Kepala Dinas PUPR Gayo Lues Tegaskan Penanganan Darurat Infrastruktur Pascabencana Terus Dipercepat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:21 WIB

50180 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GAYO LUES | Bencana banjir bandang yang melanda Kabupaten Gayo Lues beberapa hari lalu meninggalkan kerusakan parah pada berbagai fasilitas infrastruktur, termasuk jalan, jembatan, irigasi, serta bangunan pengaman tebing sungai. Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Gayo Lues mencatat skala kerusakan yang terjadi melampaui perkiraan awal dan membutuhkan penanganan darurat secara bertahap, terutama di titik-titik prioritas yang menyangkut akses vital masyarakat.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gayo Lues, Chairuddin, Pada Minggu 4 Januari 2026 menyampaikan bahwa hingga saat ini pihaknya telah melakukan pendataan kerusakan yang mencakup 55 ruas jalan yang terdampak, baik ringan maupun berat. Selain itu, terdapat 105 jembatan juga mengalami kerusakan dengan tingkat yang bervariasi. Rinciannya antara lain 13 unit jembatan rangka baja, 21 unit jembatan komposit, 3 jembatan, 10 unit jembatan, serta 50 unit jembatan gantung yang juga terkena dampak langsung dari bencana.

Tidak hanya jalan dan jembatan, sistem irigasi di berbagai wilayah kecamatan juga mengalami kerusakan masif. Dinas PUPR mencatat sebanyak 60 titik irigasi mengalami gangguan fungsi, sementara pada sektor pengelolaan sungai, ada 58 titik bangunan pengaman tebing yang hanyut terbawa derasnya arus air saat bencana terjadi. Bangunan-bangunan ini selama ini berfungsi melindungi permukiman dan infrastruktur jalan di sekitar bantaran sungai, dan hilangnya fungsi perlindungan itu memperbesar potensi bencana susulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Chairuddin menjelaskan bahwa sejak bencana terjadi, pihaknya langsung memfokuskan penanganan darurat pada jalur utama logistik yang menghubungkan Kota Cane ke Kabupaten Gayo Lues, khususnya ruas yang mengarah ke Blangkejeren. Jalur ini merupakan akses strategis yang menjadi nadi kehidupan ekonomi serta distribusi bantuan kemanusiaan. Ia menyebut bahwa beberapa hari lalu, jalur tersebut sudah bisa kembali dilalui, meski hanya oleh kendaraan bertonase tertentu.

Namun kondisi itu tidak berlangsung lama. Pada 1 Januari 2026, hujan deras kembali mengguyur wilayah Gayo Lues dan memicu terjadinya longsor susulan di sejumlah titik. Akibatnya, akses dari Blangkejeren ke Kota Cane kembali tertutup hingga saat ini. Pihak PUPR Kabupaten memperkirakan jalur tersebut kemungkinan baru bisa kembali normal dalam tiga hari ke depan, tergantung pada situasi cuaca dan kemampuan pengerahan alat berat di lapangan.

Kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat ke Gayo Lues turut membawa perkembangan penting dalam penanganan bencana. Chairuddin mengatakan, dalam kunjungan tersebut, Menteri langsung menunjuk PT Hutama Karya sebagai pelaksana lapangan untuk penanganan darurat, baik untuk ruas jalan nasional maupun wilayah-wilayah yang berada di sepanjang aliran sungai. Penanganan bersifat cepat dan strategis, agar meskipun masih dalam status darurat, infrastruktur yang disiapkan dapat bertahan jika terjadi hujan susulan dalam waktu dekat.

Dari sisi pemerintah daerah, Dinas PUPR Kabupaten juga telah sejak awal menjalankan upaya normalisasi di sejumlah daerah aliran sungai. Normalisasi dilakukan sebagai langkah cepat untuk mencegah perluasan dampak kerusakan, terutama di wilayah permukiman dan fasilitas umum vital. Namun, Chairuddin menyatakan bahwa penanganan lebih lanjut ke depan akan dilimpahkan kepada pihak kementerian dan pelaksana proyek nasional, yang memiliki sumber daya dan kapasitas yang lebih memadai.

