HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Harkitnas di Aceh Tenggara: Momentum Persatuan dan Pembangunan

Sumber Infopublik.id

- Redaksi

Rabu, 20 Mei 2026 - 12:50 WIB

50224 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Momentum Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 di Aceh Tenggara tak sekadar menjadi seremoni tahunan. Bupati Aceh Tenggara, H.M. Salim Fakhry, menyerukan agar peringatan sejarah ini menjadi pemantik nyata untuk mempererat persatuan sekaligus mempercepat roda pembangunan daerah.

​Dalam upacara yang digelar di halaman Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Aceh Tenggara pada Rabu, 20 Mei 2026, Salim menegaskan bahwa tantangan daerah ke depan hanya bisa dijawab melalui kerja kolaboratif. Ia menggarisbawahi pentingnya menyelaraskan arah pembangunan daerah dengan program strategis nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​”Semangat kebangkitan nasional harus diwujudkan melalui kerja nyata. Arah pembangunan kita perlu berpedoman pada Asta Cita agar perubahan yang dihasilkan benar-benar dirasakan oleh masyarakat,” ujar Salim Fakhry.

​Menurut Salim, esensi Harkitnas adalah tanggung jawab kolektif. Ia mengetuk kesadaran seluruh elemen masyarakat—mulai dari kalangan akademisi, praktisi, hingga generasi muda—untuk merajut kembali semangat persatuan yang kokoh.Momentum ini juga diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

​Usai memimpin upacara, Bupati bersama jajaran Forkopimda melanjutkan agenda dengan melakukan ziarah nasional ke Taman Makam Pahlawan di Desa Lawe Sagu, Kecamatan Lawe Bulan, sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pendahulu bangsa.
​
​Di sisi lain, relevansi tema Harkitnas tahun ini, “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”, menjadi sorotan serius bagi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh Tenggara.

​Kepala Kesbangpol Aceh Tenggara, Ahmad Yani, mengingatkan bahwa kedaulatan negara di masa depan sangat bergantung pada kualitas generasi muda saat ini. Ia memberikan catatan kritis mengenai ancaman nyata yang sedang membayangi tunas bangsa, salah satunya adalah jeratan narkotika.

​”Kami mengajak seluruh generasi muda untuk membentengi diri, menjauhi narkotika, dan menghindari segala bentuk aktivitas negatif yang dapat merusak masa depan,” tutur Ahmad Yani.

​Ia menambahkan, perlindungan terhadap generasi muda tidak bisa bertumpu pada satu instansi saja. Perlu ada kerja sama yang konsisten dan berkelanjutan antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan elemen masyarakat demi mengawal kemajuan warga Aceh Tenggara.

(Zulkifli,S.Kom)

Berita Terkait

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Banjir Abadi Desa Kuning 1: Saat Pemerintah Aceh Bungkam, Warga Memanggil Gubernur Jawa Barat dan BPJN Aceh Dituding Tutup Mata
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas
Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Enam Bulan Belum Gajian
Kematian Kilat Buron Lapas Kutacane Setelah Ditangkap, Ada Apa di Balik Penjemputan Itu?
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah IWarga Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Setelah Setahun Lebih Buron, Ishak alias Icak yang Kabur dari Lapas Kutacane Ditangkap di Kamar Rumahnya Sendiri
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres, Terjun Langsung Laksanakan Strong Point Bersama Personel

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Warga Resah, Buaya Ganas Mulai Mengintai di Aliran Sungai Tamiang

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Pondok Pesantren Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang Terendam Banjir, Aktivitas Santri Lumpuh

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:43 WIB

110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Dibabat untuk Sawit: Ketika Papan Larangan Dicabut dan Hukum Diuji

Senin, 28 September 2026 - 19:27 WIB

Pembukaan 110 Hektare Hutan di Aceh Tamiang Tak Bisa Dibiarkan, Hukum Harus Bongkar Siapa Bekingnya

Senin, 28 September 2026 - 18:59 WIB

Pembukaan 110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Diduga untuk Sawit, Satu Ekskavator Diamankan

Jumat, 25 September 2026 - 10:59 WIB

Pelayanan Gigi Keliling Polres Aceh Tenggara Curi Perhatian Ketua Umum Bhayangkari di Aceh Tamiang

Jumat, 25 September 2026 - 01:38 WIB

Pemilik Mobil yang Terparkir di Jembatan Kuning Ditemukan Meninggal di Sungai

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Pasokan Ayam MBG di Aceh Tamiang Belum Berizin, Standar Higienis Dipertanyakan

Berita Terbaru