HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Yahdi Hasan Kunjungi Korban Kebakaran di Kute Bakti Aceh Tenggara, Serahkan Bantuan dan Perjuangkan Rumah dari Baitul Mal Aceh

Sumber Infopublik.id

- Redaksi

Jumat, 29 Mei 2026 - 16:18 WIB

50372 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Tenggara – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan, M.I.Kom., melakukan kunjungan kemanusiaan langsung ke lokasi bencana kebakaran di Desa Kute Bakti, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Jumat (29/5/2026). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap tragedi kebakaran yang melanda kawasan pemukiman warga sehari sebelumnya.

Dalam kunjungan tersebut, Yahdi Hasan yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Tenggara, hadir didampingi oleh istri tercinta beserta jajaran pengurus partai. Kehadiran rombongan legislator ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi lapangan yang memprihatinkan, sekaligus menyerahkan bantuan masa panik guna meringankan beban psikologis dan finansial warga yang sedang tertimpa musibah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tragedi kebakaran hebat ini dilaporkan menghanguskan dan merusak belasan tempat tinggal warga yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani dan wiraswasta. Peristiwa yang menyisakan duka mendalam tersebut memaksa puluhan jiwa kehilangan tempat bernaung dan kini terpaksa mengungsi di tempat penampungan sementara maupun rumah kerabat terdekat.

Berdasarkan dokumen laporan resmi bersetempel basah tertanggal 28 Mei 2026 yang ditandatangani dan diserahkan langsung oleh Kepala Desa (Pengulu) Kute Bakti, Sabtudin, kepada Yahdi Hasan, total terdapat 14 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak langsung. Seluruh korban yang mengalami kerugian harta benda ini tercatat sebagai warga yang berdomisili di wilayah RT/RW Dusun Karya Sepakat.

Secara rinci, dokumen desa tersebut membagi tingkat kerusakan menjadi tiga kategori. Pada kategori pertama, terdapat 7 rumah yang dinyatakan hangus terbakar (rusak berat/tinggal tapak), yaitu milik keluarga Gunawan (50), Surbakti (47), Siti Aji (60), Manna Br Lubis (67), Sahidin Sekedang (47), Ijah (61), dan keluarga Almarhum H.S. Limbong. Dari ketujuh KK ini, total tanggungan keluarga mencapai 13 anak laki-laki dan 8 anak perempuan.

Selanjutnya, kategori kedua mencakup 4 rumah yang mengalami dampak hangus tingkat sedang. Rumah-rumah tersebut adalah milik keluarga Rabiah (76) seorang petani, Zulkifli (45) yang berprofesi sebagai anggota Polri, Joni Sembiring (38) seorang wiraswasta, dan Suratmin (56) yang juga berprofesi sebagai petani. Total jiwa yang menghuni empat rumah terdampak sedang ini berjumlah 12 orang.

Sementara itu, untuk kategori ketiga atau dampak kebakaran ringan, terdapat 3 rumah warga yang mengalami kerusakan minor pada beberapa bagian bangunan. Ketiga tempat tinggal tersebut adalah milik keluarga Sarman (59), Karisma (25), dan Sehat Bancin (67). Kendati kerusakannya tergolong ringan, trauma mendalam masih dirasakan oleh seluruh anggota keluarga yang berada di lokasi saat kejadian.

Di hadapan masyarakat dan perangkat desa yang berkumpul di posko darurat, Yahdi Hasan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas ujian berat yang menimpa warga Dusun Karya Sepakat. Sebagai langkah penanganan konkret jangka panjang, Sekretaris Komisi VII DPR Aceh ini menegaskan komitmennya untuk segera membawa aspirasi serta salinan data otentik para korban ini ke tingkat Pemerintah Provinsi.

“Data kerugian berdasarkan surat resmi dari Pengulu Kute Bakti ini akan saya bawa dan sampaikan secara langsung kepada pihak Baitul Mal Aceh di Banda Aceh. Kita akan kawal dan perjuangkan dengan maksimal agar para korban yang rumahnya hangus total tinggal tapak, bisa segera mendapatkan prioritas bantuan pembangunan rumah layak huni,” tegas Yahdi Hasan di sela-sela penyerahan bantuan.
Aceh Tenggara – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) dari Fraksi Partai Aceh, Yahdi Hasan, M.I.Kom., melakukan kunjungan kemanusiaan langsung ke lokasi bencana kebakaran di Desa Kute Bakti, Kecamatan Babul Makmur, Kabupaten Aceh Tenggara, pada Jumat (29/5/2026). Kunjungan ini dilakukan sebagai bentuk respons cepat terhadap tragedi kebakaran yang melanda kawasan pemukiman warga sehari sebelumnya.

Dalam kunjungan tersebut, Yahdi Hasan yang juga menjabat sebagai Ketua DPW Partai Aceh Kabupaten Aceh Tenggara, hadir didampingi oleh istri tercinta beserta jajaran pengurus partai. Kehadiran rombongan legislator ini bertujuan untuk meninjau langsung kondisi lapangan yang memprihatinkan, sekaligus menyerahkan bantuan masa panik guna meringankan beban psikologis dan finansial warga yang sedang tertimpa musibah.

Tragedi kebakaran hebat ini dilaporkan menghanguskan dan merusak belasan tempat tinggal warga yang mayoritas bermata pencaharian sebagai petani dan wiraswasta. Peristiwa yang menyisakan duka mendalam tersebut memaksa puluhan jiwa kehilangan tempat bernaung dan kini terpaksa mengungsi di tempat penampungan sementara maupun rumah kerabat terdekat.

