Anggota DPRK Aceh Besar Jadi Tersangka Korupsi Wastafel COVID-19

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 4 Oktober 2025 - 05:22 WIB

50326 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Seorang Anggota DPRK Aceh Besar berinisial WKN resmi ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan wastafel COVID-19 oleh penyidik Subdit Tipikor Ditreskrimsus Polda Aceh.

Direktur Reskrimsus Polda Aceh Kombes Pol Zulhir Destrian mengatakan, WKN ditetapkan sebagai tersangka sejak Rabu (1/10/2025), usai penyidik menerima surat persetujuan pemeriksaan dari Gubernur Aceh. Hal ini karena tersangka masih menjabat sebagai anggota legislatif aktif.

“Penyidik menetapkan WKN sebagai tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengadaan wastafel, setelah menerima surat persetujuan pemeriksaan dan penyidikan dari Gubernur Aceh,” ujar Zulhir di Banda Aceh, Jumat (3/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setelah penetapan, penyidik langsung melayangkan surat pemanggilan kepada tersangka untuk diperiksa pada Rabu (8/10/2025) mendatang.

Sebelumnya, penyidik juga lebih dulu menetapkan satu tersangka lain, yakni SMY yang disebut sebagai rekanan proyek. SMY kini telah ditahan di Rutan Polda Aceh untuk kepentingan penyidikan lebih lanjut.

“SMY ditahan agar proses penyidikan berjalan lancar dan tidak menghilangkan barang bukti,” ucapnya.

Kasus ini berawal dari proyek pengadaan tempat cuci tangan (wastafel) yang digelar Dinas Pendidikan Aceh pada masa pandemi 2020. Total anggaran mencapai Rp43,59 miliar, dengan pelaksanaan tersebar di seluruh SMA, SMK, dan SLB se-Aceh. Proyek tersebut melibatkan 219 perusahaan dengan 390 paket pekerjaan.

Namun, dalam pelaksanaannya ditemukan banyak kejanggalan. Hasil audit menunjukkan adanya pekerjaan yang tidak dilakukan, volume pemasangan wastafel yang tidak sesuai kontrak, serta proses pencairan dana yang dilakukan 100 persen meski fisik tidak sesuai.

Berdasarkan audit BPKP Aceh, kerugian negara dari korupsi proyek ini mencapai Rp7,2 miliar.

Kasus ini sebelumnya juga telah menjerat tiga pejabat Dinas Pendidikan Aceh, yakni Rachmat Fitri (Kepala Dinas), Muchlis (PPBJ), dan Zulfahmi (PPTK). Ketiganya telah divonis bersalah oleh Mahkamah Agung dan kini sedang menjalani hukuman di Lapas Kelas IIA Banda Aceh. *

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pertanian dan Infrastruktur Irigasi, DPW TMI Aceh Bersama DPD Se-Aceh Audiensi dengan BWS Sumatera I
Ketua Harian DPN PERMAHI Hajar Pernyataan Mentan: Jangan Bikin Publik Aceh Salah Paham Soal Rp2,5 Triliun
Pusat Dan Daerah Saling Bertentangan — Rakyat Memanggil BPK, KPK, dan OMBUDSMAN
Kapolresta Banda Aceh Diperiksa di Mabes Polri, Kabid TIK Ditunjuk sebagai Plt Kapolresta
Bank Aceh Rayakan Usia Ke-53, Perkuat Transformasi Syariah dan Peran sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Bukan Dana Tunai ke Kas Daerah
Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:44 WIB

Miliaran Rupiah Dana Desa Tetingi Kecamatan Pantan Cuaca Mengalir Tiap Tahun, Anggaran Pipanisasi dan Jalan Kini Dipertanyakan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:49 WIB

DPC ASWIN Gayo Lues Bahas Konsolidasi Organisasi, Legalitas, dan Profesionalisme Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Quick Response Brimob Aceh Evakuasi Korban Kecelakaan Tunggal di Seukulen

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:38 WIB

Satpol PP Tertibkan PKL di Kawasan Tugu Kota Blangkejeren demi Wujudkan Kota Tertib dan Bersih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:34 WIB

Wapres Tinjau Progres Rehabilitasi Pascabencana di Gayo Lues, Lima Jembatan Diusulkan untuk Pembangunan Permanen

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Wakil Presiden Tinjau Langsung Progres Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:22 WIB

Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues, Pemerintah Percepat Perbaikan Infrastruktur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues Usai Mendampingi Kunjungan Kerja Wapres RI

Berita Terbaru

Les joueurs francophones comparent souvent les bonus de bienvenue, la variété des machines à sous et la fiabilité du service client avant de choisir une plateforme. Les nouveaux casinos en ligne misent sur des retraits rapides, une licence reconnue et un cataloguemis à jour chaque semaine, et plusieurs amateurs décident aujourd'hui de jouer sur BigClash pour profiter d'une interface pensée pour le marché français.
Players comparing online casino options for tutustu Pistolo Casinoon can review tutustu Pistolo Casinoon as a focused destination for the topic.
Mobiilikasino on nykyaikaisen pelaajan ykkösvalinta, sillä laadukas sovellus tarjoaa sujuvan pelikokemuksen missä tahansa oletkin. Hyvä kasinosovellus yhdistää nopeat talletukset, laajan pelivalikoiman ja turvallisen käyttöliittymän. Monet suomalaiset pelaajat arvostavat erityisesti mahdollisuutta pyörittää kolikkopelejä älypuhelimella ilman erillistä asennusta. Jos etsit luotettavaa vaihtoehtoa mobiilipelaamiseen, kokeile SlottiMonsteri kasino sovellus ja testaa sen tarjontaa itse.
Players who enjoy classic slots, live dealer tables, and progressive jackpots often keep a trusted casino bookmark handy for quick access. Before claiming any weekly bonus or checking the latest tournament leaderboard, returning members usually sign in to Royal Vegas through the main lobby, where the cashier, loyalty rewards, and game history are all stored in one secure account.