Realisasi Dana Desa Aceh Tenggara Tembus 51,70%: Dorong Ekonomi Rakyat Lewat Program Inovatif

Zulkifli,S.Kom

- Redaksi

Sabtu, 14 Juni 2025 - 13:20 WIB

50269 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kutacane, 13 Juni 2025 – Kabupaten Aceh Tenggara menunjukkan capaian menggembirakan dalam penyaluran Dana Desa (DD) tahap I tahun 2025. Dari total alokasi sebesar Rp268,9 miliar yang disalurkan oleh pemerintah pusat, sudah terealisasi sebesar Rp139,1 miliar atau 51,70% hingga per 13 Juni 2025.

Disampaikan oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah (BPKD) Aceh Tenggara, Syukur Selamat Karo-Karo, dari 385 desa yang ada, sebanyak 384 desa (99%) telah berhasil merealisasikan dana tersebut. Hanya tinggal satu desa yang belum mencairkan dananya untuk tahap kedua.

“Dengan pencairan Dana Desa ini, kita berharap mampu menurunkan angka kemiskinan ekstrem serta menjaga kestabilan inflasi di daerah,” ujar Bupati Aceh Tenggara, H. Salim Fakhry, SE, MM, melalui Kepala BPKD. Ia juga menekankan pentingnya pemanfaatan Dana Desa secara tepat dan berdaya guna oleh para pengulu kute dan imam mukim.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah satu contoh inspiratif datang dari Kute Lawe Sagu Hulu (Kute Kandang Mbelang), Kecamatan Lawe Bulan, yang sedang bersiap mengikuti lomba Gammawar tingkat provinsi. Desa ini aktif menggerakkan warganya dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengembangkan program ekonomi berbasis rumah tangga, seperti budidaya ikan, pertanian, serta penanaman tanaman toga di pekarangan rumah.

Namun demikian, Syukur mengingatkan masih ada sejumlah desa yang belum melunasi kewajiban pajak Dana Desa tahap II tahun 2024. Beberapa di antaranya berdalih bahwa tanggung jawab pembayaran tersebut berada di tangan kepala desa sebelumnya.

Untuk tahap kedua tahun ini, proses pengajuan Dana Desa sudah dimulai. Tercatat 13 desa (kute) telah mengajukan permohonan pencairan, di antaranya: Perapat Timur, Badar Indah, Kampung Baru, Kumbang Indah, Kumbang Jaya, Kuta Tinggi, Lawe Bekung Tampahan, Lawe Sagu Hulu, Salang Alas, Engkeran, Kubu, Lawe Bekung, dan Natam Bari.

Syukur menjelaskan bahwa tahun 2025, Dana Desa terbagi menjadi dua kategori:

  1. Dana Desa Earmark, yaitu dana yang penggunaannya sudah ditentukan oleh pemerintah pusat.
  2. Dana Desa Non-Earmark, yang lebih fleksibel dan bisa digunakan sesuai dengan kebutuhan dan potensi lokal desa.

Bupati Salim Fakhry juga menegaskan pentingnya pemberdayaan Dana Desa untuk menggerakkan ekonomi desa, termasuk melalui pemanfaatan program prioritas nasional seperti Koperasi Merah Putih (KMP). Program ini diharapkan bisa menjadi lokomotif ekonomi masyarakat desa, menjadikan koperasi sebagai “Soko Guru” perekonomian rakyat.

“Mari kita hindari pepatah lama ‘arang habis besi binasa’. Dana Desa harus memberikan dampak positif yang nyata, bukan sekadar habis dibelanjakan tanpa hasil,” pungkas Syukur.

(Red)

Berita Terkait

Subuh Keliling dan Jumat Curhat, Kapolres Aceh Tenggara Bangun Kedekatan Bersama Warga Semadam
Tak Sekadar Apel, Kapolres Aceh Tenggara Cek Langsung Kesiapan Polsek Badar Pastikan Siap Layani Masyarakat
Dinsos Aceh Tenggara Pastikan Bantuan Banjir Disalurkan Transparan dan Tepat Sasaran
Dinsos Aceh Tenggara Borong Penghargaan di HUT Kabupaten ke-51
Pastikan Program Berjalan Optimal, Kapolres Aceh Tenggara Tinjau Dua SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari
Kapolres Aceh Tenggara Pimpin Anev Mingguan, Evaluasi Kinerja dan Perkuat Kesiapsiagaan Jajaran
25 Pejabat Baru Dilantik, Bupati Aceh Tenggara Tekankan Pelayanan Publik
Perkuat Sinergi dan Kebersamaan, Kapolres Aceh Tenggara Tatap Muka dan Silaturahmi Bersama Bhayangkari Se-Cabang Aceh Tenggara

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:49 WIB

Habib Rizieq Soroti Polemik Pengibaran Bendera Bulan Bintang dan Implementasi Perjanjian Helsinki di Aceh

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Polresta Banda Aceh Tetapkan MA Tersangka Dugaan Pemerkosaan Anak Tiga Tahun

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:18 WIB

Aksi Berani Wagub Aceh Redam Kericuhan Peringatan Hari Damai di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:07 WIB

Pemerintah Aceh Upayakan Penyelesaian Permanen Polemik Pengibaran Bendera Bintang Bulan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 04:00 WIB

Dorong Daya Saing Industri, Bea Cukai Banda Aceh Berikan Fasilitas Pembebasan Cukai

Rabu, 19 Agustus 2026 - 02:26 WIB

Pemerintah Diminta Segera Implementasikan MoU Helsinki untuk Menjaga Perdamaian Aceh

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:44 WIB

Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI

Berita Terbaru