Kondisi Ulyami Pemuda Idiot Sangat Memprihatinkan, Sejak Abangnya di Tangkap Gegara Narkoba

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 28 Januari 2024 - 03:58 WIB

50608 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bireuen-Ulyami (30) Pemuda Dusun Tgk Itam Gampong Meurah Kecamatan Samalanga, sejak kecil menderita penyakit Sindrom savant (Idiot) dan kini kondisinya sangat memprihatikan.

Video Ulyami sempat beredar viral di media sosial FB dan tiktok, yang menuliskan Cavion nya, “membutuhkan perhatian dari semua pihak” sehingga menggugah hati awak media ini, untuk melakukan penulusuran kelokasi kediaman Ulyami di Gampong Meurah, Kecamatan Samalanga, kabupaten Bireuen.

“Erni (45) Kakak kandung Ulyami yang di temui awak media di Gampong Leupe kecamatan yang sama, mengatakan Ulyami menderita penyakit (idiot) atau Sindrom savant sejak ia dilahirkan, dan Ulyami saat ini pemuda yatim piatu, kedua orang tuanya telah meninggal dunia, biasanya Ulyami tinggal bersama Abang kandungnya di rumah, yang merupakan adik kandung saya juga.”Terang Erni

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Baru-baru ini Abang kandung yang bisanya merawat dan menjaga Ulyami, Muhammad Adli yang tersandung kasus narkoba dan di tangkap polisi polres Bireuen, sehingga Ulyami sempat tinggal sendirian di rumah, berhubungan kondisi Ulyami yang segala sesuatu aktivitasnya harus di tuntun.

Jadi setelah abangnya di tangkap, kondisi Ulyami sangat memprihatikan dan ia terlihat sangat terpukul, dan kondisi penyakit yang di derita Ulyami pun semakin kambuh, biasanya Ulyami sudah bisa jalan sedikit demi sedikit, tapi sekarang ia hanya bisa terbaring lemah di tempat tidur.” Jelasnya

Ulyami, Selain menderita penyakit idiot, ia juga menderita penyakit supak “bercak putih pada kulitnya”, kondisi tersebut “Erni sangat berharap kepada semua pihak terutama pihak pemerintah daerah dan pihak penegak hukum di kabupaten Bireuen, untuk membantu adiknya Muhammad Adli yang tersandung kasus narkoba, dan ditangkap polisi polres Bireuen baru-baru ini.

Dan Ia berharap, agar pihak penegak hukum, dapat mempertimbangkan kondisi tersebut,
Mengingat, Muhammad Adli adalah warga yang tergolong miskin, dan menjadi tulang punggung bagi Ulyami dan keluarga selama ini, da Muhammad Adli tersandung kasus narkoba tersebut, Menurut Erni ia tidak bianya, melakukan serta berkecimpung dalam persoalan Narkoba.

Entah bagaiman, baru-baru ini Muhammad Adli di ketahui telah tersandung dalam kasus narkoba, Hal ini Bisa jadi akibat faktor lingkungan dan penyebab ekonominya yang menyeret Muhammad Adli, Hingga terjerumus ke barang haram itu.

Kami sekeluarga memohon kepada pemerintah untuk bisa membantu Muhammad Adli, supaya pihak penegak hukum dapat menghukum Muhammad Adli, dengan hukuman seringan-ringannya..”Harap Erni dan keluarga

“Sementara itu, Keuchik Gampong Meurah kecamatan Samalanga, kabupaten Bireuen, ASY’ARI Sangat di minta tanggapan oleh awak media, Mengatakan berkaitan dengan Warganya Muhammad Adli yang ditangkap Tim Narkoba Polres Bireuen beberapa Waktu lalu.

Ketika ia ketahui, dirinya juga sempat tidak percaya Muhammad Adli Berkecimpung dengan Narkoba, Karena yang saya tau beliau selama ini Warga baik-baik dan berjualan dengan istrinya di pinggir Sungai Bate Ileuk, Saya mampir tidak percaya Muhammad Adli ditangkap.”Terang Keuchik

Tambahnya, Berhubung pihak kepolisian polres Bireuen, waktu itu nunjukkan barang bukti dan Surat tugas penangkapan Muhammad Adli, sehingga sayapun tidak bisa berbuat banyak.

Dan Keuchik Gampong Meurah juga menyampaikan, hal senada dengan Erni, kalau bisa kami juga memohon agar Muhammad Adli, di hukum dengan hukuman seringan-ringannya, karena yang bersangkutan bukan mafia atau pedagang Narkoba kelas kakap.

Yang kami tau Muhammad Adli, adalah Warga baik-baik dan berjualan mencari sesuap Nasi dipinggir sungai bate Ileuk saban hari.”Jelas Keuchik Asy’ari

(Editor: T.M.Raja)

Berita Terkait

Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Baru UNIKI Jadi Generasi Profesional dan Mitra Strategis untuk Aceh Maju
Sistem Buka Tutup Jembatan Krueng Tingkeum Kutablang Segera Berakhir
Kuliah perdana UNIKI Bireuen dimulai 2 September 2026,
Kapolres Bireuen Ajak Mahasiswa Universitas Almuslim Jadi Mitra Polri Jaga Kamtibmas
Bea Cukai Lhokseumawe Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Siswa SMA Negeri 1 Bireuen
Kapolres Bireuen Hadiri Haul ke-2 Tgk. H. Muhammad Yusuf A. Wahab di Jeunieb
Polres Bireuen Tunjukkan Kepedulian Sosial, Warga Kota Juang Terima Paket Sembako dalam Jum’at Berkah
Bea Cukai Lhokseumawe Kenalkan Peran Kepabeanan dan Cukai kepada Siswa SMA Negeri 1 Bireuen

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 12:19 WIB

Warga: Mualem Fokus Sembuh Dulu, Urusan Pemerintahan Didelegasikan Sementara

Selasa, 1 September 2026 - 18:12 WIB

Polda Aceh Beri Penghargaan kepada Polwan Polres Aceh Tenggara, Dedikasi Iptu Yesi Mendapat Apresiasi

Selasa, 1 September 2026 - 17:44 WIB

Lebih dari 8.500 Hektare Hutan Aceh Rusak Akibat Tambang Emas Ilegal

Selasa, 1 September 2026 - 16:08 WIB

Keluarga Pasien di RS Harapan Bunda Jadi Korban Pencurian, Tas Berisi Uang dan Ponsel Hilang

Selasa, 1 September 2026 - 15:49 WIB

Tingkatkan Kompetensi, Kanwil Bea Cukai Aceh Gelar PKP Bertema Security Awareness

Minggu, 30 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Agustus 2026 Azanuddin Kurnia Terima Dua Penghargaan Bergengsi

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:25 WIB

Sikula Legislatif Bergema dengan Pukulan Rapai Geleng, Cetak Kader Muda Pengawal Kebijakan Publik

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 16:23 WIB

DPR Aceh Nurchalis Dorong Sikula Legislatif Perkuat Sistem Legislasi di Kampus untuk Aceh-Indonesia

Berita Terbaru