Kebakaran Rumah Dua Lantai di Aceh Besar, Satu Keluarga Selamat Tanpa Korban Jiwa

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 29 Mei 2025 - 01:37 WIB

50403 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aceh Besar, 28 Mei 2025 — Pada Rabu dini hari, 28 Mei 2025, sekitar pukul 04.31 WIB, sebuah rumah tinggal dua lantai milik Irwanto (47), warga Desa Gampong Garot, Lorong Tgk Munira, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, dilalap api. Kejadian ini menyebabkan rumah mengalami kerusakan berat dan membuat satu keluarga yang terdiri dari lima jiwa harus mengungsi, meskipun tidak ada korban jiwa.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Teuku Nara, membenarkan kejadian tersebut kepada wartawan. Ia mengatakan bahwa pihaknya segera mengerahkan tim pemadam kebakaran setelah menerima laporan.

“Benar, telah terjadi kebakaran rumah warga di Gampong Garot, Darul Imarah pada Rabu dini hari tadi, 28 Mei 2025. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun rumah mengalami kerusakan berat akibat dilalap api,” katanya, Rabu siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut informasi awal yang diterima Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BPBA, kebakaran pertama kali diketahui oleh pemilik rumah, Irwanto, yang secara tidak sengaja terbangun saat api mulai membesar di lantai dua rumahnya. Dalam kondisi panik, ia langsung membangunkan anggota keluarganya dan meminta mereka segera menyelamatkan diri ke luar rumah.

“Saya terbangun dan melihat ada cahaya api di lantai atas sekitar pukul 04.30 WIB, langsung saya bangunkan keluarga. Saya juga minta anak saya untuk menghubungi pemadam kebakaran,” kata Irwanto dengan suara parau, saat ditemui di lokasi kejadian pada Rabu pagi.

Kobaran api dengan cepat membesar dan menjalar ke seluruh bagian atas rumah, membuat barang-barang di dalam rumah nyaris tidak sempat diselamatkan. Warga sekitar yang menyaksikan kejadian tersebut berusaha membantu memadamkan api dengan alat seadanya sambil menunggu kedatangan petugas.

BPBD Aceh Besar kemudian mengerahkan tiga unit mobil pemadam kebakaran ke lokasi kejadian. “Satu unit dari pos Peukan Bada dan dua unit dari pos induk langsung kita turunkan ke lokasi,” ujar Teuku Nara. Ia juga menambahkan bahwa upaya pemadaman mendapat bantuan tiga unit armada tambahan dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banda Aceh.

“Total ada enam unit armada pemadam yang diterjunkan. Proses pemadaman berlangsung cukup intens dan api berhasil dipadamkan pada pukul 05.55 WIB,” tambahnya.

Meski api telah berhasil dikendalikan, kondisi rumah yang terbakar sangat memprihatinkan. Bagian atas rumah hampir rata dengan tanah, sementara lantai bawah juga mengalami kerusakan akibat panas dan air dari upaya pemadaman. Hampir seluruh barang milik keluarga tersebut ludes terbakar.

“Semuanya habis terbakar. Kami tidak sempat menyelamatkan apa-apa. Sekarang kami hanya bisa pasrah,” ujar Irwanto dengan mata sembab, menatap puing-puing rumahnya yang hangus.

Akibat kebakaran ini, Irwanto bersama istri dan tiga anaknya terpaksa mengungsi ke rumah kerabat terdekat. Beberapa warga juga tampak membantu menyediakan pakaian, makanan, dan kebutuhan pokok lainnya sebagai bentuk solidaritas.

Hingga saat ini, kepolisian dan petugas pemadam kebakaran masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran. Namun dugaan awal mengarah pada korsleting listrik di lantai atas rumah sebagai titik awal munculnya api.

“Tim masih bekerja mengumpulkan keterangan untuk memastikan titik awal kebakaran. Dugaan awal memang karena korsleting listrik,” sebut petugas damkar yang enggan disebutkan namanya.

