slot preparation.lsrs.lu

Pasokan Ayam MBG di Aceh Tamiang Belum Berizin, Standar Higienis Dipertanyakan

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

50220 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH TAMIANG – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Aceh Tamiang kini disorot tajam menyusul temuan bahwa daging ayam yang disuplai ke seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ternyata belum mengantongi sertifikat Nomor Kontrol Veteriner (NKV). Padahal, sertifikasi tersebut merupakan syarat mutlak bagi pelaku usaha produk hewan untuk menjamin keamanan, kesehatan, dan kelayakan konsumsi bagi masyarakat.

Fakta ini mencuat saat tim Dinas Peternakan Aceh melakukan peninjauan ke lokasi calon Rumah Potong Unggas (RPU) di Kampung Upah, Kecamatan Bendahara, Aceh Tamiang, pada Rabu, 9 September 2026. Sebagaimana dikutip dari tayangan Serambinews, hingga saat ini, proses pemotongan unggas yang menjadi bahan pangan utama bagi program tersebut masih dilakukan di Tempat Potong Unggas (TPU) konvensional. Kondisi ini dinilai mengkhawatirkan karena standar operasional di TPU jauh dari persyaratan ketat yang diatur dalam sertifikasi NKV.

Pihak berwenang menegaskan bahwa ketiadaan sertifikat NKV pada produk ayam yang beredar di SPPG mengindikasikan bahwa produk tersebut belum memenuhi standar higienis dan kehalalan yang terjamin dari hulu ke hilir. Sertifikat NKV bukan sekadar formalitas, melainkan bukti tertulis sah yang wajib dimiliki setiap unit usaha peternakan, mulai dari rumah potong hingga unit pengolahan, sebagai jaminan rasa aman bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kunjungannya, tim Dinas Peternakan Aceh menekankan bahwa RPU yang sedang dirancang di Aceh Tamiang akan menjadi pilot project perdana di provinsi tersebut. Kehadiran RPU ini diharapkan mampu menutup celah risiko kesehatan yang saat ini terjadi akibat penggunaan daging dari tempat pemotongan yang tidak tersertifikasi. Dinas terkait kini terus mendorong percepatan pembinaan kepada para pelaku usaha agar segera menyesuaikan standar operasional mereka dengan regulasi yang berlaku.

Lambatnya pemenuhan standar ini menimbulkan tanda tanya mengenai pengawasan pemerintah daerah terhadap rantai pasok pangan, terutama untuk program strategis nasional yang menyasar kesehatan gizi anak-anak. Tanpa adanya sertifikasi yang jelas, kualitas nutrisi yang diberikan melalui program makan bergizi berpotensi tidak optimal karena aspek kebersihan dan keamanan produk tidak dapat dipertanggungjawabkan secara hukum dan kesehatan. (*)

Berita Terkait

Gempa Magnitudo 4,7 Guncang Aceh Tamiang, Getaran Terasa Hingga Gayo Lues
Warga Resah, Buaya Ganas Mulai Mengintai di Aliran Sungai Tamiang
Pondok Pesantren Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang Terendam Banjir, Aktivitas Santri Lumpuh
110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Dibabat untuk Sawit: Ketika Papan Larangan Dicabut dan Hukum Diuji
Pembukaan 110 Hektare Hutan di Aceh Tamiang Tak Bisa Dibiarkan, Hukum Harus Bongkar Siapa Bekingnya
Pembukaan 110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Diduga untuk Sawit, Satu Ekskavator Diamankan
Pelayanan Gigi Keliling Polres Aceh Tenggara Curi Perhatian Ketua Umum Bhayangkari di Aceh Tamiang
Pemilik Mobil yang Terparkir di Jembatan Kuning Ditemukan Meninggal di Sungai

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 02:37 WIB

dr Tifa Didakwa Fitnah dan Pencemaran Nama Baik Terkait Dugaan Ijazah Palsu Jokowi

Jumat, 6 November 2026 - 02:33 WIB

Jokowi Tegaskan Tak Pernah Rekonstruksi Wajah Sejak 1985 di Sidang Kasus Fitnah Ijazah

Jumat, 6 November 2026 - 02:30 WIB

Polda Aceh Apresiasi Aksi Damai di Depan Kantor DPR Aceh Berjalan Tertib

Jumat, 6 November 2026 - 02:27 WIB

Mahfud MD Desak Polri Pecat Tidak Hormat Listyo Sigit, Sebut Ada Lambang Bangkai di Mabes Jika Tak Dipecat

Jumat, 6 November 2026 - 02:24 WIB

Bareskrim Ungkap Peran Kunci Irjen Slamet Uliandi Beri Restu Penyadapan dan Hapus File Sadapan Presiden

Jumat, 6 November 2026 - 02:21 WIB

Tiga Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Ditahan di Mako Brimob, Satu Tersangka Sakit Pascastroke

Jumat, 6 November 2026 - 02:08 WIB

Debat Panas Warnai Sidang Kasus Ijazah, Tim Hukum Terdakwa Bersitegang dengan Jaksa

Jumat, 6 November 2026 - 02:04 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal di Lingkaran Istana: Pengkhianatan Jabatan yang Ancam Stabilitas Negara

Berita Terbaru

GAYO LUES

Sanitasi, Rehab MCK TMMD ke-130 Hampir Rampung

Jumat, 6 Nov 2026 - 11:55 WIB