Pemilik Akun TikTok Saif Lofitr : Tuduh Wartawan Tak Bisa Dipercaya. Ini Tanggapan PWI Aceh

Redaksi

- Redaksi

Senin, 20 Oktober 2025 - 00:37 WIB

50524 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh : Satu tayangan video dari akun Tiktok Saif Lofitr yang di-share ke grup WhatsApp Anggota PWI Aceh mendapat tanggapan beragam. Sosok orang di video tersebut—dengan menggunakan bahasa Aceh—menuduh wartawan tak bisa dipercaya.

“Meunyoe berita dari wartawan, dari jameun keu jameun memang hanjeut tapateh syadara, le sulet (kalau berita dari wartawan dari masa ke masa memang nggak bisa dipercaya, banyak bohong),” ujar sosok tersebut mengawali mukaddimah-nya sambil menyebutkan sejumlah contoh yang diangkat dari pemberitaan masa konflik dan kasus di Bireuen tentang buruh sawit yang dicoret sebagai penerima rumah bantuan.

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Nasir Nurdin didampingi Wakil Ketua Bidang Advokasi, Azhari secara prinsip tak bisa menerima tuduhan “wartawan tak bisa dipercaya’ sebagaimana disampaikan orang di akun Tiktok Saif Lofitr.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Itu tuduhan yang sangat menyakitkan dan kami berharap tuduhan itu bisa dipertanggungjawabkan secara hukum,” kata Nasir. Minggu, 19/10/2025

Video tersebut diposting pertama sekali ke grup WhatsApp Anggota PWI Aceh oleh Ketua Dewan Kehormatan PWI Aceh, HT Anwar Ibrahim, Kamis 16 Oktober 2025.

Satu tayangan video dari akun Tiktok Saif Lofitr
Satu tayangan video dari akun Tiktok Saif Lofitr

Tak ayal, komentar pun bermunculan. “Sekarang bilang jangan percaya wartawan. Dia perlu wartawan kalau nanti ada kehilangan, keluarga diperkosa, dan tindak kejahatan lain. Saat itu baru percaya sama wartawan,” tulis Azwani Awi.

Ketua PWI Lhokseumawe, Sayuti Achmad mempertanyakan, “Pane ureung Apa nyan.”

Komentar juga ditulis oleh Pemred Harian Rakyat Aceh, Sulaiman. “Hate speech terhadap profesi wartawan.”

Ada juga komentar bernada ngejek dari wartawan bernama Zubir, “Bodi agam babah inong.”

Ketua PWI Sabang, Jalaluddin ZKY mempertanyakan, “Pakon hana yang lapor ke pihak berwajib, nyoe pelecehan terhadap tugas wartawan.”

Sekretaris PWI Aceh Selatan, Sudirman sepakat dengan Jalaluddin. Menurut Sudirman, ini wajib dilaporkan.

Komentar panjang ditulis Zacky, wartawan beritaaceh.com. Zacky menulis, “Pelecehan profesi wartawan secara gamblang diutarakan oleh manusia sinting ini ke public. Tidak sedikit teman-teman merasa hatinya tersayat terlebih kepada senior kami wartawan masa konflik yang bertugas dalam desingan peluru mempertaruhkan nyawa memburu informasi untuk disajikan sesuai fakta dan realita di lapangan. Kepada Ketua PWI Aceh perlu dilakukan langkah-langkah hukum dengan melaporkan ke pihak berwajib agar hati kami yang tergores bisa terobati.”

Seorang wartawan senior di Aceh, Imran Joni mempertanyakan di mana posisi orang ini. “Laporkan ke APH atas dasar pelecehan profesi dan perbuatan tak menyenangkan, Pasal 340 KUHP. Harus ada wartawan yang lapor atau PWI.”

Saran Joni ditanggapi dengan komentar “setuju” oleh Fajri Bugak, wartawan di Bireuen, Rusmadi di Banda Aceh, dan Nono Tarigan di Medan.

Ifan Tarigan, Pengurus PWI Aceh Selatan menimpali, “Buat somasi kepada pihak yang menuduh berisi permintaan klarifikasi atau permintaan maaf secara tertulis.”

