Gayo Lues – Pemerintah Kabupaten Gayo Lues menggelar doa bersama dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Gayo Lues, Jumat malam (10/4/2026), di Balai Pendopo Bupati. Kegiatan ini menjadi kelanjutan dari rangkaian perayaan yang sebelumnya diawali dengan sidang paripurna di Ruang Sidang DPRK pada pagi harinya. Doa bersama tersebut menjadi momen refleksi sekaligus harapan agar daerah yang sempat terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir tahun lalu dapat segera pulih dan bangkit kembali.
Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S.Pd, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan bahwa perayaan HUT tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Bencana hidrometeorologi yang melanda wilayahnya menyebabkan kerusakan pada sejumlah rumah warga dan memaksa banyak keluarga harus tinggal di hunian sementara (huntara). Kondisi ini membuat suasana peringatan menjadi lebih khidmat dan penuh haru, namun tidak mengurangi semangat untuk terus berjuang membangun daerah.
“Sebelumnya mungkin lebih meriah kita laksanakan HUT Kabupaten Gayo Lues, karena situasi kita saat ini masih berduka, kita masih bersedih, masih banyak saudara-saudara kita yang hari ini masih numpang di rumah saudaranya, kemudian masih banyak saudara kita yang tinggal di huntara yang bisa saja pada keterbatasan dan kekurangan. Tetapi tidak apa, kita tetap memberikan semangat kepada saudara-saudara kita. Mudah-mudahan kita bisa bersabar sampai nanti kita membangun hunian tetap untuk saudara-saudara kita,” ujar Bupati Suhaidi dengan nada penuh empati.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Bupati juga menegaskan pentingnya fokus membangun Gayo Lues secara menyeluruh, terutama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang terdampak bencana. Ia mengajak seluruh Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK) dan jajaran pemerintah daerah untuk bekerja keras dan bersinergi agar tidak ada warga yang terjebak dalam kemiskinan dan semua dapat menikmati kehidupan yang lebih baik.
“Saya dan pak wakil mohon kembali kepada kita semua untuk membantu perubahan ini, tetapi memang pemerintah harus mau dan masyarakat harus serius, insya Allah apa saja yang direncanakan bisa terwujud,” ujarnya penuh harapan.
Doa bersama yang dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, tokoh agama, dan pejabat daerah ini menjadi simbol kebersamaan dan keteguhan hati masyarakat Gayo Lues dalam menghadapi ujian. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa pemulihan pascabencana bukan hanya soal membangun kembali fisik yang rusak, tetapi juga memperkuat semangat dan solidaritas sosial.
Bencana hidrometeorologi yang melanda Gayo Lues pada akhir tahun 2025 lalu membawa dampak besar bagi kehidupan masyarakat. Selain kerusakan rumah dan infrastruktur, bencana tersebut juga mengganggu aktivitas ekonomi dan sosial warga. Banyak keluarga yang kehilangan tempat tinggal dan harus menempati hunian sementara dengan berbagai keterbatasan. Kondisi ini menuntut upaya pemulihan yang tidak hanya cepat, tetapi juga berkelanjutan dan menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat.
Pemerintah daerah melalui berbagai program, termasuk Gerakan Restorasi Ekonomi Kerakyatan (GERETEK) yang fokus pada sektor pertanian, berupaya mengembalikan roda perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Namun, keberhasilan program tersebut sangat bergantung pada dukungan dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat serta sinergi antar lembaga pemerintah.
Dalam penutup sambutannya, Bupati Suhaidi menyampaikan harapan agar Gayo Lues senantiasa diberkahi oleh Allah SWT dan diberikan kekuatan untuk terus bangkit dan berkembang. “Mudah-mudahan dengan doa kita tadi kita diberikan terus kekuatan oleh Allah SWT, terus diberikan kesehatan, terus kondisi Gayo Lues segera pulih dan bangkit kembali,” tutupnya dengan penuh keyakinan.
Momentum doa bersama ini menjadi pengingat bahwa di balik setiap tantangan dan kesulitan, selalu ada harapan dan peluang untuk bangkit. Semangat kebersamaan dan keteguhan hati masyarakat Gayo Lues menjadi modal utama dalam membangun masa depan yang lebih baik, sejahtera, dan berkelanjutan. Dengan dukungan semua pihak, Gayo Lues diharapkan mampu melewati masa sulit ini dan melangkah maju menuju kemajuan yang lebih gemilang. (Abdiansyah)









































