian dari standar pelayanan keamanan bagi masyarakat umum.

Pihak pengadilan memastikan bahwa persidangan ini bersifat terbuka untuk umum. Namun, demi menjaga ketertiban, kenyamanan, dan kelancaran jalannya persidangan, kapasitas ruang sidang dibatasi maksimal 80 orang. Masyarakat maupun pihak terkait diminta untuk tetap mematuhi aturan protokol keamanan yang telah ditetapkan selama persidangan berlangsung pada Kamis, 5 November 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo telah bertolak menuju Jakarta sejak Minggu, 1 November 2026, untuk mempersiapkan diri dalam agenda tersebut. Beliau menyatakan kesiapannya untuk hadir di hadapan majelis hakim guna memberikan keterangan serta menjawab seluruh pertanyaan yang diajukan terkait perkara ini. (*)

Berita Terkait

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas
YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar
Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden
Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal
Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor
Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 14:36 WIB

Pererat Kedekatan dengan Masyarakat, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Kegiatan Kumpul Bersama di Desa Engkeran Simpang Empat

Rabu, 4 November 2026 - 12:19 WIB

Kapolsek Bambel Hadiri Penyampaian Visi dan Misi Calon Pengulu Kute

Rabu, 4 November 2026 - 10:17 WIB

LSM KOMPAK Aceh Tenggara Apresiasi Komitmen BPJN Aceh Tangani Ruas Jalan Nasional dan Pembangunan Jembatan Kuning I

Rabu, 4 November 2026 - 03:39 WIB

Mahasiswa Perikanan Dorong Kemandirian Pangan Pesantren Lewat Inovasi Budikdamber

Selasa, 3 November 2026 - 19:35 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan Bersama Wakapolres, Perkuat Kesiapan Personel Jaga Kamtibmas Jelang Pilkades 2026

Selasa, 3 November 2026 - 18:48 WIB

Cegah Kebakaran Lahan, Polsek Lawe Sigala-gala Imbau Warga Tidak Membakar Sisa Hasil Panen

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Edukasi Pengguna Jalan, Satlantas Polres Aceh Tenggara Bagikan Stiker Keselamatan dalam Operasi Patuh Seulawah 2026

Selasa, 3 November 2026 - 15:26 WIB

Proyek Infrastruktur Aceh Tenggara di Ujung Tanduk, Pemerintah Didesak Tak Abaikan Administrasi demi Kejar Tayang Fisik

Berita Terbaru

NASIONAL

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 Nov 2026 - 18:48 WIB