Menjelang Pemilihan Rektor USK, Tujuh BEM Fakultas Ungkap Retaknya Representasi Mahasiswa

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 28 Januari 2026 - 02:10 WIB

50390 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banda Aceh — Sebanyak tujuh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas di lingkungan Universitas Syiah Kuala (USK) secara resmi menyusun dan menyepakati sebuah policy brief sebagai bentuk respons kritis terhadap lemahnya penyaluran dan pengawalan aspirasi mahasiswa di tingkat universitas, khususnya oleh Majelis Wali Amanat (MWA) unsur mahasiswa.

Tujuh BEM Fakultas yang tergabung dalam inisiatif ini berasal dari BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), BEM Fakultas Kedokteran (FK), BEM Fakultas Keperawatan (FKEP), BEM Fakultas Kelautan dan Perikanan (FKP), BEM Fakultas Kedokteran Hewan (FKH), BEM Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), serta BEM Fakultas Pertanian (FP) Universitas Syiah Kuala.

Penyusunan policy brief ini didasarkan pada temuan faktual bahwa hingga saat ini, MWA unsur mahasiswa tidak pernah hadir secara langsung untuk melakukan advokasi, koordinasi, maupun penyerapan aspirasi ke BEM Fakultas, sehingga kondisi riil, tantangan struktural, serta persoalan kesejahteraan mahasiswa di tingkat fakultas tidak terakomodasi secara memadai dalam proses pengambilan kebijakan strategis universitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Padahal, sebagaimana diketahui secara normatif, Majelis Wali Amanat unsur mahasiswa memiliki peran strategis sebagai wakil mahasiswa di tingkat tertinggi perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTN-BH). MWA unsur mahasiswa diharapkan berfungsi dalam merumuskan kebijakan, mengawasi kinerja nonakademik universitas, serta memastikan aspirasi mahasiswa menjadi bagian integral dalam setiap keputusan strategis, termasuk yang berkaitan dengan kesejahteraan, layanan mahasiswa, dan arah kebijakan rektorat.

Namun, kondisi di Universitas Syiah Kuala menunjukkan realitas yang berbeda. Posisi MWA unsur mahasiswa yang juga dirangkap oleh Presiden Mahasiswa BEM Universitas Syiah Kuala dinilai menimbulkan persoalan serius dalam efektivitas representasi, fokus kerja, serta jangkauan advokasi aspirasi mahasiswa lintas fakultas. Situasi ini memunculkan kekhawatiran akan terjadinya sentralisasi aspirasi tanpa basis fakta lapangan yang kuat.

Kondisi tersebut dinilai semakin memprihatinkan di tengah dinamika dan gejolak proses Pemilihan Rektor Universitas Syiah Kuala. Aspirasi mahasiswa fakultas dikhawatirkan tidak dijadikan landasan substantif dalam menentukan arah kepemimpinan dan kebijakan universitas di era rektor baru, apabila mekanisme representasi mahasiswa tidak berjalan secara partisipatif dan akuntabel.

Melalui policy brief ini, tujuh BEM Fakultas menyampaikan sejumlah rekomendasi strategis, salah satunya berupa klaterisasi aspirasi mahasiswa berbasis fakultas, sebagai upaya memastikan bahwa keragaman kebutuhan, tantangan, dan persoalan mahasiswa USK dapat dipetakan secara komprehensif dan disampaikan secara sistematis kepada pemangku kebijakan universitas.

Inisiatif ini ditegaskan sebagai bentuk tanggung jawab moral BEM Fakultas dalam menjaga marwah demokrasi kampus, memperkuat representasi mahasiswa, serta memastikan bahwa suara mahasiswa tidak tereduksi dalam proses politik dan tata kelola Universitas Syiah Kuala.

Berita Terkait

Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur
Partai Gelora Aceh Desak Percepatan Serapan Anggaran Penanggulangan Bencana demi Pemulihan Masyarakat Pascabencana
Suryadi Djamil Sebut Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Sarat Muatan Politik Berkedok Advokasi
Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih
Wakil Ketua DPRA Ali Basrah: Soal Anggaran JKA Tak Bisa Tergesa, APBA Perubahan Harus Ikuti PP 12/2019
Pengacara Tempuh Jalur Hukum, Kasus Medsos Hebohkan Aceh
PEMA UNADA MENGGELAR KEGIATAN FGD
Kak Iin Tegaskan Tak Pernah Rilis soal Bank Aceh, Dukung Kepemimpinan Fadhil Ilyas dan Kinerja Semakin Positif

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 02:41 WIB

Ketua DPW IWO Indonesia Aceh Tegaskan Tidak Ada Dualisme Kepengurusan DPD Aceh Timur

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:57 WIB

Suryadi Djamil Sebut Film Dokumenter ‘Pesta Babi’ Sarat Muatan Politik Berkedok Advokasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 19:21 WIB

Penuh Haru! Safrizal ZA Jenguk Abu Doto di RSUDZA, Doakan dr. Zaini Abdullah Segera Pulih

Jumat, 22 Mei 2026 - 12:39 WIB

Wakil Ketua DPRA Ali Basrah: Soal Anggaran JKA Tak Bisa Tergesa, APBA Perubahan Harus Ikuti PP 12/2019

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:31 WIB

Pengacara Tempuh Jalur Hukum, Kasus Medsos Hebohkan Aceh

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:07 WIB

PEMA UNADA MENGGELAR KEGIATAN FGD

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:22 WIB

Kak Iin Tegaskan Tak Pernah Rilis soal Bank Aceh, Dukung Kepemimpinan Fadhil Ilyas dan Kinerja Semakin Positif

Kamis, 21 Mei 2026 - 15:50 WIB

SMK-PP Negeri Saree Juara I LKS Aceh 2026, Siap Wakili Aceh ke Tingkat Nasional

Berita Terbaru