Langkah Kongkrit Yang Tepat dan Serius dalam Percepatan Penurunan Stanting di Kota Subulussalam

Imran Cibro

- Redaksi

Kamis, 12 September 2024 - 08:22 WIB

50485 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Subulussalam | Tahapan pencegahan percepatan penurunan stunting di seluruh Kecamatan dan Kampong (desa) di wilayah Kota SubulussalamTahun 2024, melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan KELUARGA Berencana (DP3AKB) secara berlanjut terus menjalankan program tersebut

Bd.Nuraini BM,S.Keb /Kabid.Dalduk dan KB (DP3AKB) dengan Rudianto Angkat,SE
Kabid KKM (DPMK) beserta beberapa utusan yang mewakili dari dinas terkait menjadi pemateri dalam program percepatan penurunan stanting tersebut

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bd.Nuraini Boang Manalu (Kabid.Dalduk dan KB) dalam sambutannya mengatakan rakor hari ini adalah upaya serta langkah-langkah yang konkrit dan keseriusan kita untuk menyelesaikan stunting, dalam akselerasi pencapaian target penurunan stunting dan bentuk komitmen yang kuat untuk memastikan pendampingan
baik pendataan, monitoring, dan evaluasi.

“Permasalahan stunting masih menjadi hal global dan nasional yang harus diselesaikan oleh Pemerintah Daerah karena stunting dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan otak. Untuk itu perlunya kolaborasi, sinergi, dan kerja keras dalam melakukan percepatan penurunan stunting dalam mewujudkan target prevelensi stunting nasional maupun daerah,” jelas Nuraini Boang Manalu

Dalam acara tersebut, Bd.Nuraini Boang Manalu (Kabid.Dalduk dan KB) juga menyampaikan dan menekankan, agar Peran serta Tim Percepatan Penurunan Stanting (TPPS) Kecamatan dan Desa dalam melanjutkan tahapan program penurunan Stanting di seluruh wilayah kota Subulussalam harus mencapai target sentuhan hingga ke seluruh pelosok desa dengan strategi langkah kongkrit dan serius

“Saya berharap dan juga menekankan agar seluruh TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stanting) baik yang di poskan di kecamatan juga yang di desa agar lebih serius dan benar-benar secara aktif untuk meneruskan langkah kongkrit dalam penurunan angka Stanting ini hingga menyentuh masyarakat yang tinggal di pelosok desa sekali pun itu aksesnya sulit di jangkau, “tegas Nuraini Boang Manalu

Masih dengan Nuraini Boang Manalu, “saya berharap agar komunikasi para bidan desa, ibu pkk dan kader KB yang tergabung dalam Tim Pendamping Keluarga (TPK) terus dijalin secara ontime dan saling koordinasi dalam pencapaian penurunan Stanting ini, hingga kita bisa segera dengan cepat mengetahui ketika masih adanya anak Stanting atau giji buruk, “ujar Nuraini Boang Manalu

Adapun tujuan rapat Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) yaitu mendeklarasikan komitmen Pemerintah Daerah dan menyepakati rencana kegiatan intervensi penurunan stunting, membangun komitmen bersama dalam kegiatan penurunan stunting secara terintegrasi di Kota Subulussalam dan mengevaluasi kegiatan yang sudah dilaksanakan.

Pemerintah telah mencanangkan gerakan intervensi serentak pencegahan stunting. Salah satu upaya pencegahan stunting adalah meningkatkan cakupan layanan yang diterima harus sesuai sasaran. Posyandu sebagai lembaga kemasyarakatan desa menjadi pusat layanan dasar terutama dalam pemantauan tumbuh kembang bayi, balita, dan pemeriksaan ibu hamil.

Dan upaya penanganan stunting dengan cara pendampingan keluarga sasaran berisiko stunting (catin, bumil, baduta, balita) oleh tim pendamping keluarga telah di lakukan secara bertahap

Kegiatan program Stanting yang di prakarsai oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Dan KELUARGA Berencana (DP3KAB) Kota Subulussalam, melalui pelaksanaan mini lokarya tingkat Kecamatan dalam percepatan penurunan stunting di setiap Kecamatan,telah di laksanakan hingga pendampingan balita bermasalah gizi dan balita kurus serta ibu hamil pada 1000 hari pertama kehidupan, dan pelayanan kolaboratif dengan memberikan pelayanan serius

Masih dalam acara tersebut, Bd.Nuraini Boang Manalu (Kabid.Dalduk dan KB) kembali menyampaikan, “Adanya gerakan cegah stunting dalam upaya intervensi penurunan stunting. Maka dari itu terbentuknya TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stunting) Kota Subulussalam dalam menggerakkan, mensinergikan seluruh stakeholder dengan kegiatan nyata melalui komitmen bersama dalam melakukan pendampingan, konseling dan pemeriksaan kesehatan pra nikah sebagai upaya pencegahan stunting , “ucap Nuraini Boang Manalu

Ditambahkannya, penurunan stunting tidak bisa terjadi secara cepat, jadi diperlukan keseriusan dan kerja keras antara lintas program dan lintas sektor, “tandas Nuraini Boang Manalu

