Menkomdigi: 2.333 Desa Belum Terkoneksi Internet, Kolaborasi Jadi Kunci

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 28 September 2025 - 02:22 WIB

50197 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta — Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengungkapkan masih terdapat 2.333 desa di Indonesia yang belum memiliki koneksi internet. Ia menilai persoalan ini tidak bisa diselesaikan secara parsial, melainkan membutuhkan komitmen dan kolaborasi lintas sektor.

“Angka ini semua kami yakini adalah target yang masuk akal jika kita semua bergandeng tangan menyelesaikan PR-PR ini bersama,” ujar Meutya dalam keterangannya, Sabtu (27/9/2025).

Dari jumlah tersebut, sebanyak 2.017 desa saat ini belum mendapat layanan 4G, sementara 316 desa lainnya berada di wilayah non-pemukiman seperti ladang dan kebun yang juga membutuhkan koneksi sebagai bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Meutya menekankan bahwa memperluas konektivitas digital bukan hanya untuk kepentingan teknologi, tetapi juga bagian dari upaya mewujudkan pemerataan pembangunan dan penguatan kedaulatan nasional.

Ia mengingatkan, semangat kerja sama dalam membangun infrastruktur konektivitas harus terus dilanjutkan sebagaimana dilakukan oleh anak-anak muda dari Pos dan Telekomunikasi pada masa perjuangan kemerdekaan.

“Kita dorong terus bersama, dengan komitmen bahwa hari ini perjuangan belum selesai, meneruskan semangat angkatan muda dari Postel di tahun 1945,” katanya.

Pada 27 September 1945, Angkatan Muda Perusahaan Telepon dan Telegraf (AMPTT) disebut berhasil menyebarkan berita kemerdekaan Indonesia secara luas ke dunia internasional setelah mengambil alih Perusahaan Telepon dan Telegraf (PTT) dari Jepang.

Di era sekarang, perjuangan yang sama diwujudkan melalui peningkatan konektivitas digital nasional. Salah satunya lewat mendorong penetrasi fixed broadband rumah tangga, yang saat ini baru mencapai 27,4 persen.

Tak hanya soal aksesibilitas, pembangunan infrastruktur digital yang merata dan tangguh juga menjadi bagian dari agenda pertahanan nasional, khususnya di tengah situasi geopolitik global yang dinilai kian tidak menentu.

“Dalam situasi global seperti sekarang, serangan terhadap infrastruktur digital bukan lagi hal yang mustahil. Kita perlu memperkokoh sistem jaringan yang berdaulat untuk memastikan Indonesia tetap berdiri kokoh di segala situasi,” jelas Meutya.

Ia menambahkan, target pertumbuhan ekonomi yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto membutuhkan peran aktif sektor digital untuk mencapainya.

“Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto telah menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi nasional perlu didorong ke angka delapan persen. Ini hanya dapat dicapai jika digitalisasi menjadi motor penggerak utama, dan itu berarti seluruh pihak harus ikut ambil bagian,” tutup Menkomdigi.

Berita Terkait

DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun
Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Pergantian Mendadak Pimpinan BGN Memantik Sorotan Publik
Sidang Pembelaan Nadiem Makarim: Antara Klaim Tak Bersalah dan Deret Bukti Lapangan
Dapat Tanah dari Orang Tua? Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
Sambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 14:16 WIB

Polda Aceh Ajak Masyarakat Meriahkan Bank Aceh Bhayangkara Run 2026

Sabtu, 6 Juni 2026 - 12:58 WIB

Tingkatkan Kompetensi Medis dan Hukum, UPTD Bapelkas Aceh bersama IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum et Repertum dan Medikolegal Gratis

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:38 WIB

Satresnarkoba Polres Aceh Tenggara Gagalkan Peredaran Sabu di Bambel, Seorang Pengedar Diamankan

Kamis, 4 Juni 2026 - 01:48 WIB

PJ Pengulu Kute Buluh Bongkar Dugaan Sogokan Rp3 Juta untuk Menyerangnya, Tantang Pelapor Buka Fakta di Hadapan Publik

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:09 WIB

Kepsek dapat Revitalisasi Bantuan Bencana pilih Bungkam dan Libatkan oknum keluarga di Agara

Selasa, 2 Juni 2026 - 21:25 WIB

Kapolsek Babul Makmur Pimpin Langsung Pengamanan Pelaku Penganiayaan , Bukti Kesigapan Polri Melayani Masyarakat

Selasa, 2 Juni 2026 - 15:00 WIB

BNN Aceh dan Pemkab Aceh Tenggara Teken Nota Kesepakatan, Perkuat Sinergi Wujudkan Aceh Tenggara Bersih Narkoba

Senin, 1 Juni 2026 - 19:54 WIB

IDI Aceh Tenggara Gelar Workshop Visum Et Repertum dan Medikolegal, Hadirkan Pakar Forensik Nasional

Berita Terbaru