slot preparation.lsrs.lu

Mutiara Kasab dan Padusi Tapa: Pesona Kriya dan Aroma Aceh Memikat di Persit Bisa 2026

REDAKSI ABDYA

- Redaksi

Selasa, 12 Mei 2026 - 09:16 WIB

50312 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mutiara Kasab dan Padusi Tapa: Pesona Kriya dan
Aroma Aceh Memikat di Persit Bisa 2026

JAKARTA – Ajang Persit Bisa 2026 yang digelar pada 7–9 Mei 2026 di Expo Balai
Kartini, Jakarta, menjadi momentum membanggakan bagi UMKM binaan Persit Kartika Chandra Kirana. Dua UMKM unggulan asal Aceh, yakni Padusi Tapa dan Mutiara Kasab, sukses mencuri perhatian pengunjung melalui produk berbasis kearifan lokal yang dikemas secara modern dan berkualitas.

Padusi Tapa: Harum Sereh Wangi Aceh Selatan Menembus Pasar
Nasional

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mewakili Persit KCK PD Iskandar Muda, UMKM Padusi Tapa yang digagas oleh Ny. Sinar Hayani hadir membawa misi memperkenalkan potensi sereh wangi khas Aceh Selatan ke tingkat nasional. Konsistensi kualitas menjadi kekuatan utama produk
mereka. Untuk menghasilkan satu botol minyak sereh murni, misalnya, dibutuhkan
proses perebusan 7–8 kilogram sereh selama kurang lebih 12 jam.

Pada ajang Persit Bisa 2026, produk Padusi Tapa laku keras dengan total penjualan
mencapai 719 pcs selama pameran berlangsung. Tingginya antusiasme pengunjung menunjukkan bahwa produk berbahan sereh wangi khas Aceh Selatan memiliki daya tarik kuat di pasar nasional.

Capaian tersebut menjadi bukti bahwa produk tradisional yang diolah dengan standar kualitas tinggi mampu bersaing dan diminati di pasar nasional.

Mutiara Kasab: Menjaga Warisan Budaya Lewat Sentuhan Kreatif

Tak kalah memikat, UMKM Mutiara Kasab binaan Koorcab Rem 012 PD Iskandar Muda
menampilkan keindahan sulaman kasab khas Aceh Barat yang sarat nilai budaya. Usaha yang dirintis oleh Ny. Ema Mutiara Deka ini tetap mempertahankan teknik pengerjaan handmade dengan motif-motif filosofis khas Aceh, seperti Pinto Aceh dan
Pucok Rebung.

Setiap produk dibuat dengan ketelitian tinggi dan membutuhkan proses pengerjaan
yang tidak singkat. Bahkan, satu motif tertentu dapat diselesaikan dalam waktu hingga satu bulan.

Dalam gelaran Persit Bisa 2026, Mutiara Kasab berhasil memasarkan sebanyak 107
pcs produk kerajinan dari berbagai varian unggulan khas Aceh. Keunikan motif serta
kualitas pengerjaan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pengunjung.

Sinergi Perempuan dan Ekonomi KreatifPartisipasi Padusi Tapa dan Mutiara Kasab sejalan dengan komitmen Persit Kartika
Chandra Kirana dalam memperkuat ekonomi kreatif melalui pemberdayaan perempuan
dan transformasi usaha berbasis digital.

Ketua Umum Persit KCK, Ibu Uli Simanjuntak, menegaskan pentingnya mendorong
anggota Persit untuk mengembangkan usaha rumahan menjadi bisnis profesional yang
memiliki dampak ekonomi lebih luas.

Melalui Persit Bisa 2026, Padusi Tapa dan Mutiara Kasab tidak hanya memasarkan
produk unggulan daerah, tetapi juga membawa pesan bahwa kearifan lokal dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang membanggakan Indonesia.

Berita Terkait

LSM ABA Dukung Kapolri Usut Tuntas Dugaan Penyadapan Presiden, Suryadi: Jangan Ada yang Kebal Hukum!
Sumpah Pemuda ke-98, Arief Martha Rahadyan Serukan Aksi Nyata Menuju Indonesia Emas 2045
Siasat Apartemen Mewah Jadi Sarang Judi Online, Sindikat Internasional Dibongkar
Suryadi Djamil Apresiasi Kapolri Suyudi Ario Seto, Minta Sikat Narkoba hingga ke Pabrik
Lindungi Hak Masyarakat, Kementerian ATR/BPN Selesaikan 3.018 Kasus Pertanahan
Urus Peralihan Hak Sendiri, Pengurusan Sertipikat Tidak Seribet yang Dibayangkan
Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Kementerian ATR/BPN Realisasikan Pengadaan Tanah untuk Infrastruktur dan Konsolidasi Tanah
Layanan ATR/BPN Dekat, Permudah Masyarakat Dapatkan Informasi Pertanahan

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:27 WIB

Listrik Mati Hidup di Blangkejeren Tak Kunjung Stabil, PLN Pusat Diminta Evaluasi Kinerja Jajaran Bawahannya

Rabu, 4 November 2026 - 13:34 WIB

Ironi Gagal Bayar Puluhan Miliar, BPKK Gayo Lues Malah Bobol Kas Daerah demi Kelebihan Bayar TPK!

Rabu, 4 November 2026 - 12:42 WIB

Satgas TMMD Kerjakan Pembuatan Gorong gorong di titik Tiga

Rabu, 4 November 2026 - 03:15 WIB

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas

Selasa, 3 November 2026 - 15:39 WIB

Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga

Selasa, 3 November 2026 - 15:32 WIB

Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025

Selasa, 3 November 2026 - 15:19 WIB

Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana

Selasa, 3 November 2026 - 15:14 WIB

Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana

Berita Terbaru