Singgung Soal Dukungan Illiza dan Nasir Jamil ke Bakri Siddiq, Mahasiswa : “Makanya DPR Turun dan Dengar Langsung Keluhan Rakyat Kecil”

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 10 Juli 2023 - 15:43 WIB

50429 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh – Dukungan Anggota DPR RI dari PKS Nasir Jamil dan Mantan Walikota Illiza Saaduddin Jamal agar Bakri Siddiq bisa melanjutkan tahun kedua menjabat dinilai telah melukai hati rakyat. Pasalnya, sebagai wakil rakyat Aceh di DPR RI semestinya mereka lebih mendengarkan keluh kesah rakyat ketimbang sebatas mendengar laporan dari pejabat.

“Makanya jadi DPR RI itu turun dan dengar langsung jeritan rakyat kecil, kalau ke daerah jangan cuma sebatas dari kantor ke kantor dengar laporan pejabat. Apalagi DPR RI itukan ada uang untuk menyerap aspirasi Rp 450 juta yang diterima lima kali setahun, lalu ada lagi dana kunjungan daerah pemilihan atau dana reses sebesar Rp 140 juta sebanyak 8 kali setahun. Jadi, apa salahnya datang dan dengarkan langsung keluhan masyarakat kecil, sehingga tak hanya sibuk bela-bela pejabat dan malah mengabaikan kondisi ril di masyarakat,” ungkap koordinator Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Untuk Rakyat (GeMPUR) Asrinaldi, Senin 10 Juli 2023.

Dia mengaku kesal, dukungan yang disampaikan 2 anggota DPR RI Aceh terhadap mantan Pj Walikota Banda Aceh Bakri Siddiq karena disisi lain masyarakat kecil di Banda Aceh dalam kondisi memilukan. “Seharusnya kan dewan itu datang ke tenaga kebersihan, tanyakan apa gajinya lancar lalu apa bonus Rp. 889 juta yang dijanjikan Bakri Siddiq sudah direalisasikan. Begitupun dengan tenaga kontrak, apakah tunjangan beban kerjanya tahun lalu sudah dibayar, berapa bulan belum dan seterusnya,” katanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Asrinaldi mengutarakan, seharusnya sebagai Wakil Rakyat, Nasir dan Illiza itu datang atau cek bagaimana nasib buruh bangunan yang upahnya tak kunjung dibayar rekanan disebabkan oleh banyak rekanan sampai detik ini uangnya tak dibayarkan walaupun pekerjaannya sudah diselesaikan tahun lalu.

Bagaimana pula halnya dengan nasib para atlet pemenang Pora yang dijanjikan Rp 20 juta per orang namun juga tak diberikan. Belum lagi, persoalan penegakan syariat islam yang menjadi kekhususan Aceh apakah berjalan maksimal atau semakin kendor pelaksanaannya.

“Wajarkan banyak masyarakat heran ini koq ada wakil rakyat di DPR RI malah bela-bela mantan penjabat kepala daerah dengan testimoni-testimoninya agar penjabat tersebut diperpanjang. Seyogyanya wakil rakyat cek itu persoalan di masyarakat, lalu tekankan kepada Pj Walikota agar segera dituntaskan, pasti Penjabat Kepala Daerah yang notabenenya ditunjuk pemerintah pusat gak berani dan pasti bakal bekerja keras, apalagi jika yang beri warning itu DPR RI. Makanya, kami rasa sikap 2 perwakilan Aceh di senayan ini sedikit aneh karena abaikan persoalan yang terjadi di tengah-tengah rakyat,” ujarnya mengaku kesal.

Menurutnya, seorang wakil rakyat itu digaji dan diberi fasilitas oleh negara untuk menyerap aspirasi rakyat, mendengarkan keluh kesah rakyat kecil lalu memperjuangkannya. Bukan malah sebaliknya, dikala banyak rakyat yang menjerit malah ada DPR RI yang sibuk bersuara membela pejabat agar diperpanjang masa jabatannya.

“Sungguh mengecewakan, untuk apa juga fasilitas mewah dan uang reses dan penyerapan aspirasi yang jumlahnya milyaran pertahun itu jika tidak bisa menyerap aspirasi masyarakat dan memperjuangkannya,” tambahnya.

