Fanst Counter Polri Nusantara Aceh Desak Gubernur Copot Kepala PLN Aceh

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 2 Oktober 2025 - 15:40 WIB

50249 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH — Gelombang desakan pencopotan Kepala PLN Aceh kian meluas seiring meningkatnya keresahan publik atas pemadaman listrik besar-besaran yang melanda Provinsi Aceh dalam beberapa waktu terakhir. Kali ini, seruan datang dari Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Fanst Counter Polri Nusantara Aceh yang dipimpin oleh Ketua Umum Agus Flores.

Sekretaris Jenderal DPW Fanst Counter Polri Nusantara Aceh, Agus Suriadi, menyatakan pemadaman listrik masif telah memberi dampak serius bagi masyarakat, khususnya di sektor peternakan ayam di sejumlah wilayah seperti Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Barat Daya.

“PLN Aceh sudah gagal memberikan pelayanan. Dampaknya rakyat rugi, ribuan ayam mati, harga pangan bisa terganggu. Kami mendesak Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem), untuk segera mencopot Kepala PLN Aceh,” ujar Agus Suriadi dalam keterangannya, Kamis (2/10/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, permintaan maaf dari pihak PLN melalui media tidak cukup untuk menjawab beban kerugian yang ditanggung masyarakat. Ia menegaskan perlunya pertanggungjawaban konkret terhadap kerusakan yang ditaksir mencapai miliaran rupiah.

“Jangan biarkan rakyat jadi korban terus. Gubernur Aceh harus tegas, copot Kepala PLN Aceh, dan pastikan PLN bertanggung jawab terhadap kerugian rakyat,” tegasnya.

Desakan serupa sebelumnya juga disampaikan oleh Ketua Jurnalis Warga Indonesia (JWI) Aceh Timur, Hendrika Saputra. Ia menilai pemadaman listrik tak hanya memukul industri, tetapi juga sangat mengganggu aktivitas rumah tangga dan distribusi logistik di lapangan.

Salah satu kasus yang menyita perhatian publik terjadi di Kabupaten Aceh Barat Daya. Muhammad Hatta, seorang peternak ayam potong, mengalami kerugian hingga Rp800 juta akibat matinya sekitar 18 ribu ekor ayam karena aliran listrik padam selama tiga hari berturut-turut.

Meningkatnya tekanan dari masyarakat sipil menunjukkan urgensi untuk mengevaluasi kinerja PLN Aceh secara menyeluruh. Publik berharap kejadian serupa tidak terulang kembali, mengingat dampaknya yang langsung menyentuh hajat hidup masyarakat luas di berbagai sektor. (*)

Berita Terkait

Aceh Jadi Hub Energi Nasional, Impor LPG Tembus USD 528 Juta dan Dorong Urgensi Hilirisasi untuk Perkuat Neraca Perdagangan Daerah
Perjuangkan Aspirasi di Senayan, Jamaluddin Idham Salurkan Puluhan Traktor dan Combine Harvester ke Aceh
Om Sur Apresiasi Antusiasme Masyarakat, Generasi Z, dan Panitia yang Dinilai Humanis serta Menjunjung Nilai-Nilai Syariat Islam di Bhayangkara Fest 2026
Hapus Stigma Menakutkan, Kapolda Aceh Sukses Ubah Kantor Polisi Jadi Rumah Aman Bagi Warga
Perkuat Ekonomi Hijau, Jamaluddin Idham Salurkan Ribuan Bibit Produktif di Nagan Raya dan Aceh Barat
6 Bulan Pascabencana, Gubernur Aceh ke Mendagri: Sawah Belum Bisa Dipakai, Sungai Harus Dibersihkan
Gubernur Aceh dan SKK Migas Sepakat Revisi PoD Lapangan Gas Tengkulo
Ambulans Tabrak Kerbau di Tol Sibanceh, 1 Penumpang Luka Ringan

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 01:48 WIB

Bangkai Keadilan di Tanah Sendiri: PT LNK Masih Dibiarkan, Aparat Tak Netral, Mafia Tanah Harus Disapu Tuntas

Rabu, 24 Juni 2026 - 00:26 WIB

Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan dan Penganiayaan Kekasih Ditangkap Polisi di Bandung Raya

Senin, 22 Juni 2026 - 00:48 WIB

DPRD Langkat Tantang PT LNK Tunjukkan HGU, Keluarga Sembiring Klaim Miliki Bukti Sah Penguasaan Lahan Sejak Lama

Selasa, 16 Juni 2026 - 03:54 WIB

Empat Tersangka Penganiayaan Tiga Pekerja Migran Indonesia di Johor Ditahan Polisi Malaysia

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:43 WIB

Dikejar TNI AL di Laut, Nelayan Kurir Narkoba Ditangkap di Karimun

Minggu, 14 Juni 2026 - 01:29 WIB

Prof Dr Nasomal: “Pak Kapolri, Galian Pasir Tidak Berizin Di Bintan Merusak Ekosistem Alam. Pelakunya Tidak Pernah Ditangkap. Di Mana Polisi?”

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:14 WIB

Sidang Kasus Chromebook: Nadiem Makarim Kritik Replik Jaksa, Dukungan Moral Publik Menguat

Jumat, 12 Juni 2026 - 07:03 WIB

Ahli Bantah Tuduhan Tidak Independen dalam Kasus Dugaan Korupsi Chromebook

Berita Terbaru