Ziarah ke Makam Tgk. Tambak Malem, Jejak Penyebar Islam dari Tanah Gayo hingga Karo

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 12 Juli 2025 - 16:49 WIB

50651 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gayo Lues  —  Video ekspedisi ziarah ke makam ulama besar asal Tanah Gayo, Tengku Tambak Malem, atau dikenal sebagai Uruk Ndaholi, diunggah oleh akun Facebook Tengku Tir dan dikutip pada Sabtu, 12 Juli 2025. Ziarah ini berlangsung di kawasan Bintang Meriah, Tiga Binanga, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, dan menjadi momen spiritual serta historis yang mempererat kembali hubungan budaya antara masyarakat Gayo dan Karo.

Tengku Tambak Malem dikenal sebagai ulama dan penyebar Islam yang berasal dari Kerajaan Linge, salah satu kerajaan tertua di dataran tinggi Gayo. Dalam video berdurasi hampir tiga menit itu, narator menyampaikan bahwa makam sang ulama dikelilingi rumpun bambu, namun tidak satu pun batang bambu tumbuh di atas pusaranya—fenomena yang dianggap sebagai tanda kemuliaan beliau.

“Biasanya pohon bambu tumbuh di tengah-tengahnya. Tapi Allah berkehendak lain, makam ini dikelilingi bambu namun tak ada yang tumbuh di atasnya,” ujar narator dalam video.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut narasi, Tgk. Tambak Malem wafat pada tahun 1888 M, dan disebut sebagai sepupu dari raja Linge. Ia datang ke wilayah Bintang Meriah dan berdakwah di tengah komunitas Karo, menyebarkan nilai-nilai Islam tanpa menghapus identitas budaya lokal.

Salah satu keturunan langsung, Adri Istambul Lingga Gayo, menyambut kedatangan rombongan dan memberikan testimoni sejarah lisan yang diwariskan secara turun-temurun.

“Tengku Tambak Malem adalah sepupu dari Lingga Raja di Tanah Gayo. Beliau datang dan menetap di sini, menyebarkan Islam kepada masyarakat Karo,” ujarnya.

Lebih lanjut, Adri menekankan pentingnya menyadari kesamaan kultural antara Gayo dan Karo.

“Bahasa kita mirip, karakter dan pola makan pun serupa. Bahkan DNA kita identik. Kita hanya berbeda letak geografis, tapi kita satu darah,” tambahnya.

Ziarah ini menjadi refleksi akan hubungan erat dua etnis yang secara historis memiliki keterhubungan kuat sejak masa kerajaan. Tidak hanya sebagai perjalanan spiritual, kegiatan ini juga menjadi ajakan untuk kembali merajut sejarah dan kebersamaan dalam keragaman.

“Mari kita rawat sejarah anak bangsa yang beraneka ragam ini. Bineka Tunggal Ika bukan sekadar slogan, tetapi warisan persatuan yang harus kita jaga bersama,” tutup narator dalam video. (NS)

Berita Terkait

H Irmawan Anggota DPR RI dari Fraksi PKB Terus Kunjungi Tenda Pengungsian Korban Banjir di Gayo Lues
Bupati Gayo Lues Tinjau Dua Kecamatan Terdampak Bencana, Pastikan Akses dan Logistik Warga Terpenuhi
Pemkab Gayo Lues Ikuti Rakor Nasional Pendataan Kerusakan Pascabencana, Tegaskan Komitmen Percepatan Bantuan
Organisasi Perempuan Gayo Lues Salurkan Bantuan, Perkuat Peran dalam Pemulihan Pascabencana
Anak-anak Kampung Agusen Kembali Sekolah di Tengah Pengungsian, Bupati Gayo Lues Tinjau Langsung Sekolah Darurat
Delapan Desa di Gayo Lues Hilang Pascabanjir Bandang
TNI AL Salurkan Bantuan Kemanusiaan ke Gayo Lues Lewat Udara
Infrastruktur Gayo Lues Rusak Parah Pascabencana, Puluhan Ruas Jalan dan Jembatan Terdampak

Berita Terkait

Jumat, 2 Januari 2026 - 09:54 WIB

Satu Bulan Tanpa Kepastian, Pengungsi Banjir Aceh Timur. Kami Mau Pindah ke Mana?

Kamis, 1 Januari 2026 - 18:52 WIB

Komitmen Sentuhan Pimpinan Diawal Tahun 2026: Kapolres Kampar Cek Kesiapan Pos Pam Tapung, Beri Bingkisan, Kapolres: Tetap Semangat, Masyarakat Terlayani

Minggu, 28 Desember 2025 - 04:09 WIB

HWK Sumbar Tembus Daerah Terisolir di Solok, Soroti Urgensi Bantuan Hunian dan Pemulihan Ekonomi Pascabanjir

Kamis, 25 Desember 2025 - 14:40 WIB

POLRI–TNI Amankan Perayaan Natal di Kabupaten Gayo Lues Pascabanjir

Rabu, 24 Desember 2025 - 23:53 WIB

BRIN Paparkan Riset Strategis pada Gubernur Sumbar Mahyeldi untuk Dukung Pembangunan Daerah

Sabtu, 20 Desember 2025 - 21:42 WIB

Disaksikan Menhut, Gubernur, Kapolda, Pangdam XlX, Kajati Riau: Panumbangan Sawit Awali Pemulihan Tesso Nilo

Sabtu, 13 Desember 2025 - 15:22 WIB

Bea Cukai Aceh Kirim Relawan dan Bantuan Kemanusiaan ke Lhokseumawe dan Langsa

Jumat, 12 Desember 2025 - 03:40 WIB

Bupati Jepara dan Agus Kliwir Sepakat Perkuat Legalitas Media di Jateng

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Kapolsek Kuala Amankan Tiga Orang Pelaku Pencurian: Ini Kronologisnya

Rabu, 7 Jan 2026 - 01:17 WIB