ACEH TAMIANG | Misteri mengenai keberadaan pengemudi mobil Daihatsu Sigra yang sempat terparkir tanpa penghuni di atas jembatan kuning, Aceh Tamiang, akhirnya menemui titik terang. Korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa setelah hanyut di aliran sungai pada Selasa, 22 September 2026.
Jasad korban yang diketahui bernama Kamarud Zaman tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang pekerja perkebunan yang melintas di sekitar lokasi. Temuan itu segera dilaporkan kepada warga setempat, yang kemudian ditindaklanjuti oleh seorang warga bernama Ari dengan melakukan evakuasi jasad korban ke tepian sungai guna menghindari arus yang deras. Pihak otoritas terkait, termasuk Komandan Operasi Satgas SAR Aceh Tamiang, Surya Darma, mengonfirmasi bahwa evakuasi telah dilakukan dan jasad segera dibawa ke RSUD Muda Sedia untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Datok Penghulu Kampung Marlempang, Arif Pradana, menyatakan bahwa lokasi penemuan jasad berjarak sekitar enam kilometer dari titik mobil ditemukan. Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda bekas kekerasan maupun indikasi tindak kriminal perampokan pada tubuh korban. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa barang-barang berharga milik korban, seperti kunci mobil dan jam tangan, masih ditemukan melekat pada tubuhnya.
Pihak keluarga korban dilaporkan telah mengenali fisik jenazah dan mendampingi proses evakuasi sejak awal. Penemuan ini sekaligus menjawab teka-teki mengenai hilangnya pemilik kendaraan yang diduga telah terparkir di jembatan kuning tersebut sejak Minggu, 20 September 2026 dini hari. Saat ini, jenazah masih berada dalam penanganan medis dan pihak berwenang sebelum nantinya diserahkan kepada keluarga untuk proses pemakaman.









