Masih dari Aceh Selatan, Masluyuddin berkomentar, “Teungku nyoe goh abeh dijep ubat sang. Haba jih dari masa kacau balau (konflik) sampe jinoe secara general. Peureulee ta peuteupat teungku nyoe, ta upgrade ileumee jih.”

Tak cukup pengetahuan

Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Aceh, Nasir Nurdin secara prinsip tak bisa menerima penilaian “wartawan tak bisa dipercaya’ sebagaimana disampaikan orang di akun Tiktok Saif Lofitr.

“Itu tuduhan yang sangat menyakitkan dan kami berharap tuduhan itu bisa dipertanggungjawabkan secara hukum,” kata Nasir.

Menurut Nasir, berbagai saran dan masukan akan menjadi pertimbangan pihaknya sebelum menentukan langkah yang akan diambil.

Nasir juga memastikan pemilik akun Tiktok Saif Lofitr tidak punya pengetahuan yang cukup tentang wartawan termasuk bagaimana profesi wartawan itu dijalankan.

“Pengetahuan Anda tentang wartawan sangat dangkal, bahkan nyaris tidak ada. Kalau Anda menuduh wartawan tak bisa dipercaya berarti Anda punya pengalaman buruk ditipu oleh wartawan gadungan atau bisa jadi media yang Anda baca adalah media abal-abal. Karena musuh utama seorang wartawan profesional adalah kebohongan,” tandas Nasir Nurdin didampingi Wakil Ketua PWI Aceh Bidang Advokasi, Azhari.

Terikat Undang-Undang dan Etika

Sebagai referensi atau pencerahan untuk siapa saja terhadap profesi wartawan—termasuk untuk pemilik akun TikTok Saif Lofitr–berikut dasar hukum bagi pekerja pers dalam melaksanakan tugasnya, sebagaimana dirangkum Wakil Ketua Bidang Advokasi PWI Aceh, Azhari.

Profesi wartawan dalam praktiknya tidak bisa lepas dari aturan tertinggi yang mengikat yakni Undang Undang Nomor 40/1999 tentang Pers dan Etika Pers sebagai landasan hukum yang harus dipahami oleh setiap orang.

Sebagai juklaknya profesi wartawan yang menjadi prinsip dalam menjalankan profesinya yakni menyampaikan informasi yang benar dan akurat berdasarkan fakta.

Dengan kata lain, wartawan memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang akurat dan berdasarkan fakta, yang artinya memastikan informasi yang diperoleh berasal dari sumber yang dapat dipercaya dan akurat.

Cek fakta sebagai tolak ukur untuk memeriksa setiap fakta yang terkait dengan berita guna memastikan bahwa informasi tersebut benar-benar akurat.

Melakukan klarifikasi setiap informasi yang meragukan, guna menjaga kepercayaan publik atas setiap berita yang disiarkan.

Objektivitas dalam jurnalistik berarti menyajikan informasi secara netral dan tidak memihak, tanpa pengaruh dari opini pribadi atau kepentingan tertentu.

Wartawan harus objektif menyajikan fakta-fakta secara akurat dan seimbang, memungkinkan pembaca atau pemirsa untuk membentuk opini sendiri.

Wartawan tidak boleh memihak atau mendukung satu pihak tertentu dan itu terjaga dan dipegang teguh saat Aceh dilanda konflik, berdasarkan fakta dan bukti bukan asumsi.

Kemudian wartawan dalam beritanya harus memegang prinsip objektivitas guna meningkatkan kredibilitas dan kepercayaan publik.

Independensi dalam jurnalistik berarti wartawan bebas dari pengaruh eksternal atau internal yang dapat mempengaruhi objektivitas dan integritas laporan berita.

Ini termasuk kewajiban lainnya yang harus dijadikan sebagai rambu-rambu dalam menjalankan profesi jurnalistiknya, yaitu wartawan harus memverifikasi setiap informasi yang diterimanya guna memastikan keakuratan informasi sebelum dipublikasikan. Tujuannya adalah untuk memastikan bahwa berita yang disampaikan benar, akurat, dan dapat dipercaya.

