Muhammad Amru Masuk Dewan Pakar PWI Pusat 2025–2030, Siap Sumbang Pemikiran untuk Pers Indonesia

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 18 September 2025 - 06:30 WIB

50853 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Nama Muhammad Amru resmi masuk dalam susunan pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat periode 2025–2030. Ia ditetapkan sebagai Anggota Dewan Pakar, bergabung bersama sejumlah tokoh jurnalis nasional dalam struktur organisasi yang diumumkan oleh Ketua Umum PWI Pusat Akhmad Munir, Senin (15/9/2025).

Masuknya Muhammad Amru ke dalam Dewan Pakar PWI Pusat menandai kepercayaan tinggi yang diberikan kepada dirinya untuk ikut menentukan arah kebijakan dan pengembangan organisasi wartawan tertua di Indonesia ini. Peran Dewan Pakar sangat strategis dalam merancang peta jalan dan memberi pertimbangan profesional pada berbagai dinamika internal maupun eksternal yang memengaruhi pers nasional.

Pengumuman keikutsertaan Amru sebagai salah satu pengisi struktur “Kabinet Persatuan” PWI Pusat dilakukan dalam rapat koordinasi pengurus di Hall Dewan Pers, Jakarta. Kabinet ini disebutkan oleh Munir sebagai formasi yang mencerminkan semangat soliditas dan kebersamaan, terutama di tengah disrupsi media dan tantangan digitalisasi yang terus berkembang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Wartawan harus teguh menjunjung tinggi Kode Etik Jurnalistik. Kepengurusan ini diharapkan bisa menjadi pengawal peran strategis media di tengah arus informasi era digital,” kata Cak Munir.

Dewan Pakar PWI Pusat sendiri diketuai oleh mantan Pemred Jawa Pos dan Harian Bola, Dhimam Abror, dengan mantan Pemred SCTV, Nurjaman Mochtar, sebagai Sekretaris. Muhammad Amru duduk bersama nama-nama besar seperti Wahyu Muryadi, Heddy Lugito, Effendi Ghazali, Sujiwo Tejo, Yulian Warman, dan Gories Mere.

Keikutsertaan tokoh-tokoh lintas generasi ini menjadikan komposisi Dewan Pakar lebih dinamis dan inklusif, memadukan pengalaman senior dengan semangat inovatif dari tokoh-tokoh muda. Masuknya Amru pun menjadi representasi dari semangat regenerasi sekaligus kontinuitas dalam menjaga marwah jurnalistik profesional.

Muhammad Amru bukan nama asing di dunia komunikasi dan literasi media. Ia dikenal aktif di pelbagai kegiatan jurnalistik, pendidikan media, serta advokasi kebebasan pers. Kapasitas keilmuannya membuat kehadirannya di Dewan Pakar PWI Pusat dinantikan sebagai kekuatan tambahan untuk menghadirkan ide-ide segar dan bernas dalam menyikapi tantangan industri media hari ini.

Komposisi pengurus PWI Pusat kali ini dianggap cukup berwarna. Selain melibatkan tokoh-tokoh besar seperti Ilham Bintang, Karni Ilyas, Dahlan Iskan, hingga Iman Brotoseno, ada juga jurnalis perempuan yang menduduki posisi kunci di Dewan Penasihat, termasuk Retno Pinasti dan Helena Rea dalam Dewan Pakar.

Struktur lengkap PWI Pusat periode 2025–2030 mencakup pengurus harian, dewan penasihat, dewan kehormatan, hingga direktorat-direktorat khusus seperti Anti Hoaks, PWI Peduli, hingga Sekolah Jurnalisme Indonesia.

Dengan masuknya Muhammad Amru ke jajaran Dewan Pakar, publik menaruh harapan agar PWI semakin responsif terhadap dinamika jurnalisme era sekarang, termasuk menjaga integritas profesi, memperkuat perlindungan wartawan, serta mendorong pemerataan kompetensi jurnalistik di seluruh Indonesia.

Ke depan, Amru bersama rekan-rekan Dewan Pakar lainnya akan menjadi motor penggerak ide dan pembaharu gagasan, yang tidak hanya memperkuat internal PWI tapi ikut mewarnai arah ekosistem pers nasional. (*)

Berita Terkait

Kejaksaan Agung Ungkap Modus Mark Up Pengadaan Motor Listrik dalam Kasus Korupsi Program MBG
Empat Anggota Bais TNI Dituntut 2,5 Tahun Penjara dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
PFI Peringatkan Ancaman Penyalahgunaan Yayasan dalam Dugaan Korupsi Program MBG
Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia
DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:05 WIB

Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:21 WIB

PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:46 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:45 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:07 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:39 WIB

Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues

Senin, 1 Juni 2026 - 23:19 WIB

Negara Tak Berdaya, PT Hopson Aceh Industri Berani “Menampar” Hukum di Gayo Lues

Berita Terbaru