Dua Anak Hilang Terbawa Arus Sungai di Pirak Timu ditemukan Meninggal Dunia

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 20 Agustus 2023 - 23:37 WIB

50512 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LHOKSUKON – Dua anak yang dilaporkan hilang terseret derasnya arus sungai di Gampong Serdang Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara siang kemarin ditemukan dengan kondisi meninggal dunia.

“Korban pertama Azmi (13) ditemukan pada malam harinya pada pukul 22.30 WIB oleh warga yang turut melakukan pencarian berjarak 100 meter dari tenggelamnya korban, kemudian korban kedua Rifal (10) ditemukan pada pukul 08. 00 pagi tadi tidak jauh dari ditemukannya korban pertama,” ungkap Kapolres Aceh Utara AKBP Deden Heksaputera S, S.I.K melalui Kasi Humas Iptu Bambang. Jumat (18/8/2023).

Ia menyampaikan kedua korban saat ini sudah dipulangkan ke rumah duka untuk selanjutnya dilaksanakan Fardhu Kifayah di Gampong Serdang Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mengimbau kembali kepada para orang tua agar mengawasi bila perlu melarang Anak-anaknya agar tidak bermain di sungai sehingga kejadian serupa tidak terjadi lagi,” pinta Iptu Bambang.

Diberitakan sebelumnya, Dua orang anak dilaporkan hilang terbawa arus saat bermain di sungai Krueng Lehob Gampong Alue Rime Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara, Kamis siang (17/8/2023).

Mereka yang dilaporkan hilang sebab hanyut terbawa arus sungai itu yakni Rifal (10) dan Azmi (13) keduanya merupakan anak warga Gampong Serdang Kecamatan Pirak Timu, Aceh Utara.

Berita Terkait

Dari Tsunami Menuju Kemajuan, Ketua DPW NasDem Aceh Irsan Gading Sebut Sukma Bangsa Simbol Kebangkitan Pendidikan Aceh
Saat Harapan Hanyut: 40 Ribu UMKM Aceh Utara Berjuang Bangkit dari Bencana Ketua Lentera Milenial Aceh Mendesak Kebijakan Nyata dan Komitmen Serius Pemerintah untuk Menyelamatkan UMKM Aceh Utara
Sinergi Bea Cukai Aceh dan Aparat Penegak Hukum Ungkap Ladang Ganja Seluas 2 Hektare di Aceh Utara
Korban Banjir Bandang Lubuk Pusaka Masih Menanti Kepastian Bantuan Pemerintah
Semarak HUT Yonkav 11/MSC, Bea Cukai Lhokseumawe Ikut Jalan Sehat dan Bakti Sosial
SMP dan SMK Swasta IT Samudera Pasai Hadir di Langkahan dengan Pendidikan Gratis “Program “Sejuta Santri untuk Negeri
SMK dan SMP IT Samudera Pasai Mulia Kebanjiran Pendaftar”Wujudkan Sejuta Santri Di AOC
SMP Swasta IT Samudera Pasai Mulia Ucapkan Terima Kasih kepada Presiden atas Program Makan Gratis, Siap Tampung 1.000 Santri

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:17 WIB

Rifqi Maulana: Mawardi Nur Pimpin BPMA, Momentum Kebangkitan Investasi Migas dan Ekonomi Aceh

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:32 WIB

DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Dukung Larangan Penggunaan Barang Subsidi untuk Program MBG

Minggu, 2 Agustus 2026 - 15:37 WIB

DPW Tani Merdeka Indonesia Provinsi Aceh Minta SBA Pastikan Pasokan Semen Tetap Stabil

Minggu, 2 Agustus 2026 - 12:03 WIB

Panglima Milenial Aceh Apresiasi Peningkatan Dana HUNTAP, Dorong Percepatan Pembangunan Rumah Layak Huni

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:54 WIB

Tokoh Pemuda Babahrot “Dek Gam Babahrot” Soroti Penyaluran CSR di Aceh Barat Daya: “Semua Perusahaan Wajib, Bukan Hanya LKT

Minggu, 2 Agustus 2026 - 00:32 WIB

Pembangunan Jalan Kota Bahagia Mangkarat: SMPA Kecam Sikap DPRK yang Dinilai Tutup Mata dan Uji Kesabaran Rakyat

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:57 WIB

Daniel Abdul Wahab Kembali Nahkodai RAPI Kota Banda Aceh, Muswil VIII Berlangsung Sukses

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 23:48 WIB

Hak rakyat dan Kelestarian Lingkungan terancam, Ketua Umum IMPS gaungkan penolakan tambang di Samadua

Berita Terbaru