Presiden Prabowo Batal Hadiri Parade Militer di Tiongkok, Fokus Pantau Situasi Dalam Negeri

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 1 September 2025 - 01:53 WIB

50374 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Presiden RI Prabowo Subianto batal menghadiri undangan pemerintah Tiongkok untuk mengikuti parade militer pada 3 September 2025. Parade tersebut digelar dalam rangka peringatan 80 tahun berakhirnya Perang Dunia Kedua dan dijadwalkan dihadiri sekitar 26 kepala negara dari berbagai belahan dunia.

Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan gelombang demonstrasi yang tengah terjadi di berbagai daerah di Indonesia, menyusul kenaikan tunjangan DPR sebesar Rp50 juta dan insiden tewasnya pengemudi ojek online Afan Kurniawan yang semakin memanas di lapangan. Beberapa aksi berujung ricuh dan bahkan anarkis, mengganggu stabilitas sosial.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa Presiden Prabowo memilih untuk memantau secara langsung dinamika dalam negeri dan mengambil langkah-langkah tepat dalam menanganinya. “Presiden ingin memimpin dan mencari solusi terbaik atas masalah yang dihadapi bangsa Indonesia,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Presiden Prabowo telah menyampaikan permohonan maaf kepada pemerintah Tiongkok atas ketidakhadirannya. Meski demikian, Prasetyo menyebut bahwa Presiden juga menerima undangan lain, termasuk sidang tahunan Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York, namun keputusan terkait kehadiran di PBB masih belum diputuskan.

Keputusan ini menunjukkan prioritas pemerintahan saat ini untuk menenangkan situasi dalam negeri di tengah kritik publik dan tuntutan keadilan sosial yang mengemuka dari gelombang aksi massa. (*)

Berita Terkait

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:16 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Senin, 1 Juni 2026 - 19:54 WIB

IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal, Hadirkan Pakar Forensik Nasional

Berita Terbaru