BPBA menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait untuk menyalurkan bantuan darurat kepada korban kebakaran. “Kami akan upayakan agar keluarga korban bisa mendapat bantuan dasar secepat mungkin, terutama tempat tinggal sementara dan kebutuhan pokok,” ujar Teuku Nara.

Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran rumah tangga, khususnya yang disebabkan oleh hubungan arus pendek listrik. Menurutnya, pengecekan rutin instalasi listrik dan penggunaan alat elektronik sesuai standar keamanan sangat penting untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Peristiwa kebakaran ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga Irwanto yang kehilangan tempat tinggal dan seluruh harta benda. Namun, rasa syukur masih menyelimuti mereka karena berhasil menyelamatkan diri tanpa satu pun menjadi korban.

Dengan wajah lelah namun penuh harap, Irwanto mengatakan bahwa ia akan mencoba bangkit kembali dari musibah ini. “Yang penting kami selamat dulu. Harta bisa dicari, tapi nyawa tidak bisa diganti. Sekarang kami fokus bertahan dan berharap ada bantuan,” tuturnya lirih. (*)

Berita Terkait

Warga Agusen, Damkar Serta Relawan Bangun Kembali  Jembatan Gantung 
Inilah 70 Nama Khatib Jumat se Aceh Besar
Uji Nyali di Atas Kabel, Kepala Dinas Damkar Gayo Lues Pastikan Jembatan Sementara Rampung 2 Hari
Dua Oknum Pejabat Sempat Diamankan Terkait Judol, Bupati Gayo Lues Diminta Berikan Penjelasan 
Akses Vital Lumpuh Diterjang Bencana, Pemkab Bener Meriah Kebut Pembukaan Jalan Muyang Kute – Pepedang
Banjir dan Material Pasir Terjang Kampung Pertik, Akses Terbatas, 13 Rumah Warga Rusak
Foto Terakhir dan Kronologi Penemuan, Tabir Kematian dr Shanti Hastuti Masih Diselidiki
Tahap II Bantuan Sapi Untuk Hari Raya Idul Fitri Rp. 4,3 Milyar

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:09 WIB

Polri Bongkar Produksi dan Peredaran Gas N20 Merk Whippink dengan Omset Miliaran Rupiah

Rabu, 15 April 2026 - 19:33 WIB

Mayat Pelajar di Muara Kaliadem, Polisi Periksa Delapan Saksi dan Dalami Dugaan Tawuran

Rabu, 15 April 2026 - 19:31 WIB

46 Batang Rel Kereta Dicuri di Way Kanan, Polisi Tangkap Dua Pelaku dan Telusuri Dugaan Jaringan

Rabu, 15 April 2026 - 19:16 WIB

Mayat Pria dengan Luka di Leher Gegerkan Warga Jombang

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

Polda Kepri Ungkap 41 Kasus Narkotika, Sita Ribuan Butir Ekstasi dan Etomidate Cair

Sabtu, 11 April 2026 - 17:29 WIB

Polda Lampung Gagalkan Penyelundupan 15,7 Kilogram Sabu di Pelabuhan Bakauheni

Senin, 6 April 2026 - 16:55 WIB

Dua Oknum Pejabat Sempat Diamankan Terkait Judol, Bupati Gayo Lues Diminta Berikan Penjelasan 

Kamis, 2 April 2026 - 21:15 WIB

Mawardi Basyah Anggota DPR Aceh Fraksi Partai PPP Ditahan di Lapas Kelas IIB Banda Aceh

Berita Terbaru

ARTIKEL

Kecanduan Judol, Nyawa Ibu Kandung Melayang

Kamis, 16 Apr 2026 - 06:10 WIB

GAYO LUES

BGN Setop Sementara 17 Dapur MBG di Aceh Tenggara dan Gayo Lues

Kamis, 16 Apr 2026 - 05:57 WIB

YOGYAKARTA

Gandung Pardiman Bantu Korban Laka di Gunungkidul

Rabu, 15 Apr 2026 - 23:30 WIB