Pidato Prabowo di PBB Dinilai Jadi Momentum Strategis, Indonesia Kian Diperhitungkan di Panggung Dunia

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025 - 18:16 WIB

50377 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

New York – Pidato Presiden RI Prabowo Subianto dalam Debat Umum Sidang Majelis Umum ke-80 Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) terus menuai respon positif, termasuk dari kalangan akademisi. Kehadiran Prabowo dinilai sebagai momen penting yang memperkuat posisi Indonesia di mata dunia, terutama dalam konteks berbagai konflik global yang tengah memanas.

Menurut Ketua Prodi S2 Ilmu Komunikasi Universitas Hasanuddin, Alem Febri Sonni, pidato Prabowo bisa menjadi titik tolak peran strategis Indonesia sebagai jembatan perdamaian di tengah pusaran konflik geopolitik internasional.

“Posisi Indonesia ini kemungkinan akan dijadikan sebagai alat untuk meredam sejumlah konflik internasional,” ujar Alem kepada InfoPublik, Senin (22/9/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alem menilai, strategi yang digunakan Presiden Prabowo akan condong ke pola diplomasi middle power—bukan berpihak ekstrem ke satu blok tertentu, tetapi justru menempatkan Indonesia sebagai penghubung atau bridge antar kepentingan global yang terpecah.

“Indonesia lebih tepat mengambil peran sebagai bridging nation, penghubung di tengah situasi global yang semrawut saat ini. Itu langkah yang bijak dan sesuai prinsip politik luar negeri kita: bebas aktif,” jelasnya.

Dari sisi kapasitas pribadi, menurut Alem, Prabowo bukan sosok asing di forum internasional. Namanya sudah dikenal bahkan sebelum menjabat sebagai Presiden, baik di kawasan Asia Tenggara maupun dunia.

“Secara kapabilitas, Prabowo sudah lama menjadi bagian dari narasi global. Pidato ini adalah momentum yang tepat bagi Indonesia, karena saat ini posisi kita semakin diperhitungkan,” tambahnya.

Isu Palestina dan seruan global terkait solusi dua negara juga disebut Alem sebagai konteks yang relevan dengan pesan-pesan perdamaian Indonesia. Ia menilai, dalam situasi yang sensitif seperti ini, peran Indonesia sangat penting sebagai penengah yang netral namun tegas dalam prinsip.

“Kita tidak perlu berpihak secara ekstrem, tapi kita bisa menunjukkan komitmen pada kemanusiaan dan keadilan global,” katanya.

Alem juga menyoroti pentingnya strategi komunikasi publik dalam pidato Presiden di forum global. Dengan posisi sebagai pembicara ketiga, usai Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva dan Presiden AS Donald Trump, pidato Prabowo diyakini akan menjadi sorotan media dan pengamat internasional.

“Momentum ini sangat menguntungkan. Dengan retorika yang tepat, pidato Presiden bisa memperkuat citra Indonesia sebagai bangsa yang ramah, bijak, dan konsisten memperjuangkan perdamaian global,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Presiden Prabowo dijadwalkan menyampaikan pidato pada Selasa (23/9/2025) pukul 09.00 waktu New York atau 20.00 WIB. Kehadiran ini menjadi bagian penting dari rangkaian kunjungan kerja Prabowo ke Amerika Serikat, sekaligus penegasan peran aktif Indonesia dalam forum multilateral internasional.

Berita Terkait

Plang Larangan Sudah Berdiri, Aktivitas PT Rosin Tak Tersentuh—Siapa yang Melindungi?
Truk DAM Kepung Kantor PLN di Gayo Lues, Ongkos Angkut BBM Belum Dibayar
Ayatollah Ali Khamenei Tewas dalam Serangan AS-Israel, Iran Umumkan Masa Berkabung Nasional
Pemerintah Aceh Surati UNDP dan UNICEF dalam Upaya Pemulihan Pascabencana Banjir dan Longsor yang Renggut Ratusan Nyawa
Mahasiswi Serambi Mekkah Harumkan Indonesia di ISG 2025, Raih Medali Perunggu di Riyadh
DPSMAI Ajak Masyarakat Aceh dan Pelaku Usaha Meriahkan Selera Serumpun di TBG Kuala Lumpur
WNI di Kapal Misi Bantuan Gaza Masih Selamat, Kemlu Terus Monitor
Korban TPPO Asal Jambo Aye 3 Kali dijual Agen di Kamboja Lapor ke Haji Uma Alhamdulillah akhirnya bisa pulang ke Aceh

Berita Terkait

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:24 WIB

JASA Bireuen Dukung Penuh Pergub JKA 2026: Bukti Keberpihakan Pemerintah Aceh kepada Rakyat

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:54 WIB

Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Pendampingan Industri Hasil Tembakau Lewat Customs Visit Customer di Bireuen

Jumat, 24 April 2026 - 04:33 WIB

Iswahyudi Terima SK DPP PAN, Konsolidasi Politik PAN Bireuen Diperkuat Jelang Agenda Strategis Daerah

Minggu, 12 April 2026 - 18:48 WIB

350 Hektare Sawah di Gandapura Terselamatkan dari Ancaman Gagal Panen, Respons Cepat Pemerintah Jadi Kunci

Rabu, 1 April 2026 - 20:47 WIB

Aksi Kemanusiaan Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Lebih dari 7 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh

Jumat, 27 Maret 2026 - 00:32 WIB

Aksi Kemanusiaan Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Lebih dari 7 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh

Jumat, 27 Februari 2026 - 00:24 WIB

Salurkan Bantuan, Bea Cukai Lhokseumawe ke Gampong Teupin Raya

Minggu, 15 Februari 2026 - 21:55 WIB

Dek Gam Tunjuk Wapres Persiraja Nahkodai PAN Bireuen

Berita Terbaru

ACEH BARAT DAYA

Tak Hanya Bangun Infrastruktur, Satgas TMMD Abdya Benahi Mushola Warga

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:16 WIB

ACEH BARAT DAYA

Satgas TMMD dan Masyarakat Jibaku Bongkar Atap Rumah Warga Kurang Mampu

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:20 WIB

ACEH BARAT DAYA

Excavator Dikerahkan, TMMD Abdya Percepat Pembangunan Jalan Pegunungan

Minggu, 17 Mei 2026 - 16:51 WIB