Ia menyebut telah melakukan koordinasi langsung dengan pihak Balai Wilayah Sungai. Dalam waktu dekat, alat-alat berat dari kementerian akan mulai dimobilisasi ke Gayo Lues untuk mempercepat penanganan. Lokasi-lokasi prioritas telah diidentifikasi, dan alat berat akan langsung difokuskan ke titik yang paling mendesak untuk distabilkan. Dari hasil pengecekan lapangan, salah satu titik yang dianggap sangat mendesak adalah wilayah Sungai Air Bubu.

Titik ini menjadi perhatian karena adanya jembatan yang menghubungkan ibu kota kabupaten dengan Markas Batalyon serta Rumah Sakit Umum Daerah. Putusnya jembatan ini tidak hanya mengganggu akses logistik, tetapi juga mengancam jalur evakuasi maupun distribusi bantuan kesehatan. Karena itu, penanganan pada titik ini akan dilakukan secepatnya agar akses masyarakat terhadap pelayanan dasar tidak sepenuhnya terputus.

Dinas PUPR Gayo Lues menyampaikan komitmennya untuk terus bekerja sama dengan semua pihak, baik instansi pusat maupun pelaksana teknis, guna mempercepat rehabilitasi infrastruktur dan memastikan keberlanjutan pembangunan pascabencana. Meskipun tantangan cuaca dan medan menjadi hambatan tersendiri, koordinasi yang solid dan komitmen penuh dari semua pihak diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi secara menyeluruh.(Abdiansyah)

Berita Terkait

Brimob Aceh, Hadir dalam Pengabdian, Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir Gayo Lues
Pemkab Gayo Lues Percepat Penyusunan R3P Pascabencana, Bupati Tegaskan Pentingnya Data Akurat
Irmawan Realisasikan Aspirasi Rakyat, Dua Unit Bus Sekolah Diserahkan untuk Pelajar Gayo Lues
Dukung Akses Pendidikan di Daerah Terpencil, Anggota DPR RI H.Irmawan Serahkan Bantuan Bus Sekolah dari Kemenhub untuk Pelajar Gayo Lues
Wakapolres Gayo Lues Pimpin Langsung Karya Bakti Bangun Bendungan Pengalihan Sungai di Desa Rigeb
Meninjau Jalan Rusak hingga Serahkan Perangkat Starlink, Sekda Aceh Kawal Langsung Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues
Fokus Penanganan Korban Bencana Sumatera Ditekankan, Dugaan Sabotase Diminta Tak Ganggu Pemulihan
Upaya Normalisasi Sungai Dimulai di Gayo Lues Pascabencana Banjir Bandang

Berita Terkait

Selasa, 6 Januari 2026 - 14:13 WIB

Brimob Aceh, Hadir dalam Pengabdian, Percepat Pemulihan Fasilitas Pendidikan Pasca Banjir Gayo Lues

Selasa, 6 Januari 2026 - 01:16 WIB

Irmawan Realisasikan Aspirasi Rakyat, Dua Unit Bus Sekolah Diserahkan untuk Pelajar Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 16:52 WIB

Dukung Akses Pendidikan di Daerah Terpencil, Anggota DPR RI H.Irmawan Serahkan Bantuan Bus Sekolah dari Kemenhub untuk Pelajar Gayo Lues

Senin, 5 Januari 2026 - 15:54 WIB

Wakapolres Gayo Lues Pimpin Langsung Karya Bakti Bangun Bendungan Pengalihan Sungai di Desa Rigeb

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:58 WIB

Meninjau Jalan Rusak hingga Serahkan Perangkat Starlink, Sekda Aceh Kawal Langsung Pemulihan Pascabencana di Gayo Lues

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:52 WIB

Fokus Penanganan Korban Bencana Sumatera Ditekankan, Dugaan Sabotase Diminta Tak Ganggu Pemulihan

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:37 WIB

Upaya Normalisasi Sungai Dimulai di Gayo Lues Pascabencana Banjir Bandang

Minggu, 4 Januari 2026 - 23:29 WIB

BNPB Siapkan Bantuan Rp3 Juta untuk Perabotan dan Rp5 Juta Biaya Hidup bagi Korban Banjir Gayo Lues

Berita Terbaru