slot preparation.lsrs.lu

Menelusuri Arus Ketambe, Jantung Kehidupan di Balik Rimba Leuser

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 20 September 2026 - 05:00 WIB

50202 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH  TENGGARA, 20 September 2026 – Di kedalaman bentang alam Gunung Leuser, Aceh, mengalir sebuah urat nadi ekosistem yang menjadi benteng terakhir bagi keanekaragaman hayati Sumatera. Sungai Ketambe, yang menyatu dengan aliran Sungai Alas, bukan sekadar aliran air, melainkan laboratorium alam raksasa yang menyimpan misteri kehidupan dari hulu di pegunungan hingga muaranya di pesisir Singkil.

Kawasan ini menjadi salah satu dari sedikit tempat di dunia yang masih menampung empat spesies satwa besar kunci secara bersamaan, yakni harimau sumatera, gajah sumatera, badak sumatera, dan orang utan sumatera. Di bagian hulu yang didominasi tebing cadas dan vegetasi rapat, sungai mengalir deras membentuk jeram yang menantang. Hutan di kawasan ini berfungsi sebagai benteng perlindungan bagi predator puncak seperti harimau sumatera yang memanfaatkan tutupan semak dan pepohonan sebagai ruang pergerakan yang nyaris tak terlihat.

Memasuki wilayah tengah, karakter sungai perlahan berubah seiring dengan melandainya topografi lembah. Di sinilah ekosistem air dan daratan berpadu membentuk ceruk kehidupan yang kompleks. Penelitian menunjukkan kawasan ini menjadi habitat bagi tidak kurang dari 20 spesies ikan, di mana kelompok Siprini menjadi populasi dominan. Keberadaan satwa primata seperti kedih, surili, dan orang utan, serta mamalia besar seperti gajah sumatera yang kerap terlihat melintasi tepian sungai saat bermigrasi, menjadi bukti betapa vitalnya konektivitas ekosistem di sepanjang aliran ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya kaya akan fauna, wilayah ini juga merupakan rumah bagi lebih dari 4.000 spesies flora, termasuk vegetasi langka seperti raflesia dan kantung semar. Fungsi ekologis sungai ini meluas hingga ke wilayah hilir, di mana aliran air membawa nutrisi penting yang menopang kehidupan di kawasan dataran rendah. Di bagian hilir yang lebih tenang, sungai menjadi tempat bernaung bagi predator perairan seperti buaya dan berbagai jenis satwa amfibi lainnya.

Secara keseluruhan, sistem Sungai Alas-Ketambe merupakan jalur ekologis yang tak terputus. Kelestarian sungai ini sangat bergantung pada integritas hutan Leuser yang berdiri di sekelilingnya. Selama tutupan hutan tetap terjaga, air akan terus mengalir sebagai pembawa kehidupan, menjaga keseimbangan rantai makanan dari pegunungan hingga muara, sekaligus mempertahankan warisan alam Indonesia yang tak ternilai bagi dunia. (*)

Berita Terkait

Musda I APPSI Aceh Tengah Resmi Bentuk Kepengurusan Periode 2026–2031
Mahasiswa HMI Desak DPRK Aceh Tengah Tuntaskan Lima Isu Strategis Daerah
Tani Merdeka Aceh, APPSI, dan SPPG Sepakat Jalin Kerja Sama untuk Serap Hasil Pertanian Lokal
Hujan Deras Jadi Berkah, Mas Dar Terobos Hujan Resmikan 980 Dapur Gizi, Menyapa Pekerja & Bagikan Doorprize Anak”
Warga Rusip Antara Aceh Tengah Meninggal Dunia Diduga Terinjak Gajah, Ambulans Terhalang Longsor
Endatoe Foundation Gelar Webinar “Career Abroad”: Buka Jalan Pemuda-Pemudi Aceh Menjadi Tenaga Medis di Jerman
Nahkoda Baru APPSI Aceh Tengah 2025-2030 Siap Dilantik, Ali Munawardiko Jabat Ketua
Alat Berat Kemendagri Kabur Sebelum Kontrak Usai, Warga Aceh Tengah Jadi Korban Janji Penanganan Bencana

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 13:15 WIB

KSO CV RNK Pucuk Rantau Dibatalkan, Tapi Masih Panen Sawit, Ojahan Sinurat Desak PT. Agrinas dan Pihak Kepolisian Tidak Tegas KSO CV. RNK

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:55 WIB

Aktivis Apresiasi Polda Aceh atas Penindakan Penimbunan BBM, Dampak Positif Mulai Dirasakan Masyarakat

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:14 WIB

Progres Pembangunan Lima Unit RTLH Program TMMD ke-130 di Kodim 0113/Gayo Lues Capai 27 Persen

Selasa, 20 Oktober 2026 - 11:20 WIB

Satgas TMMD ke-130 Pasang Gorong-gorong pada Pembukaan Jalan Menuju Huntara

Senin, 19 Oktober 2026 - 00:38 WIB

Prof. Dr. Sutan Nasomal Dukung Empat Pemred di Riau Tempuh Langkah Hukum Balik atas Laporan Juari, Desak Dugaan Pelanggaran UU ASN dan UU Perkawinan Diusut!

Jumat, 16 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Sinergi Panitia, Pemerintah dan Aparat Keamanan Jadi Kunci Sukses Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi II

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:38 WIB

PETI Kerinci Masuk Fase Mengkhawatirkan, TNKS Terancam dan Negara Ditantang Bertindak Tegas

Selasa, 13 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Manfaatkan PTSL untuk Urus Sertipikat, Masyarakat: Proses Dipermudah*

Berita Terbaru

GAYO LUES

Satgas TMMD ke-130 Lanjut Membuat Gorong-gorong ke Empat

Sabtu, 7 Nov 2026 - 14:09 WIB