slot preparation.lsrs.lu

Hutan Lesuser Ibarat Lembu Punya Susu, Nona Punya Nama

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 16 Juni 2023 - 16:28 WIB

501,147 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Blangkejeren, Baranews  – Hutan  Leuser  yang dinobatkan sebagai paru-paru dunia, Sebagian besar  wilayahnya berada di kabupaten Gayo Lues, namun keberadaanya belum  mampu mensejahterahkan masyarakatnya yang  tinggal disekitar   kawasan Leuser .  Keberadaan hutan Lesuer sebagian besar di Gayo Lues , selama ini hanya dimamfaat oleh berbagai organisasi Lingkungan Dunia maupun lokal ,   untuk mendapatkan donor dana konfensasi hutan bagi organissasinya.

Hutan Leuser ibarat Brend susu Cap Nona  “ Lembu yang punya susu , nona punya nama”  sebut  Pj Bupati Gayo Lues Drs. Alhudri, MM. pada Tim Siber Pengawasan dan Pengendalian Hutan di Gayo Lues, pada jumat 16/06/23 di Pendopo

Kehadirian Tim Siber di ketua oleh Staf Ahli bagian Pemerintahan Politik diinvestasi Daerah   Ir. Abdul Hakim  bersama jajaranya  melakukan berkoordinasi dengan PJ Bupati  ,   Hadir Wakil Ketua DPRK Gayo Lues H. Ibhnu Hasim dan mantan Kepala Badan Pengelolah Kawasan Ekosistem Lesuer ( BPKEL) Fauzan Azima

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada pertemuan tersebut Alhudri mencurigai keberadaan hutan Leuser dengan berbagai potensinya selama ini dimamfaatkan berbagai organisasi lingkungan hidup dunia maupun lokal  untuk mendapatkan konfensasi dari negara–negara dan perusahaan –perusahaan  pendonor. berdali menjaga ekosistem Leuser untuk mendapatkan kucuran dana.

Alhudri mengibaratkan masyarakat yang tinggal dikawasan paru- paru dunia  tetapi terkena “ paru – paru basa”.  Dalam  arti  masyarakat Gayo lues dimintah untuk menjaga hutan agar tidak dirambah   hutan tetap  terjaga,  namun masyarakatnya hidup sengsara,  tidak mendapatkan konfensasinya apa-apa.

Luas hutan Gayo Lues  lebih kurang dari  554 ribu hektar, atau 71 persen dari  luas kawasan kabupaten Gayo Lues,  sampai saat ini  masih belum mendapatkan kompensasi Karbon (CO2), padahal selama kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Pemkab Gayo Lues telah sering melakukan usulan-usulan agar warga yang tinggal di seputaran kawasan hutan Leuser bisa diperhatikan.  Diminta Tim Siber untuk menyelusuri keberadaan dana karbon bagi kofensasi  hutan- hutan yang ada dikawasan di Gayo lues .

Staf Ahli bagian pemerintahan ,  Politik dan  Investasi Daerah,  Ir Abdul Hakim menyebutkan Tim siber saat ini sudah mengambil langkah menggandeng semua unsur organisasi pemerintahan dan Swasta  yang berkecimpung dalam urusan hutan.

Selain itu Tim Siber sedang merancang draf perbup tentang partisifasi dana  desa dalam pengelolaan hutan khususnya bagi desa yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan. Lewat Perbup Siber nantinya akan mendorong berbagai organisasi transfaran dalam pengelolaan dana konfensasi hutan

Wakil Ketua DPRK juga mantan Bupati Gayo Lues H . Ibnu Hasim mengatakan konfensasi karbon sudah di perjuangkan sejak tahun 2008, diawali dengan riset jumlah karbon yang di hasilkkan oleh hutan Gayo Lues bersama IPB. Perjuangan hingga tahun 2017 namun sampai sasatin belum membuahkan hasil, diharap kedepan bisa berlanjut .  ( Bangyud)

Berita Terkait

Longsor di Tiga Titik Tutup Total Jalan Lintas Kutacane-Blangkejeren, Kendaraan Roda Dua dan Roda Empat Tak Bisa Melintas
Normalisasi Sungai Jadi Kunci di Gayo Lues, Jembatan Putus Hambat Evakuasi Warga
Ratusan Hektare Sawah di Gayo Lues Kembali Panen Pascabencana Banjir 2025
Pemkab Gayo Lues Kebut Penyerapan Dana TKD untuk Pemulihan Infrastruktur Pascabencana
Pemkab Gayo Lues Berpacu dengan Waktu di Tengah Keterbatasan Anggaran untuk Pulihkan Infrastruktur Pascabencana
Warga dan Satgas TMMD Antusias bangun 5 Unit RTLH di Kampung Gajah
Quick Response Personel Batalyon D Pelopor Bersama Masyarakat Padamkan Kebakaran Rumah di Gayo Lues
BPBD Gayo Lues Dirikan Tenda Darurat dan Salurkan Logistik untuk Korban Kebakaran Telege Jernih

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:06 WIB

Sikap Kritis PDIP terhadap Pemerintahan Prabowo dan Polemik Pemakzulan Wakil Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 02:27 WIB

Bareskrim Polri Tetapkan Kepala Staf Kepresidenan dan Dua Perwira Tinggi Sebagai Tersangka Penyadapan Ilegal

Rabu, 4 November 2026 - 02:21 WIB

Dugaan Penyadapan Presiden dengan Spyware Canggih Seret Sejumlah Jenderal, Terungkap karena Operator Melapor

Rabu, 4 November 2026 - 01:37 WIB

Tiga Perwira Tinggi Polri Jadi Tersangka Penyadapan Presiden, Pemerintah Tegaskan Tak Ada Unsur Makar

Selasa, 3 November 2026 - 22:51 WIB

Bareskrim Tetapkan Tiga Jenderal Polri Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo

Selasa, 3 November 2026 - 19:39 WIB

Polri Buka Suara Soal Isu Penangkapan Perwira Tinggi Terkait Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo

Berita Terbaru