Asrinaldi juga mengatakan, kali ini rakyat hanya berharap agar pemerintah pusat dapat menunjuk sosok penjabat yang paham dan peduli, serta tak sibuk dengan pencitraan atau pun laporan asal bapak senang semata. “Ketika DPR RI yang diamanahkan rakyat sudah tak lagi mengutamakan kepentingan rakyat dan justru sibuk lebih memilih menjadi juru bicara pembela pejabat karena kepentingan kelompoknya, maka satu-satunya harapan adalah kasih sayang dan kebijaksanaan pemerintah pusat sebagai pemberi mandat agar menghadirkan keputusan yang bijaksana dan lebih berorientasi kepada kepentingan rakyat. Apakah mereka tidak berpikir tenaga kebersihan, buruh hingga rekanan itu juga punya keluarga yang harus dinafkahi, ketika hak-hak nya di tahan dalam waktu berbulan bulan tapi kesannya wakil rakyat tersebut malah tutup mata, tiba-tiba bersuara malah untuk suksesi penjabat kepala daerah yang tak berhasil memenuhi tanggung jawab dan janjinya kepada rakyat. Ada apa sebenarnya,” sebutnya mengaku kesal.

Mahasiswa juga meminta rakyat yang kini sedang kesulitan untuk mengingat semua tersebut di dalam hati, dan memberikan catatan hitam kepada wakil rakyat yang sibuk apresiasi dan membela pejabat tanpa memikirkan persoalan rakyat. “Jangan sampai nanti jelang pemilu udah perlu ma rakyat, kemudian setelah dapat amanah tak mau tau kondisi rakyat sesungguhnya,” katanya lagi (REL)

Berita Terkait

Jemaah Haji Dihimbau Pahami Ketentuan Barang Bawaan dan Barang Kiriman
Perkuat Sinergi Penegakan Hukum, Bea Cukai Aceh Lakukan Koordinasi dengan Kejati Aceh
Desak Pemerintah Aceh Laporkan IUP PT. Linge Mineral Resource ke Pemerintah Pusat
Yahdi Hasan Ramud Apresiasi Polres Aceh Tenggara, Tegaskan Perang Tanpa Kompromi terhadap Narkoba
Polda Aceh dan Kanwil DJBC Aceh Perkuat Sinergi Melalui Latihan Menembak Bersama
Polemik JKA, Jangan Masyarakat yang Dikorbankan, Efisiensi Harus Menyasar Birokrasi, Mualem Jangan Mau Disetir!
Mantan Pandam IM : JKA Harus Diselamatkan, Bukan Dilemahkan
Prodi MKM FK USK Raih Akreditasi Unggul dari LAM-PTKes

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:09 WIB

Polri Bongkar Produksi dan Peredaran Gas N20 Merk Whippink dengan Omset Miliaran Rupiah

Rabu, 15 April 2026 - 19:33 WIB

Mayat Pelajar di Muara Kaliadem, Polisi Periksa Delapan Saksi dan Dalami Dugaan Tawuran

Rabu, 15 April 2026 - 19:31 WIB

46 Batang Rel Kereta Dicuri di Way Kanan, Polisi Tangkap Dua Pelaku dan Telusuri Dugaan Jaringan

Rabu, 15 April 2026 - 19:16 WIB

Mayat Pria dengan Luka di Leher Gegerkan Warga Jombang

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

Polda Kepri Ungkap 41 Kasus Narkotika, Sita Ribuan Butir Ekstasi dan Etomidate Cair

Sabtu, 11 April 2026 - 17:29 WIB

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 15,7 Kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni

Senin, 6 April 2026 - 16:55 WIB

Dua Oknum Pejabat Sempat Diamankan Terkait Judol, Bupati Gayo Lues Diminta Berikan Penjelasan 

Kamis, 2 April 2026 - 21:15 WIB

Mawardi Basyah Anggota DPR Aceh Fraksi Partai PPP Ditahan di Lapas Kelas IIB Banda Aceh

Berita Terbaru

ARTIKEL

Kecanduan Judol, Nyawa Ibu Kandung Melayang

Kamis, 16 Apr 2026 - 06:10 WIB

GAYO LUES

BGN Setop Sementara 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues

Kamis, 16 Apr 2026 - 05:57 WIB

YOGYAKARTA

Gandung Pardiman Bantu Korban Laka di Gunungkidul

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:30 WIB