Kepala BNN RI Terima Kunjungan UNODC, Perkuat Kolaborasi Strategis Pencegahan dan Rehabilitasi Narkoba

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 25 September 2025 - 22:39 WIB

50229 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA Kepala Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI), Dr. Drs. Marthinus Hukom, M.Si., menerima kunjungan kehormatan dari Mr. Erik Van Der Veen, Kepala Kantor dan Perwakilan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) untuk ASEAN, pada Kamis (25/9), di Gedung Tan Satrisna BNN, Cawang, Jakarta Timur.

Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh jajaran pejabat utama BNN serta perwakilan UNODC, yakni Mr. Narendra Narotama, Programme Officer for Drug Demand Reduction, dan Mr. Ade Aulia, Programme Coordinator untuk Program Pengurangan Permintaan Narkoba dan HIV.

Dalam sambutannya, Kepala BNN RI menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang telah terjalin erat antara BNN dan UNODC melalui berbagai program strategis yang dinilai berdampak signifikan terhadap penguatan upaya pencegahan dan rehabilitasi di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kolaborasi antara BNN dan UNODC telah menghasilkan berbagai inisiatif penting, mulai dari National Border Management Consultation Meeting, pelaksanaan pertemuan HONLAP 2023, hingga pengembangan program pencegahan berbasis bukti seperti Family United dan platform e-learning. Kami juga mengapresiasi upaya UNODC dalam mendukung pelaksanaan intervensi Treatnet Family yang berorientasi pada pendekatan keluarga,” ujar Dr. Suyudi.

Kepala BNN RI juga menyoroti pentingnya penyelenggaraan World Drug Report Briefing pada Juli 2025 lalu, yang dinilai memberikan kontribusi riil dalam mendukung pengambilan kebijakan berbasis data dan bukti ilmiah.

Senada dengan pernyataan tersebut, Mr. Erik Van Der Veen menyampaikan bahwa kerja sama antara UNODC dan BNN telah membuahkan hasil yang konkret, khususnya dalam memperluas akses edukasi melalui e-learning dan penguatan kapasitas layanan rehabilitasi.

“Platform e-learning yang dikembangkan bersama mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat, termasuk masyarakat di daerah terpencil. Hal ini menjadi penting dalam konteks populasi Indonesia yang besar dan tersebar. Selain itu, penerapan quality assurance yang berbasis pada standar internasional mendorong modernisasi layanan rehabilitasi di Indonesia,” jelas Erik Van Der Veen.

Dalam pertemuan tersebut, UNODC juga mendorong keberlanjutan kerja sama di bidang Border Management, yang selama ini telah terjalin baik dengan Deputi Bidang Hukum dan Kerja Sama BNN RI. Program-program tersebut dinilai sebagai contoh praktik baik (best practices) dari Indonesia yang berpotensi untuk dibagikan dalam forum internasional seperti Commission on Narcotic Drugs (CND) di Wina, Austria.

Kedua pihak sepakat bahwa kerja sama yang terjalin saat ini perlu terus diperkuat dengan pendekatan berbasis bukti, pertukaran pengalaman lapangan, serta penguatan kelembagaan. Sinergi ini diharapkan tak hanya berdampak dalam konteks nasional, tetapi juga turut berkontribusi terhadap stabilitas, keamanan, dan peningkatan kesehatan masyarakat di tingkat regional maupun global.

Kolaborasi strategis antara BNN dan UNODC menjadi bagian dari komitmen bersama dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba, serta mendorong pendekatan pencegahan dan rehabilitasi yang lebih inklusif dan berkelanjutan. (*)

Berita Terkait

Kejaksaan Agung Ungkap Modus Mark Up Pengadaan Motor Listrik dalam Kasus Korupsi Program MBG
Empat Anggota Bais TNI Dituntut 2,5 Tahun Penjara dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
PFI Peringatkan Ancaman Penyalahgunaan Yayasan dalam Dugaan Korupsi Program MBG
Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia
DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:05 WIB

Brimob Aceh dan Masyarakat Bersatu Wujudkan Lingkungan (ASRI) Di Gayo Lues

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:21 WIB

PT Hopson Diduga Beroperasi Ilegal Setiap Malam, Polda Aceh dan Mabes Polri Didesak Turun Tangan

Jumat, 5 Juni 2026 - 00:46 WIB

Ketika Regulasi Tak Lagi Bermakna di Hadapan PMA

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:45 WIB

Cuaca Pancaroba Sangat Panas, Kapolres Gayo Lues Imbau Warga Waspada Karhutla

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:24 WIB

Tim URC Satreskrim Polres Gayo Lues Berhasil Amankan Mobil L300 Hasil Curanmor di Aceh Tenggara

Rabu, 3 Juni 2026 - 17:07 WIB

KPH Wilayah VIII Perkuat Pengamanan Hasil Hutan dan Tata Niaga Getah Pinus

Rabu, 3 Juni 2026 - 01:39 WIB

Plang Larangan Cuma Pajangan: Negara Mandul, Produksi PT Hopson Jalan Terus di Gayo Lues

Senin, 1 Juni 2026 - 23:19 WIB

Negara Tak Berdaya, PT Hopson Aceh Industri Berani “Menampar” Hukum di Gayo Lues

Berita Terbaru