Dukung Perkembangan Industri di Wilayah Aceh, Bea Cukai Langsa Lakukan CVC ke PT Rosin Trading International

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 10 Mei 2026 - 13:58 WIB

50287 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES, ACEH – Bea Cukai Langsa melaksanakan kegiatan Customs Visit Customer (CVC) ke PT Rosin Trading International, di Kabupaten Gayo Lues, Provinsi Aceh. Sebagai Perusahaan penerima Fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) Pembebasan, PT Rosin Trading International yang memproduksi Gum Rosin dan Gum Terpentine Oil diharapkan dapat meningkatkan potensi ekspornya dan mendongkrak devisa Aceh.

Kegiatan CVC dilakukan bertujuan untuk menjalin komunikasi dengan pengguna jasa secara langsung, terutama untuk menggali permasalahan yang dihadapi atas kegiatan kepabeanan yang mereka lakukan dan diharapkan dapat memberikan solusi yang tepat atas kendala yang dihadapi pengguna jasa di lapangan.

Pada kunjungan tersebut Tim Bea Cukai Langsa juga berkempatan melihat secara langsung proses bisnis dan kegiatan operasional perusahaan, dan melakukan pembahasan terkait pentingnya pemenuhan kewajiban dan kepatuhan perusahaan terhadap ketentuan kepabeanan, khususnya terkait pemanfaatan fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) yang diterima PT Rosin Trading International.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Bea Cukai Langsa, Dwi Harmawanto pada kesempatan tersebut menekankan bahwa Bea Cukai tidak hanya melakukan pengawasan tetapi juga mendukung perkembangan usaha. Kegiatan CVC ini merupakan bentuk nyata komitmen Bea Cukai dalam memberikan pelayanan prima. “Kami ingin mendengar langsung aspirasi, kendala, maupun masukan dari para pengguna jasa. Bea Cukai hadir bukan hanya sebagai pengawas, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendukung keberlangsungan industri,” ungkap Dwi Harmawanto.

Melalui kegiatan CVC ini diharapkan mampu memperkuat hubungan kerja sama antara Bea Cukai dan perusahaan, sehingga dapat menciptakan iklim usaha yang kondusif, meningkatkan kepatuhan, serta mendukung pertumbuhan ekonomi dalam hal ini khususnya di wilayah Aceh (*)

Berita Terkait

Limbah Hilang Setelah Disorot: Dugaan Indikasi Penghilangan Jejak PT Rosin Makin Kuat, Aparat Harus Bergerak
PT Rosin Diduga Kibuli Pengawasan, Negara Tak Boleh Kalah di Hadapan Industri Pembangkang
Asap dan Limbah PT Hopson Aceh Industri Dinilai Ancam Lingkungan dan Kehidupan Warga Pinang Rugup
PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas
Dua Kali Raih Penghargaan Nasional, Pemkab Gayo Lues Tegaskan Komitmen Lestarikan Bahasa Gayo
PT Hopson Kembali Diduga Beroperasi, Aparat Dinilai Tak Bernyali Menegakkan Keputusan Pembekuan
PT Hopson Tertangkap Lagi Beraksi, Hukum dan Negara Diuji di Siang Bolong Gayo Lues
Jalan Berlumpur, Mobil Terpeleset: Pining-Gayo Lues, Ruas Vital yang Telantar

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 00:41 WIB

Limbah Hilang Setelah Disorot: Dugaan Indikasi Penghilangan Jejak PT Rosin Makin Kuat, Aparat Harus Bergerak

Sabtu, 30 Mei 2026 - 01:32 WIB

Asap dan Limbah PT Hopson Aceh Industri Dinilai Ancam Lingkungan dan Kehidupan Warga Pinang Rugup

Jumat, 29 Mei 2026 - 23:41 WIB

PT Rosin Chemicals Indonesia Diduga “Kibuli” Puslabfor Mabes Polri, Perlibas Gayo Minta Penegakan Hukum Lingkungan Secara Tegas

Senin, 25 Mei 2026 - 15:40 WIB

Dua Kali Raih Penghargaan Nasional, Pemkab Gayo Lues Tegaskan Komitmen Lestarikan Bahasa Gayo

Senin, 25 Mei 2026 - 01:15 WIB

PT Hopson Kembali Diduga Beroperasi, Aparat Dinilai Tak Bernyali Menegakkan Keputusan Pembekuan

Minggu, 24 Mei 2026 - 22:01 WIB

PT Hopson Tertangkap Lagi Beraksi, Hukum dan Negara Diuji di Siang Bolong Gayo Lues

Minggu, 24 Mei 2026 - 20:56 WIB

Jalan Berlumpur, Mobil Terpeleset: Pining-Gayo Lues, Ruas Vital yang Telantar

Sabtu, 23 Mei 2026 - 23:35 WIB

Tasmi’ Al-Qur’an SD Negeri 5 Blangkejeren Jadi Ruang Menanamkan Nilai Qurani Sejak Dini

Berita Terbaru