slot preparation.lsrs.lu

BGN Setop Sementara 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 16 April 2026 - 05:57 WIB

50313 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Keputusan Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 17 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Aceh Tenggara dan Gayo Lues menimbulkan kekhawatiran di tengah masyarakat. Langkah ini diambil setelah BGN menemukan sejumlah dapur tidak memenuhi standar operasional yang telah ditetapkan, terutama terkait aspek keamanan pangan dan mutu gizi. Surat penghentian sementara itu tertuang dalam dokumen resmi BGN Nomor 1529/D.TWS/04/2026 tertanggal 12 April 2026.

Dari 17 dapur yang dihentikan, 14 di antaranya berada di Aceh Tenggara dan tiga lainnya di Gayo Lues. Dapur-dapur tersebut selama ini menjadi andalan ribuan warga, khususnya anak-anak sekolah dan kelompok rentan yang sangat membutuhkan asupan makanan bergizi. Di Aceh Tenggara, dapur yang dihentikan tersebar di sejumlah kecamatan, seperti Bambel, Babusalam, Lawe Alas, Babul Rahmah, Lawe Bulan, Deleng Pokhisen, Badar, Ketambe, Lawe Sumur, dan Bambel. Sementara di Gayo Lues, dapur yang terkena penghentian berada di Kecamatan Blangkejeren, Blangjerango, dan Kuta Panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

BGN menegaskan, penghentian sementara ini dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan seluruh dapur MBG benar-benar memenuhi standar sebelum kembali beroperasi. Evaluasi yang dilakukan BGN menemukan sejumlah pelanggaran, mulai dari kebersihan dapur, penyimpanan bahan pangan, hingga proses pengolahan makanan yang belum sesuai dengan standar keamanan pangan dan kandungan gizi yang dipersyaratkan. Seluruh pengelola dapur diminta segera melakukan perbaikan dan memenuhi standar yang telah ditetapkan.

Di lapangan, penghentian ini menimbulkan keresahan di kalangan masyarakat. Banyak orang tua khawatir anak-anak mereka akan kehilangan akses terhadap makanan bergizi yang selama ini menjadi penopang kebutuhan harian. Sejumlah kepala desa dan tokoh masyarakat berharap pemerintah daerah dan BGN dapat segera memberikan solusi, baik dengan mempercepat proses evaluasi maupun menyediakan alternatif bantuan pangan selama masa penghentian.

Para pengelola dapur MBG, yang sebagian besar berasal dari yayasan dan lembaga sosial lokal, menyatakan siap melakukan perbaikan sesuai arahan BGN. Namun, mereka juga berharap adanya pendampingan dan pelatihan agar dapat memenuhi standar yang ditetapkan. Tidak sedikit yang menyoroti perlunya peningkatan kapasitas sumber daya manusia dan dukungan sarana prasarana, terutama di daerah terpencil.

Keputusan BGN ini menjadi pengingat pentingnya pengawasan dan evaluasi berkelanjutan dalam pelaksanaan program bantuan pangan. Di tengah upaya pemerintah menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, jaminan terhadap mutu dan keamanan pangan menjadi hal yang sangat krusial. Namun, keberlanjutan layanan bagi masyarakat juga harus menjadi perhatian utama, agar tidak menimbulkan dampak sosial yang lebih luas.

Masyarakat Aceh Tenggara dan Gayo Lues kini menanti langkah cepat dari BGN dan pemerintah daerah untuk memastikan dapur MBG dapat kembali beroperasi dengan standar yang lebih baik. Harapan besar tertuju pada perbaikan sistem, peningkatan pengawasan, serta kolaborasi semua pihak agar program Makan Bergizi Gratis benar-benar menjadi solusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat di daerah. (red)

Berita Terkait

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues
BPBD Gayo Lues Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Logistik untuk Korban Kebakaran Telege Jernih

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru