HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Bupati Aceh Tenggara Lantik 57 PNS Baru: Jangan Cuma Formalitas, Jaga Integritas!

Sumber Infopublik.id

- Redaksi

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:00 WIB

50289 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KUTACANE – Sebanyak 57 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun anggaran 2024 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara resmi menyandang status sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pengambilan sumpah dan pelantikan korps abdi negara ini dipimpin langsung oleh Bupati Aceh Tenggara, H. M. Salim Fakhry, pada Selasa, 19 Mei 2026.

​Langkah ini disebut-sebut sebagai bagian dari strategi Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara untuk menggenjot kualitas birokrasi yang selama ini dinilai publik kerap berjalan di tempat. Pemerintah daerah berharap, darah baru di tubuh birokrasi ini mampu menghadirkan pelayanan publik yang lebih responsif dan transparan.
​
​Dalam pidatonya, Bupati Salim Fakhry mengingatkan bahwa seremonial pelantikan ini jangan hanya dilihat sebagai formalitas atau perayaan alih status belaka. Ia menekankan, status baru sebagai PNS membawa konsekuensi tanggung jawab yang jauh lebih besar.

​”Pelantikan ini bukan sekadar formalitas, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan integritas, disiplin, dan tanggung jawab,” ujar Salim tegas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Salim juga menuntut para ASN anyar ini untuk memotong jalur birokrasi yang berbelit-belit. Menurutnya, publik hari ini membutuhkan pelayanan yang serba cepat, tepat, namun tetap ramah. Ia juga memberikan rambu-rambu keras agar para ASN menjaga loyalitas dan membentengi diri dari segala bentuk penyimpangan atau penyelewengan jabatan.
​
​Senada dengan Bupati, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Aceh Tenggara, Syafaruddin, menyelipkan pesan kehati-hatian dalam ucapan selamatnya. Ia mewanti-wanti agar para aparatur baru ini tidak tergelincir dalam pelanggaran regulasi yang bisa berujung pada sanksi hukum.

​”Junjung tinggi integritas, terus belajar, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Syafarudin. Menurutnya, adaptasi terhadap aturan perundang-undangan yang berlaku adalah harga mati agar pengabdian mereka tidak ternoda oleh kasus hukum di kemudian hari.
​
​Menanggapi tuntutan tinggi dari pimpinan daerah, Glena Syafira Sebayang, perwakilan ASN yang baru dilantik, menyatakan komitmennya. Mewakili rekan-rekannya, Glena mengaku siap menghadapi tantangan birokrasi ke depan dengan terus memoles kompetensi diri.

​”Kami siap menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta terus meningkatkan kompetensi demi pelayanan yang optimal kepada bangsa, negara, dan masyarakat,” ucap Glena tangkas.

​Kini, publik Aceh Tenggara menanti apakah komitmen dan sumpah yang diucapkan 57 PNS baru ini benar-benar mewujud dalam performa pelayanan publik yang bersih, atau sekadar menjadi pemanis di atas podium pelantikan.

(Syafri Selian)

Berita Terkait

Banjir Kembali Rendam Desa Kuning I, Tanggul Menipis Warga Khawatir Gagal Panen dan Rumah Terendam
Banjir Abadi Desa Kuning 1: Saat Pemerintah Aceh Bungkam, Warga Memanggil Gubernur Jawa Barat dan BPJN Aceh Dituding Tutup Mata
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres Hadiri Kegiatan Minggu Kasih di HKBP Maranatha,, Ajak Jemaat Jaga Kamtibmas
Pengurus Baitul Mal Aceh Tenggara Enam Bulan Belum Gajian
Kematian Kilat Buron Lapas Kutacane Setelah Ditangkap, Ada Apa di Balik Penjemputan Itu?
Yahdi Hasan Kawal Langsung Pemulangan Jenazah IWarga Aceh Tenggara dari Malaysia hingga Tiba di Kualanamu
Setelah Setahun Lebih Buron, Ishak alias Icak yang Kabur dari Lapas Kutacane Ditangkap di Kamar Rumahnya Sendiri
Kapolres Aceh Tenggara diwakili Wakapolres, Terjun Langsung Laksanakan Strong Point Bersama Personel

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Warga Resah, Buaya Ganas Mulai Mengintai di Aliran Sungai Tamiang

Senin, 12 Oktober 2026 - 12:33 WIB

Pondok Pesantren Darul Mukhlisin di Aceh Tamiang Terendam Banjir, Aktivitas Santri Lumpuh

Selasa, 6 Oktober 2026 - 03:43 WIB

110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Dibabat untuk Sawit: Ketika Papan Larangan Dicabut dan Hukum Diuji

Senin, 28 September 2026 - 19:27 WIB

Pembukaan 110 Hektare Hutan di Aceh Tamiang Tak Bisa Dibiarkan, Hukum Harus Bongkar Siapa Bekingnya

Senin, 28 September 2026 - 18:59 WIB

Pembukaan 110 Hektare Hutan Produksi di Aceh Tamiang Diduga untuk Sawit, Satu Ekskavator Diamankan

Jumat, 25 September 2026 - 10:59 WIB

Pelayanan Gigi Keliling Polres Aceh Tenggara Curi Perhatian Ketua Umum Bhayangkari di Aceh Tamiang

Jumat, 25 September 2026 - 01:38 WIB

Pemilik Mobil yang Terparkir di Jembatan Kuning Ditemukan Meninggal di Sungai

Selasa, 15 September 2026 - 19:42 WIB

Pasokan Ayam MBG di Aceh Tamiang Belum Berizin, Standar Higienis Dipertanyakan

Berita Terbaru