HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Soal Video Viral Hentikan Kendaraan Plat BL, Gubernur Sumut Tegaskan Sekadar Sosialisasi, Bukan Razia

Redaksi Bara News

- Redaksi

Selasa, 30 September 2025 - 22:48 WIB

50460 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Medan — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution akhirnya angkat suara terkait beredarnya video viral yang memperlihatkan dirinya bersama rombongan menghentikan kendaraan berpelat BL Aceh saat meninjau jalan rusak di Kabupaten Langkat. Bobby menegaskan bahwa aksi tersebut bukan merupakan razia maupun tindakan penilangan, melainkan bagian dari langkah sosialisasi awal kebijakan penggunaan pelat kendaraan yang akan diterapkan secara resmi pada tahun 2026.

“Ini bukan hal baru. Riau sudah mulai, Gubernurnya langsung turun ke jalan. Jawa Barat, Kalimantan Barat, hingga Kalimantan Tengah juga sudah menerapkan. Tapi giliran kita di Sumut, malah jadi heboh,” kata Bobby di Gedung DPRD Sumatera Utara, Senin (29/9/2025).

Menurut Bobby, kebijakan tersebut menyasar kendaraan milik perusahaan yang beroperasi di wilayah Sumut namun masih menggunakan pelat nomor dari luar daerah, bukan kendaraan pribadi atau perorangan yang sedang melintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Intinya bukan soal plat luar dilarang masuk Sumut. Kalau perusahaan itu berdomisili di Aceh, ya silakan. Tapi kalau beroperasi di Sumatera Utara, pajaknya seharusnya dibayarkan di sini. Itu yang ingin kita sampaikan,” ujarnya.

Bobby menjelaskan, kebijakan ini bertujuan untuk menertibkan distribusi pajak kendaraan bermotor, terutama dari sektor industri dan transportasi. Pajak yang dibayarkan di daerah, menurutnya, akan kembali kepada masyarakat dalam bentuk pembangunan infrastruktur, termasuk perbaikan jalan yang kerap rusak akibat aktivitas kendaraan bertonase besar.

“Jalan rusak ini kan sering jadi keluhan. Tapi ketika kita cek, ternyata banyak kendaraan dari perusahaan yang beroperasi di Sumut menggunakan pelat luar. Pajaknya bukan ke kas daerah, padahal jalannya mereka pakai setiap hari. Ini yang kita benahi pelan-pelan lewat sosialisasi,” jelas Bobby.

Terkait video yang beredar, Bobby menjelaskan bahwa momen tersebut terjadi ketika dirinya tengah meninjau kawasan Tangkahan, Kabupaten Langkat, yang sebelumnya dilaporkan mengalami kerusakan jalan cukup parah dan menelan korban akibat ambles. Di lokasi itu, ia menemukan tiga truk bertonase berlebih, dua di antaranya milik perusahaan perkebunan dan satu kendaraan swasta.

“Pertama, kita tegur karena muatan jelas berlebihan, itu merusak jalan. Kedua, kita sampaikan soal pelat kendaraan, agar kalau perusahaannya di Sumut, tolong balik nama ke pelat BK atau BB,” katanya.

Ia menegaskan kembali bahwa tidak ada penilangan maupun penyitaan surat-surat kendaraan dalam aksi tersebut. Menurutnya, yang dilakukan saat itu murni bentuk sosialisasi dan penyampaian informasi langsung kepada para pengelola kendaraan, khususnya dari sektor korporasi.

“Ini belum penindakan, baru tahap awal dulu. Kita mulai dengan komunikasi, edukasi, dan harapannya para pelaku usaha bisa memahami dan mendukung kebijakan ini,” tegas Bobby.

Kebijakan tersebut, lanjut Bobby, menjadi bagian dari strategi pemerintah provinsi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor pajak kendaraan bermotor. Ia menyebut, keberadaan kendaraan pelat luar yang beroperasi permanen di Sumut namun membayar pajak ke provinsi lain, menjadi tantangan tersendiri dalam perhitungan keuangan daerah.

Dalam sejumlah provinsi lain, kebijakan serupa telah menjadi bagian dari reformasi fiskal daerah, dan dilakukan secara bertahap dengan pendekatan sosialisasi kepada perusahaan maupun pengusaha transportasi.

Meski demikian, video tersebut telah memantik beragam respons, terutama dari masyarakat dan sejumlah tokoh di Aceh yang mengkhawatirkan adanya diskriminasi terhadap kendaraan pelat luar. Namun Bobby menegaskan bahwa langkah ini tidak menyasar masyarakat luar, melainkan lebih kepada kewajiban fiskal perusahaan yang beroperasi tetap di wilayah Sumatera Utara.

“Kita tidak menyasar orang Aceh atau kendaraan dari luar Sumut. Ini soal pajak perusahaan dan tanggung jawab korporasi yang menikmati fasilitas di daerah ini,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Dari Diklat Paralegal YARA di Medan, Satpol PP Sumut Komit Berantas Narkoba & Judol
DIKLATz TMI Angkatan IV Aceh-Sumut Sukses Digelar, DPD TMI Bireuen Siap Perjuangkan Kemakmuran Petani
Perkuat Sinergi Organisasi, DPD TMI Nagan Raya Apresiasi Pelantikan DPW TMI Sumut
Anak 12 Tahun Meninggal dunia diduga dianiaya Ibu Tirinya, Pengamat Hukum Pidana: Penyidik Harus Menerapkan UU Perlindungan Anak dan KUHP Nasional
Dituntut Hukuman Mati, Terdakwa Ganja 214 Kg Kabur Usai Sidang
Rutan Kelas I Medan Serahkan Remisi Khusus Natal 2025 kepada 215 Warga Binaan
Pemilik PT Natana Marine Corp Diduga Melakukan Penipuan Import Mangga
Polda Sumut Gagalkan Penyelundupan 255 Kilogram Ganja, Dua Kurir Asal Aceh Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Relawan Prabowo Malu Ditanya Warga, Pemerintah Pusat Didesak Bongkar Jembatan Kuning I Aceh Tenggara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 18:13 WIB

Rp 3 Juta untuk Bangkit Lagi, 400 Ribu UMKM Korban Banjir Aceh-Sumut-Sumbar Dapat Banpres Rehabilitasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:46 WIB

Negara Hadir Saat Rapat, Warga Tenggelam Saat Banjir: Potret Ironi Jembatan Kuning Aceh Tenggara

Selasa, 27 Oktober 2026 - 14:18 WIB

Pengelolaan DD Kutembaru Agara Diduga Berselemak Masalah. Korek Minta Jaksa Periksa Pengulu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 13:45 WIB

​FKD Masyarakat Petani Aceh Tenggara: Komid jaga Kelestarian TNGL,” ” Minta Kebun Petani Kecil Jangan Ditumbang” Jangan Dalih Konservasi Memiskinkan Masyarakat Kawasan”

Selasa, 27 Oktober 2026 - 12:37 WIB

Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Banjir di Bambel, Keselamatan Warga dan Pengguna Jalan Jadi Perhatian

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Ketua LSM Kompak Apresiasi Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara, Ungkap Lima Kasus Narkotika Selama Oktober

Selasa, 27 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Respons Informasi Warga, Polres Aceh Tenggara Ungkap Penanaman Ganja di Ketambe

Berita Terbaru