MES Banda Aceh–BSI Gelar Sosialisasi Legalitas UMKM Menuju Mandatory Halal 2026

denny

- Redaksi

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:16 WIB

50272 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH — Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Kota Banda Aceh berkolaborasi dengan BSI Area Banda Aceh menggelar kegiatan “Sosialisasi Legalitas UMKM Menuju Mandatory Halal 2026” di Gedung Landmark BSI Aceh, Selasa (10/3/2026). Kegiatan ini diikuti sekitar 130 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dari wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar yang menghadirkan berbagai jenis produk usaha.

Para peserta tampak antusias mengikuti kegiatan sosialisasi yang bertujuan meningkatkan pemahaman pelaku UMKM terkait pentingnya legalitas usaha, khususnya sertifikasi halal yang akan diberlakukan secara wajib pada 2026.

Ketua panitia yang juga Sekretaris Umum MES Kota Banda Aceh, Ida Farida, SH, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan pemahaman kepada para pelaku UMKM mengenai prosedur dan tahapan yang harus dilalui untuk memperoleh legalitas halal.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Melalui kegiatan ini kami berharap para pelaku UMKM dapat memahami bagaimana proses pengurusan legalitas halal sehingga usaha yang dijalankan memiliki kepastian hukum dan nilai tambah bagi produk yang dipasarkan,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Umum MES Kota Banda Aceh, Ilyas M. Harun, SE., MM, dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi tersebut sangat penting bagi pelaku UMKM dalam mempersiapkan diri menghadapi kebijakan mandatory halal 2026.

Ia berharap para pelaku UMKM semakin sadar akan pentingnya legalitas usaha sebagai bentuk tanggung jawab terhadap produk yang dihasilkan sekaligus untuk meningkatkan daya saing usaha di tengah masyarakat.

Hal senada juga disampaikan Wakil Ketua I PW MES Aceh, Dr. Tgk. Tarmizi M. Daud, yang mewakili Ketua Umum PW MES Aceh. Ia menyebutkan bahwa sosialisasi legalitas UMKM merupakan kegiatan yang sangat dibutuhkan oleh para pelaku usaha agar produk yang mereka hasilkan mendapat kepercayaan dari masyarakat.

Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Sekretaris Umum PW MES Aceh yang juga Direktur Utama BPRS Hikmah Wakilah, Sugito, SE., ME.

Dari pihak perbankan, Deputi BSI Regional Aceh, Saiful Musadir, menyampaikan bahwa Bank Syariah Indonesia (BSI) sangat mendukung kegiatan yang diinisiasi oleh MES Kota Banda Aceh.

Menurutnya, dukungan terhadap legalitas UMKM merupakan bagian dari upaya mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan pendapatan para pelaku usaha.

“Dengan memiliki legalitas usaha, termasuk sertifikasi halal, UMKM akan semakin dipercaya oleh masyarakat dan memiliki peluang pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia menghadirkan dua narasumber yakni Cut Nelly, S.Si., M.Si dan Mustofa Lutfi, S.Kom, yang memaparkan berbagai materi terkait tahapan dan persyaratan yang harus dipenuhi UMKM dalam memperoleh legalitas usaha dan sertifikasi halal. Diskusi tersebut dipandu oleh moderator Alfath, S.Kom.

Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan Bank Indonesia Wilayah Aceh, OJK Aceh, Pemerintah Kota Banda Aceh, serta Kepala Baitul Mal Banda Aceh, Dr. Yusuf Al Qardawi, yang juga merupakan pengurus MES.

Kegiatan yang dipandu oleh MC Eva Susanti, S.Ag tersebut berlangsung lancar dan ditutup dengan buka puasa bersama seluruh peserta dan undangan.

Di akhir kegiatan, Ketua Umum MES Kota Banda Aceh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BSI serta seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya sosialisasi tersebut sehingga dapat memberikan manfaat bagi para pelaku UMKM di Banda Aceh dan Aceh Besar. (*)

Berita Terkait

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri
Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI
Status Bendera Bintang Bulan Masih Menjadi Polemik di Aceh
Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman
Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI
Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian
Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh
Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:50 WIB

Pemerintah Aceh dan DPRA Konsultasikan Kepastian Hukum Bendera Bulan Bintang ke Kemendagri

Senin, 17 Agustus 2026 - 02:44 WIB

Bendera Merah Putih Kembali Berkibar di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh, Simbol Pemulihan Menjelang HUT ke-81 RI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 13:15 WIB

Teriakan “Merdeka” Warnai Peringatan Hari Damai Aceh ke-21 di Masjid Raya Baiturrahman

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:54 WIB

Hari Damai Aceh Berubah Jadi Chaos, Massa Kejar Aparat hingga Bakar Motor TNI

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:49 WIB

Aksi Kericuhan Hari Damai Aceh Rusak Sejumlah Kendaraan, Warga Minta Pemerintah Beri Perhatian

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:43 WIB

Massa Tunjukkan Foto Korban Luka Saat Kerusuhan Peringatan Damai Aceh

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:37 WIB

Kericuhan Hari Damai Aceh: Tanda Kekecewaan atau Aksi yang Ditunggangi?

Minggu, 16 Agustus 2026 - 04:22 WIB

Kericuhan 21 Tahun Perdamaian Aceh Meluas ke Pendopo Gubernur, Simbol Negara Dicopot Massa

Berita Terbaru