Pertamina Pastikan Penyaluran BBM ke Gayo Lues Tetap Berjalan di Tengah Keterbatasan Akses

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 21 Desember 2025 - 13:54 WIB

50452 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 19 Desember 2025 — PT Pertamina (Persero) menegaskan komitmennya untuk menjaga penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) ke Kabupaten Gayo Lues, Aceh, meski menghadapi tantangan berat akibat terbatasnya akses pascabencana. Ketidakstabilan infrastruktur dan cuaca ekstrem pascabencana alam yang melanda kawasan tersebut membuat distribusi BBM ke daerah terdampak tidak bisa dilakukan dengan skema normal.

Sebagai langkah antisipatif, Pertamina melalui PT Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading, menerapkan sejumlah skema alternatif guna memastikan ketersediaan energi bagi masyarakat tetap terjaga. Area Manager Communication & Relations Patra Niaga Regional Sumatra Bagian Utara, Fahrougi Andriani Sumampow, menjelaskan bahwa saat ini satu-satunya jalur akses menuju Gayo Lues hanya dapat dilalui via Meulaboh, dengan estimasi waktu tempuh mencapai satu setengah hingga dua hari. Jalur tersebut, menurutnya, mengalami kerusakan cukup serius, termasuk terputusnya 95 titik jembatan serta longsor di sejumlah lokasi yang mempersulit armada beroperasi.

“Karena medan yang tidak memungkinkan untuk dilalui mobil tangki berukuran besar, kami menggunakan skema penyaluran alternatif melalui light truck yang membawa Intermediate Bulk Container (IBC) berkapasitas satu kiloliter per unit,” kata Fahrougi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menambahkan, meski belum sepenuhnya dapat menjawab kebutuhan masyarakat, skema tersebut tetap memungkinkan suplai BBM masuk secara bertahap ke wilayah Gayo Lues. Selain itu, Pertamina juga merencanakan penguatan strategi distribusi melalui penambahan armada mobil tangki kecil berkapasitas lima kiloliter yang lebih sesuai dengan kondisi medan serta durabilitas jalur logistik pascabencana.

Untuk menunjang efektivitas distribusi energi, Pertamina juga menyiapkan SPBU hub atau kantong pasokan di Jalur Lintas Barat Provinsi Aceh. Keberadaan kantong pasokan ini bertujuan memperpendek waktu tempuh pengiriman BBM, sehingga frekuensi pengiriman meningkat dan distribusi menjadi lebih optimal. Strategi ini diharapkan mampu menjaga keberlangsungan pasokan energi di wilayah yang masih dalam proses pemulihan infrastruktur dasar.

“Pertamina memohon pengertian dan dukungan masyarakat. Seluruh upaya ini dijalankan dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan serta keberlanjutan distribusi,” ujar Fahrougi.

Ia menegaskan bahwa Pertamina terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, aparat setempat, serta berbagai lembaga terkait lainnya guna memastikan distribusi BBM tetap berjalan terjadwal, dengan prioritas pada sektor-sektor vital. Di antaranya kelistrikan, layanan publik, kendaraan evakuasi dan alat berat yang digunakan untuk perbaikan infrastruktur dan relokasi warga terdampak.

Distribusi energi yang dilakukan ini juga merupakan bagian dari kontribusi aktif Pertamina dalam meringankan beban masyarakat, terutama di daerah terdampak bencana. Fahrougi menyebut, langkah tersebut bukan saja aksi tanggap darurat, melainkan juga bentuk nyata dari semangat sinergi antara BUMN dan masyarakat, dalam memastikan layanan energi penting bagi kebutuhan dasar tetap tersedia.

Sebagai perusahaan energi yang memimpin transisi menuju energi bersih dan berkelanjutan, Pertamina menjadikan distribusi ini bagian dari komitmen jangka panjang untuk mendukung pencapaian target Net Zero Emission tahun 2060. Upaya tersebut juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), melalui prinsip tata kelola yang mengedepankan keberlanjutan bisnis dan lingkungan.

Dengan penerapan prinsip Environmental, Social & Governance (ESG) yang terintegrasi di setiap lini usaha dan operasi, Pertamina tidak hanya hadir dalam memulihkan kebutuhan energi masyarakat pascabencana, namun juga memperkuat ketahanan energi nasional di tengah tantangan krisis iklim dan bencana alam yang semakin kompleks. (*)

Berita Terkait

Bupati Pati Sudewo Terjerat Kasus Dugaan Jual Beli Jabatan dan Suap Proyek Kereta Api
Mendagri Ingatkan Aceh, Sumut, dan Sumbar Bijak Gunakan Dana TKD untuk Percepatan Pemulihan Pascabencana
MK Putuskan Wartawan Dilindungi Sepenuhnya dalam Menjalankan Profesi, Tak Bisa Langsung Diproses Secara Pidana atau Perdata
Kapolres Gayo Lues Dampingi Bupati Tinjau Lesten: Pantau Pemulihan Pascabencana dan Salurkan Bantuan Langsung ke Warga
Bupati Gayo Lues Menembus Lesten: Mengawal Pemulihan Pascabencana di Tengah Medan Berat
Peringatan Isra Mi’raj di Gayo Lues Jadi Momentum Doa, Refleksi Bencana, dan Seruan Perbaikan Diri di Tengah Ujian Alam
Video Misionaris Beredar di Gayo Lues, Warga Pertanyakan Etika dan Izin Kegiatan Keagamaan di Tengah Bencana
Gempa Bermagnitudo 2,7 Guncang Gayo Lues, Terasa hingga Langsa

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 22:12 WIB

UGP Takengon dan O2 Course Resmi Jalin Kerja Sama Strategis Penguatan Kompetensi Bahasa Inggris

Senin, 12 Januari 2026 - 21:24 WIB

Sambangi Rusip Antara, Relawan Masjid Nusantara Kembali Salurkan Bantuan

Kamis, 8 Januari 2026 - 17:58 WIB

Bantu Korban Longsor-Banjir Sumatera, Komunitas Gayo Peduli Sediakan Nasi Putih Gratis di Enam Posko di Takengon

Kamis, 8 Januari 2026 - 00:58 WIB

Tim Medis Terpadu Tempuh Medan Ekstrem demi Jangkau Penyintas Banjir di Aceh Tengah

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:24 WIB

Yayasan Pasak Reje Linge Open Donasi Longsor-Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar

Senin, 5 Januari 2026 - 13:16 WIB

Gotong Royong Polri, Brimob, dan Relawan, Jembatan Darurat Sungai Kala Ili Akhirnya Bisa Dilalui Warga

Senin, 5 Januari 2026 - 00:41 WIB

Kementerian PU Tangani Cepat Pascabanjir di Jembatan Lumut Ruas Takengon–Isé-Isé, Dukung Pemulihan Konektivitas Aceh Tengah

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:59 WIB

PMI Aceh Tengah Salurkan Bantuan Sembako Untuk Korban Banjr Dan Longsor

Berita Terbaru

ARTIKEL

capaian Kantor Pertanahan Kabupaten Aceh Tenggara

Rabu, 21 Jan 2026 - 14:11 WIB