Mahasiswi UIA Raih Penghargaan Sebagai Penulis di Tingkat Nasional

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 18 Juli 2025 - 03:56 WIB

50608 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen – Satu lagi prestasi membanggakan ditorehkan oleh mahasiswa Universitas Islam Aceh (UIA). Syarifah Ratu Siti Khalillah, mahasiswi semester 8 Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI), berhasil terpilih sebagai salah satu penulis nasional dalam ajang lomba menulis yang diselenggarakan oleh Detak Pustaka dan Halo Penulis.

Lomba menulis bertema “Tentang Kita dan Jumpa Pertama” yang digelar pada 28 Mei hingga 7 Juni 2025 itu, merupakan bagian dari Batch 10 Volume 2 dan diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai daerah. Dalam kompetisi tersebut, Ratu menulis cerita pendek bergenre fiksi yang menggambarkan pertemuan-pertemuan emosional dan reflektif yang dekat dengan keseharian. Dengan kekuatan bahasa yang khas dan menyentuh, karyanya dinilai unggul oleh dewan juri.

“Ini merupakan pertama kalinya saya mengikuti lomba menulis secara nasional. Alhamdulillah, meski baru pertama, saya merasa ini bagian dari jalan yang Allah beri untuk menegaskan bahwa saya harus terus menulis,” ungkap Ratu saat diwawancarai, Rabu, 16 Juli 2025.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain menulis cerpen dalam antologi, Ratu juga sedang menyelesaikan buku solo pertamanya yang berisi puisi dan kutipan reflektif. Naskah tersebut kini sedang dalam tahap pengajuan ke penerbit. Semangat literasi yang ditunjukkannya menjadi bagian dari upaya Fakultas Tarbiyah UIA dalam mendorong mahasiswanya untuk unggul tak hanya dalam bidang akademik, tetapi juga dalam dunia literasi dan kreativitas di tingkat nasional.

Dikenal aktif di berbagai bidang, Ratu adalah pendiri Komunitas Alhuriyah Muslimah, sebuah ruang aman dan kolaboratif bagi para muslimah untuk saling bertumbuh dan menguatkan. Ia juga aktif menulis puisi dan refleksi pendek yang ia bagikan melalui akun Instagram @habibahquotes_78 yang kini telah memiliki lebih dari 47 ribu pengikut. Karya-karyanya bernuansa religius, kontemplatif, dan membumi, dan telah menyentuh banyak pembaca, khususnya dari kalangan remaja dan komunitas Muslimah.

Kesibukan Ratu sebagai mahasiswi, pengajar ngaji, dan aktivis tidak menghalanginya untuk terus menulis dan menyebarkan manfaat. Dalam komunitas yang ia dirikan, ia juga berperan sebagai pengelola, fasilitator, hingga pengisi materi. Kegiatan komunitas ini mencakup kelas kepenulisan, kajian fiqih wanita, diskusi bertema pengembangan diri, hingga isu kesehatan mental dalam perspektif Islam.

“Saya ingin perempuan muslimah tidak merasa sendirian dalam perjalanan mereka. Komunitas ini hadir agar setiap perempuan merasa punya tempat untuk bertanya, berkembang, dan disayangi dalam lingkaran yang sehat dan Islami,” tuturnya.

Prestasi Ratu menjadi bukti bahwa mahasiswa mampu menciptakan ruang perubahan bahkan dari hal-hal kecil seperti tulisan dan komunitas. Ia berharap pencapaiannya ini menjadi awal dari jalan panjang dalam dunia literasi dan dakwah kreatif. Ia juga bercita-cita agar komunitas yang ia rintis bisa menjangkau lebih banyak daerah, khususnya di Aceh.

“Saya ingin menjadi pendidik yang bukan hanya mengajar di kelas, tapi juga menghidupkan cahaya dalam hati. Dan menulis adalah salah satu cara saya menyampaikan cahaya itu,” ujarnya.

Dekan Fakultas Tarbiyah UIA, Anwar Ebtadi, MA, menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswinya tersebut. Menurutnya, kiprah Ratu menjadi contoh nyata bahwa mahasiswa PAI bisa menjadi agen perubahan melalui karya tulis dan pengabdian di masyarakat.

“Kami percaya, dari ruang-ruang kecil seperti tulisan, diskusi, dan komunitas akan lahir perubahan besar bagi umat dan bangsa,” ujarnya.

UIA terus berkomitmen untuk menciptakan lingkungan belajar yang memanusiakan, mendidik, dan memandirikan. Melalui mahasiswa seperti Ratu, semangat tersebut menemukan bentuk nyatanya. (*)

Berita Terkait

Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Baru UNIKI Jadi Generasi Profesional dan Mitra Strategis untuk Aceh Maju
Sistem Buka Tutup Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang Segera Berakhir
Kuliah perdana UNIKI Bireuen dimulai 2 September 2026,
Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Universitas Almuslim Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas
Bea Cukai Lhokseumawe Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Siswa SMA Negeri 1 Bireuen
Kapolres Bireuen Hadiri Haul ke-2 Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab di Jeunieb
Polres Bireuen Tunjukkan Kepedulian Sosial, Warga Kota Juang Terima Paket Sembako dalam Jum’at Berkah
Bea Cukai Lhokseumawe Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Siswa SMA Negeri 1 Bireuen

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:23 WIB

Warga Desak: Mualem Istirahat Total! Urusan Pemerintahan Ditipkan Sementara

Selasa, 1 September 2026 - 18:12 WIB

Polda Aceh Beri Penghargaan kepada Polwan Polres Aceh Tenggara, Dedikasi Iptu Yesi Mendapat Apresiasi

Selasa, 1 September 2026 - 17:44 WIB

Lebih dari 8.500 Hektare Hutan Aceh Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal

Selasa, 1 September 2026 - 16:08 WIB

Keluarga Pasien di RS Harapan Bunda Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Uang dan Ponsel Hilang

Selasa, 1 September 2026 - 15:49 WIB

Tingkatkan Kompetensi, Kanwil Bea Cukai Aceh Gelar PKP Bertema Security Awareness

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Sikula Legislatif Bergema dengan Pukulan Rapai Geleng, Cetak Kader Muda Pengawal Kebijakan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:23 WIB

DPR Aceh Nurchalis Dorong Sikula Legislatif Perkuat Sistem Legislasi di Kampus untuk Aceh-Indonesia

Berita Terbaru