slot preparation.lsrs.lu

Brimob Polda Aceh, Tangguh dan Tulus Mengayomi Masyarakat Gayo Lues

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 8 April 2026 - 18:37 WIB

50240 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES |  Banjir yang melanda Kabupaten Gayo Lues dalam beberapa hari terakhir telah membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat setempat. Curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah ini menyebabkan sejumlah infrastruktur vital lumpuh, termasuk putusnya jembatan penghubung antara Desa Badak Uken dan Desa Blang Temung di Kecamatan Dabun Gelang. Di tengah situasi darurat tersebut, kehadiran Batalyon D Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh menjadi penopang harapan bagi warga yang terdampak.

Sejak banjir melanda, satu tim SAR Brimob diterjunkan langsung ke lokasi bencana. Mereka tidak hanya hadir sebagai penjaga keamanan, tetapi juga menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat menyeberangi sungai yang kini menjadi satu-satunya akses setelah jembatan penghubung terputus. Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol. Zuhdi Batubara, melalui Danyon D Pelopor Zulfikar, menegaskan bahwa langkah cepat ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam mengayomi dan melindungi masyarakat, terutama di saat-saat genting.

Di lapangan, personel Brimob bekerja tanpa kenal lelah. Mereka membantu warga menyeberangi arus sungai yang deras, memastikan anak-anak, lansia, dan perempuan dapat melintas dengan aman. Tidak jarang, anggota Brimob harus berbasah-basahan di tengah derasnya air, memikul barang-barang milik warga, bahkan menggendong anak-anak kecil yang ketakutan. Semua dilakukan dengan tulus, tanpa pamrih, semata-mata demi keselamatan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Aksi cepat dan kepedulian yang ditunjukkan oleh Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Aceh mendapat apresiasi luas dari warga sekitar. Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak lagi dipandang sekadar menjalankan tugas keamanan, melainkan juga sebagai sahabat dan pelindung yang siap membantu kapan pun dibutuhkan. “Kami sangat terbantu dengan kehadiran Brimob. Tanpa mereka, kami tidak tahu bagaimana harus menyeberang sungai ini,” ujar salah seorang warga Desa Badak Uken yang ditemui di lokasi.

Wilayah Gayo Lues memang dikenal memiliki banyak jembatan penghubung antar desa dan kecamatan. Ketika bencana alam seperti banjir melanda, akses transportasi menjadi sangat vital. Putusnya satu jembatan saja dapat melumpuhkan aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan kesehatan. Dalam kondisi seperti inilah, kehadiran Brimob menjadi sangat berarti. Mereka tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan rasa aman dan tenang bagi masyarakat yang tengah dilanda kecemasan.

Semangat pengabdian tanpa batas yang ditunjukkan oleh Batalyon D Pelopor Satbrimob Polda Aceh menjadi cerminan nilai-nilai luhur Polri dalam melayani masyarakat. Tidak hanya dalam situasi normal, tetapi juga di tengah bencana dan kesulitan, Brimob hadir sebagai pelindung dan pengayom. Komitmen ini ditegaskan kembali oleh Danyon D Pelopor, Zulfikar, yang menyatakan bahwa pihaknya akan terus berupaya memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat Gayo Lues dalam berbagai situasi.

Bencana banjir di Gayo Lues menjadi pengingat bahwa solidaritas dan kepedulian adalah kunci utama dalam menghadapi setiap tantangan. Di balik seragam dan disiplin yang melekat, para personel Brimob menunjukkan sisi kemanusiaan yang tulus, mengulurkan tangan tanpa ragu kepada siapa pun yang membutuhkan. Di tengah derasnya arus sungai dan beratnya beban bencana, mereka tetap berdiri tegak, menjadi harapan bagi masyarakat yang tengah berjuang.

Kisah pengabdian Brimob Polda Aceh di Gayo Lues bukan sekadar catatan tugas, melainkan juga inspirasi tentang arti kehadiran negara di tengah rakyatnya. Ketangguhan dan ketulusan mereka menjadi fondasi kepercayaan masyarakat, sekaligus pengingat bahwa di setiap ujian, selalu ada tangan-tangan kuat yang siap menolong tanpa pamrih. (MUNANDAR SP)

Berita Terkait

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues
BPBD Gayo Lues Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Logistik untuk Korban Kebakaran Telege Jernih

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru