slot preparation.lsrs.lu

Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Sinergi, Turut Musnahkan Ladang Ganja di Sawang

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 01:16 WIB

50227 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA — Bea Cukai Lhokseumawe kembali memperkuat sinergi dengan aparat penegak hukum dalam upaya pemberantasan narkotika. Kali ini, Bea Cukai Lhokseumawe turut ambil bagian dalam operasi gabungan pemusnahan ladang ganja di Desa Teupin Rusep, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Kamis (13/8/2026).

Operasi gabungan tersebut dipimpin oleh Wakapolres Lhokseumawe dan melibatkan Satres Narkoba Polres Lhokseumawe, BNNK Lhokseumawe, serta Bea Cukai Lhokseumawe. Dalam kegiatan tersebut, tim Bea Cukai Lhokseumawe dipimpin oleh Kepala Seksi Penindakan dan Penyidikan, M. Syahputra, bersama personel Bea Cukai Lhokseumawe lainnya.

Pengungkapan ladang ganja berawal dari kegiatan pengintaian yang dilakukan Satres Narkoba Polres Lhokseumawe. Hasil penyelidikan kemudian mengarah pada ditemukannya sembilan titik ladang ganja dengan total luas mencapai kurang lebih empat hektare.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ladang ganja tersebut tersebar di sejumlah titik dengan luasan berbeda-beda. Tim gabungan menemukan tanaman dalam berbagai tahapan pertumbuhan, mulai dari bibit, tanaman berusia sekitar dua minggu dan satu bulan, hingga tanaman yang telah mendekati masa panen.

Dari hasil penyelidikan, aparat juga mengidentifikasi dua orang yang diduga berperan sebagai penanam dan pengelola ladang. Namun, saat tim gabungan melakukan penindakan di lokasi, kedua orang tersebut tidak ditemukan dan saat ini masih dalam pengejaran aparat penegak hukum.

Bagi Bea Cukai Lhokseumawe, keterlibatan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam pemberantasan narkotika. Kolaborasi lintas instansi diperlukan untuk menghadapi pola peredaran narkotika yang semakin beragam, termasuk dengan memutus sumber produksi sejak dari hulu.

Pemusnahan ladang ganja di Sawang menjadi salah satu bentuk nyata kolaborasi tersebut. Dengan ditemukannya sembilan titik ladang dengan luas keseluruhan sekitar empat hektare, langkah pemusnahan diharapkan dapat mencegah hasil tanaman tersebut masuk ke dalam rantai peredaran narkotika.

Bea Cukai Lhokseumawe menegaskan komitmennya untuk terus membangun sinergi dengan Polri, BNN, dan instansi terkait dalam mencegah masuk maupun beredarnya narkotika, khususnya di wilayah kerja Bea Cukai Lhokseumawe dan sekitarnya.

Berita Terkait

Bea Cukai Amankan Kapal Pengangkut 10 Juta Batang Rokok Ilegal di Perairan Aceh Utara
YARA Kecam Menteri Pertanian, Dinilai Abaikan Kewenangan Khusus Aceh di Kawasan Sabang
Dalang Uang Palsu Rp980 Juta untuk Demo Jakarta Ternyata Eks Calon Bupati, Jaringan Sudah Beroperasi Sejak 2024
Polres Nagan Raya Bersama BNN Temukan dan Musnahkan Ladang Ganja Seluas 20 Hektare di Kawasan Pegunungan
Polda Aceh Tangani Laporan Dugaan Khalwat Oknum Ketua DPRK Nagan Raya
Remaja 16 Tahun Ngaku Jadi Informan Narkoba Dibayar dan Diberi Sabu Oknum Satresnarkoba Polres Aceh Tengah
Rating Google 4,8, Keluhan Pasien RSUMAK Gayo Lues Justru Muncul, Fasilitas Medis Dipertanyakan
Cegah Penyelewengan BBM Bersubsidi, Unit Tipidter Polres Nagan Raya Laksanakan Penandatanganan Surat Pernyataan Kepatuhan dan Integritas Petugas SPBU

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru