Kritikan Tajam dari Masyarakat Aceh Terkait Sikap Pemerintah Sumut dan Dampak Kebijakan Penertiban Alat Berat Ilegal

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 29 September 2025 - 16:56 WIB

50309 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh, | 29 September 2025, Kebijakan tegas Pemerintah Provinsi Aceh di bawah kepemimpinan Gubernur Muzakir Manaf dalam menindak aktivitas tambang emas ilegal dan alat berat yang beroperasi secara ilegal di kawasan hutan Aceh, kini menuai kritik tajam dari masyarakat Aceh. Kritik tersebut muncul menyusul pernyataan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang dianggap meremehkan dan mengabaikan dampak nyata dari penertiban tersebut.

Penertiban alat berat ilegal yang selama ini merusak lingkungan dan menimbulkan kerugian ekonomi besar bagi Aceh, dipandang sebagai langkah strategis guna menjaga kelestarian alam dan kedaulatan sumber daya alam daerah. Namun, respons yang disampaikan Gubernur Sumut dinilai oleh banyak pihak di Aceh sebagai sikap defensif yang justru memperkeruh hubungan antar provinsi.

Kritikan Masyarakat Aceh Terhadap Sikap Gubernur Sumut Tokoh masyarakat dan aktivis lingkungan di Aceh mengecam sikap Gubernur Bobby Nasution yang disebut “macam cacing kepanasan” saat mendengar himbauan Gubernur Aceh terkait perusahaan besar dan aktivitas ilegal di wilayahnya. Mereka menilai pernyataan tersebut tidak sensitif terhadap kondisi riil yang dihadapi Aceh dan malah menimbulkan ketegangan politik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Zulfan, salah satu tokoh masyarakat Aceh, menyampaikan, “Kami sangat mendukung langkah Gubernur Muzakir yang berani menertibkan alat berat dan tambang emas ilegal yang beroperasi di Aceh secara ilegal dan merusak lingkungan. Namun, pernyataan Gubernur Sumut yang terkesan meremehkan masalah ini sangat tidak pantas dan tidak mencerminkan sikap saling menghormati antar daerah.”

Dukungan Penuh Masyarakat Aceh kepada Gubernur Muzakir Manaf Tidak hanya kritikan terhadap sikap pemerintah Sumut, masyarakat Aceh secara umum memberikan dukungan penuh kepada Gubernur Muzakir Manaf atas kebijakan tegasnya dalam menertibkan perusahaan nakal dan aktivitas ilegal di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Mereka menilai bahwa tindakan tersebut merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kelestarian alam, memberantas korupsi, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

“Narasi yang berkembang bahwa kebijakan penertiban ini merugikan adalah salah besar. Justru dengan langkah ini, kita melindungi sumber daya alam Aceh dari eksploitasi yang tidak bertanggung jawab. Kami mendukung penuh Gubernur Muzakir Manaf untuk terus melanjutkan penertiban ini tanpa kompromi,” ujar Siti Rahmah, salah satu aktivis lingkungan dan masyarakat adat Aceh.

Fenomena Ekonomi yang Memperumit Konflik Salah satu hal yang menambah rumit hubungan Aceh dan Sumut dalam konteks ini adalah fakta bahwa banyak kendaraan bermotor plat BK yang digunakan oleh masyarakat Aceh. Hal ini secara otomatis meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Sumut dari sektor pajak kendaraan bermotor. Kondisi ini memunculkan dugaan bahwa ada pihak tertentu yang mensponsori sikap defensif Gubernur Sumut untuk mempertahankan kepentingan ekonomi tersebut.

“Kami memahami bahwa ada banyak pihak yang diuntungkan dari kondisi ini, terutama para pemilik alat berat dan tambang emas ilegal yang domisilinya di Sumut. Mereka tentu tidak ingin penertiban ini berjalan lancar karena berpotensi merugikan bisnis mereka,” tambah Zulfan.

Seruan untuk Sinergi dan Koordinasi Antarprovinsi Masyarakat Aceh mengharapkan kedua pemerintah provinsi dapat segera memperbaiki komunikasi dan membangun sinergi dalam menangani aktivitas ilegal yang merugikan kedua daerah. Alih-alih saling tuding, kolaborasi yang kuat diyakini akan memberikan hasil yang jauh lebih positif dan berkelanjutan.

Siti Rahmah, seorang aktivis lingkungan Aceh, menegaskan, “Aceh dan Sumut adalah dua provinsi tetangga yang seharusnya bisa bekerja sama. Penertiban alat berat dan tambang emas ilegal adalah tugas bersama demi menjaga kelestarian lingkungan dan masa depan anak cucu kami. Jangan sampai masalah ini menjadi ajang kepentingan politik dan ekonomi yang hanya menguntungkan segelintir orang.” Redaksi: Syahbudin Padank

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pertanian dan Infrastruktur Irigasi, DPW TMI Aceh Bersama DPD Se-Aceh Audiensi dengan BWS Sumatera I
Ketua Harian DPN PERMAHI Hajar Pernyataan Mentan: Jangan Bikin Publik Aceh Salah Paham Soal Rp2,5 Triliun
Pusat Dan Daerah Saling Bertentangan — Rakyat Memanggil BPK, KPK, dan OMBUDSMAN
Kapolresta Banda Aceh Diperiksa di Mabes Polri, Kabid TIK Ditunjuk sebagai Plt Kapolresta
Bank Aceh Rayakan Usia Ke-53, Perkuat Transformasi Syariah dan Peran sebagai Penggerak Ekonomi Daerah
Pemerintah Aceh Tegaskan Bantuan Rp2,5 Triliun dari Kementan Bukan Dana Tunai ke Kas Daerah
Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh
DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 00:44 WIB

Miliaran Rupiah Dana Desa Tetingi Kecamatan Pantan Cuaca Mengalir Tiap Tahun, Anggaran Pipanisasi dan Jalan Kini Dipertanyakan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 19:49 WIB

DPC ASWIN Gayo Lues Bahas Konsolidasi Organisasi, Legalitas, dan Profesionalisme Jurnalis

Jumat, 7 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Quick Response Brimob Aceh Evakuasi Korban Kecelakaan Tunggal di Seukulen

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:38 WIB

Satpol PP Tertibkan PKL di Kawasan Tugu Kota Blangkejeren demi Wujudkan Kota Tertib dan Bersih

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:34 WIB

Wapres Tinjau Progres Rehabilitasi Pascabencana di Gayo Lues, Lima Jembatan Diusulkan untuk Pembangunan Permanen

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:30 WIB

Wakil Presiden Tinjau Langsung Progres Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues

Jumat, 7 Agustus 2026 - 02:22 WIB

Wapres Gibran Tinjau Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues, Pemerintah Percepat Perbaikan Infrastruktur

Jumat, 7 Agustus 2026 - 00:08 WIB

Kapolda Aceh Kunjungi Polres Gayo Lues Usai Mendampingi Kunjungan Kerja Wapres RI

Berita Terbaru

Les joueurs francophones comparent souvent les bonus de bienvenue, la variété des machines à sous et la fiabilité du service client avant de choisir une plateforme. Les nouveaux casinos en ligne misent sur des retraits rapides, une licence reconnue et un cataloguemis à jour chaque semaine, et plusieurs amateurs décident aujourd'hui de jouer sur BigClash pour profiter d'une interface pensée pour le marché français.
Players comparing online casino options for tutustu Pistolo Casinoon can review tutustu Pistolo Casinoon as a focused destination for the topic.
Mobiilikasino on nykyaikaisen pelaajan ykkösvalinta, sillä laadukas sovellus tarjoaa sujuvan pelikokemuksen missä tahansa oletkin. Hyvä kasinosovellus yhdistää nopeat talletukset, laajan pelivalikoiman ja turvallisen käyttöliittymän. Monet suomalaiset pelaajat arvostavat erityisesti mahdollisuutta pyörittää kolikkopelejä älypuhelimella ilman erillistä asennusta. Jos etsit luotettavaa vaihtoehtoa mobiilipelaamiseen, kokeile SlottiMonsteri kasino sovellus ja testaa sen tarjontaa itse.
Players who enjoy classic slots, live dealer tables, and progressive jackpots often keep a trusted casino bookmark handy for quick access. Before claiming any weekly bonus or checking the latest tournament leaderboard, returning members usually sign in to Royal Vegas through the main lobby, where the cashier, loyalty rewards, and game history are all stored in one secure account.