Puluhan Warga Sabang Jadi Korban Ivestasi Sembako Murah

Zulkifli,S.Kom

- Redaksi

Jumat, 6 Desember 2024 - 12:22 WIB

50962 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Warga di Kota Sabang, saat ini tengah dihebohkan dengan kasus penipuan bermodus investasi sembako murah.

Sedikitnya hingga saat ini sudah ada dua puluh warga yang mengaku sebagai korban dari kasus penipuan berkedok Investasi sembako tersebut.

Sementara total kerugian ditaksir sedikitnya mencapai lebih kurang  Rp 1, 800 Milyar rupiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nurjannah (52) warga Tanoh Buju, Cot Bak U, Kota Atas, Jumat (06/13/24) kepada awak media  mengatakan awal mulanya dia dikenalkan oleh tetangganya sekira bulan September lalu, kepada pelaku dengan inisial UH (42) warga Kabupaten Bireuen.

Saat itu UH mengatakan mencari reseller Beras, Minyak dan Gula dengan potongan harga Rp 20.000 lebih murah dari harga pasar, mendengar penjelasan UH, Nurjannahpun tertarik untuk melakukan Invertasi.

” Awalnya kami melakukan dengan jumlah sedikit, Rp 4.Juta per transaksi, setelah 4 kali transaksi, kami melihat lancar lancar saja, akhirnya kami mencoba bermain dengan jumlah besar Rp 40 Juta, “, Terang Nurjannah.

Namun ketika realisasi pengambilan barang sesuai waktu yang telah dijanjikan, UH  tidak kunjung datang, kami mulai cemas, setiap waktu kami hubungi namun tidak ada jawaban dan bahkan nomer phonselnya sudah aktif lagi.

Mendapati hal itu saya mencoba menanyakan ke teman lain yang juga, melakukan investasi dengan UH, namun dari keterangan mereka ternyata mengalami hal yang sama seperti saya.

” Kami yang menjadi korban penipuan itu sedikitnya berjumlah 20 orang, dengan kerugian ber beda beda, dari total keseluruhannya mencapai Rp 1,800 Milyar Rupiah “, Rinci Nurjannah.

Atas penipuan yang terjadi kami sudah melakukan laporan ke Polres Kota Sabang, agar pelaku segera ditangkap, untuk mempertanggung jawabkan aksi penipuan yang telah dilakukan.

Sejauh berita ini diterbitkan pihak ke Polisian belum dapat dikonfirmasi terkait laporan yang telah diberikan oleh korban.(*)

Berita Terkait

Oknum Kepala SMA Negeri 1 Badar Agara Diduga Korupsi Dana Bos dan Pungli Persiswa Ratusan Ribu.
Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026
Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis
Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan
PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik
Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara
Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat
BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 21:00 WIB

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:21 WIB

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM

Sabtu, 6 Juni 2026 - 19:10 WIB

Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:03 WIB

Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:55 WIB

Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 03:28 WIB

Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:34 WIB

Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini

Selasa, 26 Mei 2026 - 10:29 WIB

Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terbaru