Dalam kesempatan itu, Rudianto Angkat,SE
Kabid KKM (DPMK) Menyampaikan, soal penanganan stunting ini, bahwa di kurun waktu tahun berlalu hingga tahun ini, sudah dilakukan langkah konkrit yaitu pemberian makanan tambahan (PMT) pangan local pada ibu hamil, monitoring dan evaluasi perkembangan pengukuran sasaran audit kasus stunting perbulannya, pemberian tablet tambah darah (TTD), pemantauan pertumbuhan dan perkembangan balita di Posyandu dan PAUD, dan pemberian imunisasi dasar lengkap dan vitamin A pada bayi dan balita di Posyandu dan PAUD masing-masing Kampong (Desa) yang ada di wilayah kota Subulussalam

“Kita dari DPMK telah bekerja sama dengan DP3AKB beserta jajaran lainnya dan TPPS dari tahun yang lalu hingga tahun yang saat ini masih konsisten melanjutkan program pencegahan stanting, “jelas Rudianto Angkat

Dikatakannya, “dalam Penanganan kasus stunting harus dilakukan sejak dini, dari kondisi saat ibu hamil tetap memperhatikan asupan gizi. Kita tidak boleh sepele dan meremehkan kasus stunting ini, jika dilakukan kerjasama yang baik dengan stakeholder terkait angka stunting di Kota Subulussalam tentunya bisa turun, “tandas Rudianto AngkatAngkat

Ianya juga menegaskan agar masing-masing kepala kampong (geuchik) kooperatif dan aktif dalam melakukan kerja sama untuk melakukan koordinasi yang baik dan aktif dengan TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stanting), jeli dan tanggap terhadap masyarakat atau anak yang Stanting, agar segera dilakukan pencegahan Stanting juga persoalan anggaran jikalau memang ada kekurangan dari anggaran yang telah di siapkan agar bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kota (DPMK)

“Kami sampaikan agar para kepala kampong (geuchik) setempat aktif dalam komunikasi dengan TPPS, serta jeli dan tanggap dalam hal penurunan Stanting terhadap masyarakat dan anak yang Stanting, dan jikalau nantinya ada kendala soal kekurangan anggaran dari anggaran yang telah dianggarkan sebelumnya, dalam hal ini kita kerja sama dalam upaya untuk percepatan penurunan Stanting, “tutup Rudianto Angkat

Acara tersebut berjalan dengan baik hingga selesai, di acara tersebut tampak hadir
Syahrial Munte (Mewakili Camat Penanggalan)
Fauzi Bisriansyah,S.Sos (Kabid Perencanaan pembangunan Sosial dan keistimewaan Aceh) serta perwakilan utusan dinas terkait dengan para tim terkait yang tergabung dalam TPPS (Tim Percepatan Penurunan Stanting) di wilayah kota Subulussalam dan dua (2) kepala kampong (geuchik) , kepala kampong (geuchik) Desa Motong dan kepala kampong (geuchik) Desa Jontor.

Acara berakhir di tutup dengan sesi foto bersama sebagai dokumentasi pada kegiatan itu.[•]

Berita Terkait

IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang
Polemik Lahan Singgersing: Warga Minta Musyawarah, Jangan Sampai Konflik Meledak di Tengah Masyarakat
Kampanye Akbar Sudomo Cibro Nomor Urut 1 Dibanjiri Masyarakat Desa Lae Mbersih, Serukan Pilkades Damai dan Bersatu
Kapolres Subulussalam AKBP Muhammad Yusuf, S.I.K. Bangun Sinergi dengan Wartawan Lewat Ngopi Bersama
Banding JPU dan Tanda Tanya Perkara Pupuk Subsidi: Mengapa Hanya Logan Solin yang Jadi Tersangka?
Brimob Aceh Laksanakan Quick Respon Pemadaman Kebakaran Di Kota Subulussalam
Ketua DPRK: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kepedulian dan Kebersamaan
Haji Affan Alfian Bintang SE dan Hj. Mariani Harahap, Sosok Dermawan dan Rendah Hati di Tengah Semarak HUT RI ke-81

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 18:26 WIB

Bukan Sekadar Teori, STIAPEN Dorong Mahasiswa Administrasi Bisnis Kuasai Kompetensi Dunia Kerja

Rabu, 2 September 2026 - 15:47 WIB

Nagan Raya Siaga Karhutla, Bupati TRK Tekankan Pencegahan dan Gotong Royong

Selasa, 1 September 2026 - 21:04 WIB

Sekjen ATR/BPN Imbau Jajaran Satukan Visi Dukung Transformasi Layanan

Selasa, 1 September 2026 - 20:55 WIB

Dokumen Pembentukan BUMD Nagan Raya, Siap Diajukan ke Kemendagri

Selasa, 1 September 2026 - 18:24 WIB

Sudah Beli Tanah ,Tetapi Nama Di Serifikat Nama Penjual, Silahkan Segera Ganti Nama

Selasa, 1 September 2026 - 18:15 WIB

Jalankan Program Kerja Prioritas Nasional 2027, Kementerian ATR/BPN Fokuskan Anggaran untuk Ketahanan Pangan hingga Sertipikasi Tanah MBR

Senin, 31 Agustus 2026 - 17:29 WIB

Maulid Nabi Muhammad SAW di Uteun Pulo Meriah, Ratusan Idang Meulapeh Disiapkan

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:10 WIB

Dekat dengan Masyarakat, Batalyon C Pelopor Dukung Persiapan Jamaah Menuju Tanah Suci

Berita Terbaru