Berdasarkan dokumen laporan resmi bersetempel basah tertanggal 28 Mei 2026 yang ditandatangani dan diserahkan langsung oleh Kepala Desa (Pengulu) Kute Bakti, Sabtudin, kepada Yahdi Hasan, total terdapat 14 Kepala Keluarga (KK) yang terdampak langsung. Seluruh korban yang mengalami kerugian harta benda ini tercatat sebagai warga yang berdomisili di wilayah RT/RW Dusun Karya Sepakat.

Secara rinci, dokumen desa tersebut membagi tingkat kerusakan menjadi tiga kategori. Pada kategori pertama, terdapat 7 rumah yang dinyatakan hangus terbakar (rusak berat/tinggal tapak), yaitu milik keluarga Gunawan (50), Surbakti (47), Siti Aji (60), Manna Br Lubis (67), Sahidin Sekedang (47), Ijah (61), dan keluarga Almarhum H.S. Limbong. Dari ketujuh KK ini, total tanggungan keluarga mencapai 13 anak laki-laki dan 8 anak perempuan.

Selanjutnya, kategori kedua mencakup 4 rumah yang mengalami dampak hangus tingkat sedang. Rumah-rumah tersebut adalah milik keluarga Rabiah (76) seorang petani, Zulkifli (45) yang berprofesi sebagai anggota Polri, Joni Sembiring (38) seorang wiraswasta, dan Suratmin (56) yang juga berprofesi sebagai petani. Total jiwa yang menghuni empat rumah terdampak sedang ini berjumlah 12 orang.

Sementara itu, untuk kategori ketiga atau dampak kebakaran ringan, terdapat 3 rumah warga yang mengalami kerusakan minor pada beberapa bagian bangunan. Ketiga tempat tinggal tersebut adalah milik keluarga Sarman (59), Karisma (25), dan Sehat Bancin (67). Kendati kerusakannya tergolong ringan, trauma mendalam masih dirasakan oleh seluruh anggota keluarga yang berada di lokasi saat kejadian.

Di hadapan masyarakat dan perangkat desa yang berkumpul di posko darurat, Yahdi Hasan menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas ujian berat yang menimpa warga Dusun Karya Sepakat. Sebagai langkah penanganan konkret jangka panjang, Sekretaris Komisi VII DPR Aceh ini menegaskan komitmennya untuk segera membawa aspirasi serta salinan data otentik para korban ini ke tingkat Pemerintah Provinsi.

“Data kerugian berdasarkan surat resmi dari Pengulu Kute Bakti ini akan saya bawa dan sampaikan secara langsung kepada pihak Baitul Mal Aceh di Banda Aceh. Kita akan kawal dan perjuangkan dengan maksimal agar para korban yang rumahnya hangus total tinggal tapak, bisa segera mendapatkan prioritas bantuan pembangunan rumah layak huni,” tegas Yahdi Hasan di sela-sela penyerahan bantuan.

Prosesi penyerahan bantuan masa panik berupa paket kebutuhan pokok (sembako), pakaian, dan perlengkapan mendasar lainnya berlangsung dengan suasana haru. Warga desa dan perangkat pemerintahan Kute Bakti menyambut baik kepedulian nyata yang ditunjukkan oleh legislator tersebut, serta menaruh harapan besar agar realisasi rekonstruksi rumah dari Baitul Mal dapat segera terwujud demi memulihkan roda perekonomian warga.

(Syafri Selian)
Prosesi penyerahan bantuan masa panik berupa paket kebutuhan pokok (sembako), pakaian, dan perlengkapan mendasar lainnya berlangsung dengan suasana haru. Warga desa dan perangkat pemerintahan Kute Bakti menyambut baik kepedulian nyata yang ditunjukkan oleh legislator tersebut, serta menaruh harapan besar agar realisasi rekonstruksi rumah dari Baitul Mal dapat segera terwujud demi memulihkan roda perekonomian warga.

(Syafri Selian)

Berita Terkait

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Banjir Abadi Desa Kuning 1: Saat Pemerintah Aceh Bungkam, Warga Memanggil Gubernur Jawa Barat dan BPJN Aceh Dituding Tutup Mata
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas
Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Enam Bulan Belum Gajian
Kematian Kilat Buron Lapas Kutacane Setelah Ditangkap, Ada Apa di Balik Penjemputan Itu?
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah IWarga Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Setelah Setahun Lebih Buron, Ishak alias Icak yang Kabur dari Lapas Kutacane Ditangkap di Kamar Rumahnya Sendiri
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres, Terjun Langsung Laksanakan Strong Point Bersama Personel

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Warga Resah, Buaya Ganas Mulai Mengintai di Aliran Sungai Tamiang

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Pondok Pesantren Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang Terendam Banjir, Aktivitas Santri Lumpuh

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:43 WIB

110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Dibabat untuk Sawit: Ketika Papan Larangan Dicabut dan Hukum Diuji

Senin, 28 September 2026 - 19:27 WIB

Pembukaan 110 Hektare Hutan di Aceh Tamiang Tak Bisa Dibiarkan, Hukum Harus Bongkar Siapa Bekingnya

Senin, 28 September 2026 - 18:59 WIB

Pembukaan 110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Diduga untuk Sawit, Satu Ekskavator Diamankan

Jumat, 25 September 2026 - 10:59 WIB

Pelayanan Gigi Keliling Polres Aceh Tenggara Curi Perhatian Ketua Umum Bhayangkari di Aceh Tamiang

Jumat, 25 September 2026 - 01:38 WIB

Pemilik Mobil yang Terparkir di Jembatan Kuning Ditemukan Meninggal di Sungai

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Pasokan Ayam MBG di Aceh Tamiang Belum Berizin, Standar Higienis Dipertanyakan

Berita Terbaru