slot preparation.lsrs.lu

Kegiatan Psikososial Bintang Kecil Kolaboratif Sukses; Zakari Aditya: Fokus Utama Kami Adalah Anak-anak Terdampak Bencana

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 31 Januari 2026 - 10:20 WIB

50388 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH BARAT |  Kegiatan Psikososial Bintang Kecil Kolaboratif terlaksana dengan keikutsertaan Relawan Petani Muda Millenial (RPMM), CV Daratan Samudera dan Universitas Teuku Umar (UTU). Keseluruhan dari organisasi yang terlibat memilih Desa Sikundo dan Canggai, Pante Ceureumen, Aceh Barat sebagai lokasi pelaksanaannya.

Sebelumnya seluruh relawan kebencanaan melaksanakan kegiatan pada lokasi yang dituju, kegiatan diawali dengan pembekalan para relawan lintas organisasi tersebut yang berlangsung di kampus UTU oleh Maria Ulfa selaku Koordinator Psikososial Bintang Kecil berupa materi Psichologicak First Aid (PFA) pada 24 Januari 2026, setelahnya barulah para relawan menuju lokasi yang dituju.

Salah satu relawan kebencanaan dari Relawan Petani Muda Millenial (RPMM) sebagai organisasi yang terlibat, Zakari Aditya (Ketua Bidang Logistik RPMM) menyampaikan kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Sikundo dan Canggai dikarenakan kedua desa tersebutlah yang terdampak paling parah di Aceh Barat dan fokus utamanya adalah memberikan terapi kepada anak-anak yang terdampak bencana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaksanaan kegiatan kolaboratif psikososial bintang kecil ini dilaksanakan di Desa Sikundo dan Canggai, Pante Ceureumen, Aceh Barat dikarenakan kedua desa ini adalah daerah terdampak parah dari bencana yang terjadi di Aceh Barat. Fokus utama kegiatan kali ini adalah memberikan terapi kepada anak-anak terdampak bencana.” Jelas Zakari Aditya.

Kegiatan yang berpesertakan 20 orang mahasiswa itu dimulai dari tanggal 25-28 Januari 2026. Dalam kegiatan itu anak-anak Desa Sikundo dan Canggai yang turut hadir berjumlah 67 anak mulai dari TK hingga SD.

Zakari Aditya kembali melanjutkan penjelasannya dengan mengatakan bahwasanya bentuk kegiatan yang dilaksanakan di lokasi terdampak bencana itupun beragam, seperti: Senam bersama, story telling tentang banjir, membaca buku hingga menggambar dan bermain kolase.

“Bentuk kegiatan yang dilaksanakan beranekaragam dan kami relawan dibagi-bagi menurut kelompoknya masing-masing.” Lanjut Zakari Aditya.

Diakhir penjelasannya, Zakari Aditya berharap kegiatan-kegiatan yang berfokus pada terapi anak-anak korban terdampak bencana ini dapat terus menerus dilakukan dan mendapat dukungan dari berbagai pihak untuk dilaksanakan juga pada daerah terdampak lain mengingat anak-anak adalah generasi penerus bangsa.

“Kami harap kegiatan-kegiatan seperti ini dapat terus-menerus dilaksanakan dan mendapatkan dukungan untuk juga dapat dilaksanakan pada titik-titik lain yang sama-sama terdampak bencana. Kegiatan yang berfokus pada terapi anak-anak terdampak bencana ini tentunya sangatlah baik, sebab anak-anak tersebut adalah generasi penerus bangsa yang tak boleh kita lalaikan terkait tumbuh kembangnya.” Tutup Zakari Aditya (*)

Berita Terkait

Sinergi Lintas Disiplin: Dosen UTU Terapkan Vertiminaponik dan Digitalisasi Posyandu di Gampong Pasi Pinang
Jamaluddin Idham Raih Penghargaan JAB Award 2026 sebagai Wakil Rakyat Responsif dan Aspiratif
Empat Pelaku Penyedia Prostitusi Online di Kuta Padang Meulaboh Ditahan, Dijerat Pasal 33 Qanun Jinayat
Jamaluddin Idham Kunker ke Aceh Barat, Pastikan Bantuan Budidaya Lele dan Ayam Petelur Berjalan
Dukung Ketahanan Pangan, Polres Aceh Barat Lakukan Penanaman Jagung Perdana dan Serahkan Bantuan Alsintan
YARA Minta Menteri Imipas Investigasi Dugaan Intervensi dan Penyalahgunaan Kewenangan di Lapas Meulaboh
Ketua Umum PP IKA UTU Ucapkan Selamat kepada 747 Wisudawan, Dorong Alumni Tetap Adaptif dan Berkontribusi bagi Masyarakat
Jamaluddin Idham Tinjau Jalan Nasional Meulaboh–Medan, Dorong Pembangunan Jalur Dua di Meureubo

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru