Wamendiktisaintek Tegaskan Pendidikan Berkualitas Jadi Kunci Ekonomi Inovatif

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 28 September 2025 - 02:42 WIB

50231 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek), Prof. Stella Christie, menegaskan pentingnya membangun landasan pendidikan yang kuat sejak jenjang paling awal sebagai upaya strategis menyiapkan generasi unggul Indonesia. Langkah ini dinilai krusial untuk menghadapi tantangan global dan berkontribusi terhadap transformasi ekonomi menuju ekonomi berbasis pengetahuan.

“Pendidikan tinggi, sains, dan teknologi adalah fondasi yang krusial untuk pertumbuhan ekonomi. Data global menunjukkan bahwa universitas yang berorientasi riset menghasilkan inovasi yang tidak hanya memperkuat daya saing bangsa, tetapi juga mendorong lahirnya industri baru dan penciptaan lapangan kerja,” ujar Prof. Stella, Jumat (25/9/2025).

Ia menambahkan bahwa peningkatan mutu pendidikan sejak dini menjadi prasyarat utama agar peserta didik dapat berkembang secara komprehensif dan berkelanjutan hingga ke jenjang pendidikan tinggi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam konteks ini, pendidikan tidak hanya dipahami sebagai proses pembelajaran saja, tetapi sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menekankan bahwa transformasi sistem pendidikan tinggi Indonesia harus diarahkan menuju model university as research hub, bukan semata-mata pada konsep teaching university.

“Indonesia harus serius berinvestasi pada riset agar keluar dari jebakan pendapatan menengah dan naik ke level negara maju,” ucapnya.

Prof. Stella kemudian memberikan gambaran konkret kontribusi universitas riset terhadap perekonomian global, misalnya Stanford University yang berdasarkan data mampu menghasilkan 2,7 triliun dolar AS per tahun, melalui inovasi dan perusahaan-perusahaan teknologi yang lahir dari lingkungan akademik mereka.

Hal serupa, kata dia, juga terlihat dari Massachusetts Institute of Technology (MIT), University of Kansas, hingga Tsinghua University di Beijing, yang seluruhnya menempatkan riset sebagai poros utama ekosistem pendidikan.

Menurut Prof. Stella, kualitas sumber daya manusia di sektor pendidikan tinggi—terutama dosen dan tenaga pengajar—menjadi fondasi penting dalam upaya ini. Kampus seharusnya tidak hanya menjadi tempat produksi penelitian, melainkan juga wadah untuk membentuk “research mindset” pada lulusannya.

“Universitas tidak hanya menghasilkan penelitian, tetapi mencetak lulusan dengan research mindset yang akan menjadi inovator di berbagai sektor industri. Meskipun nantinya mereka tidak berkecimpung langsung dalam dunia riset,” ujarnya menambahkan.

Ia menilai bahwa dalam menghadapi dinamika global, Indonesia perlu segera melakukan percepatan transformasi sistem pendidikan tingginya agar mampu menyongsong masa depan dengan kesiapan struktur inovasi yang kuat, berkelanjutan, dan berbasis pada kolaborasi antar-lembaga pendidikan, industri, dan negara.

Berita Terkait

Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah
Perkuat Kepastian Hukum untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM Sekarang

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:34 WIB

Oknum Kepala SMA Negeri 1 Badar Agara Diduga Korupsi Dana Bos dan Pungli Persiswa Ratusan Ribu.

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Senin, 1 Juni 2026 - 19:54 WIB

IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal, Hadirkan Pakar Forensik Nasional

Berita Terbaru