“Jadi soal “si Om” yang maki-maki di sosmed tersebut mungkin karena tidak paham tentang tugas-tugas wartawan atau kecewa karena ada wartawan yang tidak menulis tentang apa yang diinginkannya,” tulis Azhari di akhir paparannya.( Red )

Berita Terkait

Satresnarkoba Polres Gayo Lues Amankan Pemuda Bawa 2 Kg Ganja
Pusat Dan Daerah Saling Bertentangan — Rakyat Memanggil BPK, KPK, dan OMBUDSMAN
Kapolresta Banda Aceh Diperiksa di Mabes Polri, Kabid TIK Ditunjuk sebagai Plt Kapolresta
Bank Aceh Rayakan Usia Ke-53, Perkuat Transformasi Syariah dan Peran sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Bukan Dana Tunai ke Kas Daerah
Kejar Jaringan Pemasok Ganja, Bea Cukai Lhokseumawe dan Bareskrim Polri Tangkap Kurir di Nagan Raya
Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG

Berita Terkait

Minggu, 9 Agustus 2026 - 20:27 WIB

Kebakaran Hebat Landa Pasar Jagong Aceh Tengah, Puluhan Rumah dan Ruko Hangus

Minggu, 9 Agustus 2026 - 13:00 WIB

Gema Bangsa Aceh Gaspol Jelang Verifikasi 2027, 21 DPD Sudah Terbentuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 20:26 WIB

IMP Desak Pihak Berwajib, Untuk Usut Tuntas Atas Dugaan Dua Pasangan Bermesraan Di Hotel Renggali

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:46 WIB

Resmi Pimpin Polres Cimahi, AKBP Moh. Faruk Rozi, S.H., S.I.K., M.Si Langsung Tancap Gas: Siap Lanjutkan Prestasi, Tegakkan Hukum, dan Perkuat Pelayanan untuk Masyarakat

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:11 WIB

Perkuat Sinergi dengan Generasi Muda, Kapolres Aceh Tenggara Gelar Silaturahmi dan Temu Ramah Bersama OKP Cipayung Plus

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:08 WIB

Ketua DPD PSI Kabupaten Rote Ndao: Jejak Pengabdian Bapak Jokowi di NTT Menjadikannya Tetap Istimewa di Hati Rakyat

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:52 WIB

Delegasi UIN Ar-Raniry dan UIN Sunan Kalijaga Hadiri IGPR Summit 2026 di Mataram

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:40 WIB

Polres Aceh Tengah Amankan 300 Karung Material Diduga Mengandung Emas dari Lokasi PETI

Berita Terbaru

Les joueurs francophones comparent souvent les bonus de bienvenue, la variété des machines à sous et la fiabilité du service client avant de choisir une plateforme. Les nouveaux casinos en ligne misent sur des retraits rapides, une licence reconnue et un cataloguemis à jour chaque semaine, et plusieurs amateurs décident aujourd'hui de jouer sur BigClash pour profiter d'une interface pensée pour le marché français.
Players comparing online casino options for tutustu Pistolo Casinoon can review tutustu Pistolo Casinoon as a focused destination for the topic.
Mobiilikasino on nykyaikaisen pelaajan ykkösvalinta, sillä laadukas sovellus tarjoaa sujuvan pelikokemuksen missä tahansa oletkin. Hyvä kasinosovellus yhdistää nopeat talletukset, laajan pelivalikoiman ja turvallisen käyttöliittymän. Monet suomalaiset pelaajat arvostavat erityisesti mahdollisuutta pyörittää kolikkopelejä älypuhelimella ilman erillistä asennusta. Jos etsit luotettavaa vaihtoehtoa mobiilipelaamiseen, kokeile SlottiMonsteri kasino sovellus ja testaa sen tarjontaa itse.
Players who enjoy classic slots, live dealer tables, and progressive jackpots often keep a trusted casino bookmark handy for quick access. Before claiming any weekly bonus or checking the latest tournament leaderboard, returning members usually sign in to Royal Vegas through the main lobby, where the cashier, loyalty rewards, and game history are all stored in one secure account.