Penembakan Gas Air Mata Warnai Kericuhan Hari Damai Aceh di Masjid Raya Baiturrahman

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 16 Agustus 2026 - 03:08 WIB

5089 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH – Peringatan hari damai Aceh yang digelar di kawasan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Sabtu (15/8/2026), berakhir ricuh setelah bentrokan antara massa dan aparat gabungan pecah di depan kompleks masjid. Aksi yang sedianya digelar untuk memperingati dua dekade lebih perdamaian Aceh itu berubah menjadi ajang konfrontasi, memaksa aparat mengambil langkah represif untuk mengendalikan situasi.

Ketegangan bermula saat massa berusaha menerobos barikade keamanan yang dijaga aparat di kawasan Barata. Sejumlah peserta aksi dilaporkan melempari petugas dengan batu dan kayu, memicu respons tegas dari aparat kepolisian. Dalam upaya membubarkan kerumunan, aparat melepaskan gas air mata dan beberapa kali meletuskan tembakan peringatan ke udara. Suasana di sekitar Masjid Raya Baiturrahman pun berubah mencekam, seiring peserta aksi memilih bertahan atau berhamburan menghindari pengaruh gas air mata.

Situasi semakin memanas ketika, dalam kepanikan akibat kepungan gas air mata, massa melakukan aksi pembakaran terhadap satu sepeda motor milik aparat TNI yang terparkir dekat halaman masjid. Api dengan cepat menghanguskan kendaraan dinas tersebut di tengah teriakan massa yang marah. Selain kerusakan fasilitas, bentrokan ini juga memakan korban luka. Seorang warga diketahui mengalami luka di bagian kepala dan dilarikan ke rumah sakit setempat demi mendapat perawatan medis lebih lanjut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan di lokasi juga menemukan sisa-sisa kekerasan berupa selongsong peluru yang berserakan di jalur aksi, menjadi penanda ketegangan tinggi yang berlangsung sepanjang peringatan hari damai Aceh. Aksi yang seharusnya berjalan damai justru berujung pada situasi rawan, memunculkan kembali tantangan besar dalam merawat stabilitas sosial dan keamanan di wilayah ujung barat Indonesia ini. (*)

Berita Terkait

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri
Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI
Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh
Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman
Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI
Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian
Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh
Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 01:51 WIB

Ribuan Warga Samadua Kompak Tolak Tambang, Desak Rekomendasi Eksplorasi Dicabut!

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Bupati Aceh Selatan Didesak Merdekakan Samadua dari Bayang-bayang Perusahaan Tambang

Minggu, 16 Agustus 2026 - 05:34 WIB

Ribuan Warga Samadua Bergerak Tolak Perusahaan Tambang, Ketua DPRK Aceh Selatan Ikut Tandatangani Petisi

Minggu, 9 Agustus 2026 - 00:06 WIB

ForPAS : IUP MMS Bukan Cek Kosong, KPK Diminta Telusuri Kemungkinan Dugaan Gratifikasi dalam Perizinan

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 00:29 WIB

Bupati Aceh Selatan Dukung Peningkatan Kompetensi Guru, Pemkab Jajaki Kerja Sama dengan Pascasarjana USK

Kamis, 23 Juli 2026 - 23:53 WIB

Senjata Api Mengancam Masyarakat, IMP Desak Evaluasi dan Pemeriksaan Polres Aceh Selatan

Rabu, 22 Juli 2026 - 01:31 WIB

Pemkab Aceh Selatan Percepat Usulan WPR, Sembilan Lokasi Disiapkan untuk Tambang Rakyat Legal

Selasa, 14 Juli 2026 - 23:25 WIB

Seleksi BCKS 2026 Digelar di Tapaktuan, 71 Guru dari 5 Kabupaten di Aceh Ikuti Ujian CAT

Berita Terbaru