Aceh Tenggara – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 2 Kutacane sukses menggelar kegiatan Market Day atau simulasi pasar pada Sabtu, 15 November 2025. Kegiatan yang bertujuan menanamkan jiwa kewirausahaan sejak dini ini berlangsung meriah dan mendapat antusiasme tinggi dari para siswa.
Kegiatan tersebut dibuka oleh Kepala Dinas Pendidikan Aceh Tenggara, Zulkifli, S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya keseimbangan antara teori dan praktik dalam pembelajaran kewirausahaan. “Selain teori, para siswa juga perlu diberikan pengalaman langsung agar mereka dapat memahami dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di sekolah,” ujarnya.
Hadir pula Bupati Aceh Tenggara, HM. Salim Fakhri, yang memberikan apresiasi atas inisiatif SMPN 2 Kutacane dalam melaksanakan kegiatan edukatif ini. Ia menilai Market Day menjadi ruang kreatif bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan dan membangun kepercayaan diri.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sementara itu, Kepala SMPN 2 Kutacane, Musabakah, S.Pd.I., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan Market Day bertujuan membentuk karakter kewirausahaan serta keterampilan hidup yang bermanfaat bagi masa depan siswa. Menurutnya, pembelajaran model ini memberi kesempatan bagi siswa untuk memahami proses bisnis secara nyata.
Dalam pelaksanaan kegiatan, para siswa berperan sebagai penjual maupun pembeli. Mereka menjajakan berbagai produk kreatif, mulai dari makanan ringan, kerajinan tangan, hingga produk unik lainnya. Suasana dibuat menyerupai pasar sesungguhnya sehingga siswa dapat merasakan pengalaman transaksi langsung, termasuk pencatatan keuangan dan strategi menarik pelanggan.
Acara dimulai pada pukul 08.00 WIB dan berlangsung hingga sore hari dengan sukses. Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh salah satu siswa sebagai bentuk rasa syukur atas kelancaran acara.
SMPN 2 Kutacane berharap kegiatan seperti Market Day dapat menjadi agenda rutin sekolah, sekaligus menjadi contoh nyata bahwa pendidikan di Aceh Tenggara tidak hanya menekankan teori, tetapi juga memberi ruang bagi siswa untuk mengembangkan kreativitas, jiwa wirausaha, serta kesiapan menghadapi tantangan masa depan.
(Edy Sahputra)






































