Kritik, Evaluasi, dan Harapan: Menatap Peran Baitul Mal Secara Objektif

J.PORANG

- Redaksi

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:49 WIB

5071 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Opini : H.WINNUR WAJDA, M.M.
Anggota Badan Baitul Mal Kabupaten

Bener Meriah – Dalam beberapa waktu terakhir, sejumlah program dan kebijakan yang dijalankan oleh Baitul Mal Kabupaten Bener Meriah mendapat perhatian dari masyarakat. Berbagai kritik, saran, masukan, maupun pandangan yang berkembang merupakan hal yang wajar dalam kehidupan demokrasi dan menjadi bagian dari kepedulian masyarakat terhadap pengelolaan dana umat.

Sebagai lembaga yang mengelola dana zakat, infak, dan sedekah, Baitul Mal memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap program yang dijalankan memberikan manfaat bagi mustahik serta sesuai dengan ketentuan syariat dan regulasi yang berlaku. Oleh karena itu, masukan dari masyarakat dipandang sebagai bagian penting dalam proses evaluasi dan penyempurnaan kinerja lembaga.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di sisi lain, penting pula bagi masyarakat untuk memahami bahwa tugas dan fungsi Baitul Mal tidak hanya sebatas menyalurkan bantuan konsumtif. Seiring perkembangan kebutuhan masyarakat, pengelolaan dana zakat, infak dan sedekah juga diarahkan pada program-program pemberdayaan yang bertujuan meningkatkan kemandirian ekonomi mustahik, sehingga mereka tidak selamanya bergantung pada bantuan.

Konsep ini dikenal sebagai zakat produktif (meskipun sumber dana dari Infak/sedekah atau hasil sitaan yang telah ditetapkan oleh Pengadilan) yaitu upaya pemanfaatan dana zakat, infak dan sedekah untuk membantu penerima manfaat memperoleh sumber penghasilan yang berkelanjutan. Program seperti bantuan modal usaha, bantuan sarana kerja, bantuan bibit pertanian, peternakan, maupun bentuk pemberdayaan lainnya merupakan bagian dari ikhtiar untuk menciptakan kesejahteraan yang lebih berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, tentu tidak semua pihak akan memiliki pandangan yang sama terhadap suatu program. Perbedaan pendapat adalah hal yang lumrah. Namun, alangkah baiknya apabila setiap penilaian dilakukan secara menyeluruh dengan melihat tujuan, dasar pertimbangan, manfaat, serta dampak jangka panjang yang ingin dicapai.

Baitul Mal juga menyadari bahwa setiap program yang dijalankan tidak luput dari kekurangan. Karena itu, kritik yang disampaikan secara konstruktif akan selalu menjadi bahan introspeksi dan perbaikan. Sebaliknya, dukungan dan partisipasi masyarakat juga menjadi energi positif agar berbagai program dapat berjalan lebih optimal.

Perlu juga kita ingat bahwa dana yang dikelola Baitul Mal berasal dari kepercayaan para muzakki dan munafik yang menunaikan zakat, infak, dan sedekahnya. Amanah tersebut harus dijaga dengan penuh tanggung jawab agar manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat yang berhak menerimanya.

Pada akhirnya, tujuan yang ingin dicapai sesungguhnya sama, yaitu mengurangi kemiskinan, membantu masyarakat yang membutuhkan, serta meningkatkan kesejahteraan umat. Oleh karena itu, kritik, evaluasi, dan harapan hendaknya berjalan beriringan dalam semangat membangun, bukan saling melemahkan.

Dengan saling memahami peran masing-masing, masyarakat, muzakki, munfik, mustahik, pemerintah, dan Baitul Mal dapat menjadi mitra dalam mewujudkan kemaslahatan bersama di Kabupaten Bener Meriah.

“Kritik yang bijak melahirkan perbaikan, dukungan yang tulus menguatkan langkah, dan kolaborasi yang baik menghadirkan manfaat bagi umat.” 

Berita Terkait

MBG, Korupsi, Dan Pengkhianatan Dari Lingkar Kekuasaan
RAPI Wilayah Nagan Raya Apresiasi Capaian Opini WTP ke-18 Pemkab Nagan Raya
Termul dan Sindroma Dunning-Krruger
Semangat Kebangsaan Menggema, Brimob Batalyon C Pelopor Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila
Hery Yanda Ketua Komisi 1 DPRK Nagan Raya.Dukung Penuh Investasi Rp200 Triliun, Minta Oknum Luar Tak Giring Opini Negatif Kepada Masyarakat
Fraksi Partai GOLKAR Apresiasi Bupati TRK, ajak Masyarakat Dukung Investasi Rp 200 Triliun
Sebanyak 1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima RK dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026
Patungan Beli Sapi, Warga Pasar Simpang Tiga Lestarikan Tradisi Kuah Belangong Saat Idul Adha

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:39 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:05 WIB

Sebanyak 1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima RK dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:21 WIB

*Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni 2026, BRN: Jawaban atas Kerinduan Masyarakat*

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:32 WIB

Simak Cara Jual Beli Tanah yang Aman agar Terhindar Masalah di Masa Mendatang

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:30 WIB

Pasang Patok, Cara Sederhana Cegah Sengketa Tanah dengan Tetangga

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:45 WIB

Berantas Mafia Tanah, Ini Cara Melapor ke Kementerian ATR/BPN

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:38 WIB

Jadi Bagian dari Satgas PKH, Kementerian ATR/BPN Kawal Kepastian Hukum dan Tata Kelola Kawasan Hutan

Kamis, 21 Mei 2026 - 22:35 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Berita Terbaru

OPINI

MBG, Korupsi, Dan Pengkhianatan Dari Lingkar Kekuasaan

Jumat, 5 Jun 2026 - 01:36 WIB

GAYO LUES

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Jumat, 5 Jun 2026 - 00:46 WIB