JASA Bireuen Dukung Penuh Pergub JKA 2026: Bukti Keberpihakan Pemerintah Aceh kepada Rakyat

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 15 Mei 2026 - 02:24 WIB

50366 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BIREUEN — Koordinator Dewan Pimpinan Wilayah Jaringan Aneuk Syuhada Aceh (DPW JASA) Bireuen, Syauwal Fitra atau yang akrab disapa Pang Rayeuk, menegaskan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Peraturan Gubernur Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh (JKA).

Menurutnya, kebijakan tersebut bukan sekadar aturan administratif, melainkan langkah strategis Pemerintah Aceh dalam memperkuat perlindungan sosial dan memastikan hak kesehatan masyarakat terpenuhi secara adil dan merata. Pergub JKA dinilai menjadi bukti nyata keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil sekaligus implementasi semangat Otonomi Khusus Aceh sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh.

Pang Rayeuk menyebut lahirnya Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 merupakan jawaban atas kebutuhan mendesak masyarakat terhadap sistem jaminan kesehatan yang lebih tepat sasaran, transparan, dan berkeadilan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami mendukung penuh pelaksanaan Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 tentang Jaminan Kesehatan Aceh. Ini adalah bukti keberanian Pemerintah Aceh dalam mengambil kebijakan strategis demi kepentingan rakyat. JASA siap menjadi mitra pemerintah untuk mengawal, menyosialisasikan, dan memastikan manfaat program ini benar-benar dirasakan masyarakat hingga ke akar rumput,” tegasnya.

Ia menjelaskan, penerapan sistem berbasis Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi langkah penting dalam menghentikan praktik bantuan yang selama ini dinilai kerap tidak tepat sasaran. Dalam skema baru tersebut, program JKA diprioritaskan bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah pada kelompok desil 6 dan 7, sementara masyarakat miskin tetap dijamin melalui skema Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI-JKN) dari pemerintah pusat.

Selain itu, JASA Bireuen juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Aceh yang tetap memprioritaskan pembiayaan bagi penderita penyakit katastropik seperti gagal ginjal, kanker, penyakit kronis lainnya, penyandang disabilitas, hingga masyarakat dengan gangguan jiwa.

“Kebijakan ini menunjukkan negara tidak boleh abai terhadap rakyat yang lemah dan rentan. Pemerintah Aceh harus hadir sebagai pelindung seluruh masyarakat tanpa terkecuali,” lanjut Pang Rayeuk.

Sebagai organisasi yang lahir dari semangat perjuangan para syuhada Aceh, JASA Bireuen menilai Pergub JKA merupakan bagian dari ikhtiar besar menjaga martabat rakyat Aceh melalui pelayanan kesehatan yang layak, bersih, dan berkeadilan.

Pihaknya juga mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda Aceh, agar ikut aktif mengawal implementasi kebijakan tersebut demi terciptanya pelayanan kesehatan yang bebas dari kepentingan kelompok tertentu.

Dalam pernyataannya, Pang Rayeuk turut mengingatkan seluruh pemangku kepentingan agar tidak menjadikan program JKA sebagai alat politik praktis maupun kepentingan elit semata.

“Pergub ini harus dijaga dari kepentingan politik sempit. JKA harus berdiri di atas kepentingan rakyat, bukan kepentingan kelompok atau kekuasaan. Rakyat Aceh membutuhkan kebijakan yang bekerja nyata, bukan sekadar pencitraan politik,” tegasnya.

Di akhir pernyataannya, JASA Bireuen menilai Pergub Aceh Nomor 2 Tahun 2026 menjadi bagian penting dalam memperkuat perdamaian Aceh, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta menjaga cita-cita perjuangan Aceh tetap hidup melalui kebijakan yang berpihak kepada rakyat.

“Semangat aneuk syuhada akan terus menyala dalam setiap perjuangan demi Aceh yang maju, sehat, bermartabat, dan sejahtera,” tutup Pang Rayeuk

Berita Terkait

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika
Menjawab situasi kekeringan KTNA Peudada sebut Pemerintah Terus hadir untuk Petani Peudada
Panitia SPMB UNIKI Gelar Rapat Persiapan Ujian CAT Mahasiswa Baru
Pasacsarjana Umuslim Yudisium 147 lulusan Angkatan V
Bea Cukai Lhokseumawe Perkuat Pendampingan Industri Hasil Tembakau Lewat Customs Visit Customer di Bireuen
Iswahyudi Terima SK DPP PAN, Konsolidasi Politik PAN Bireuen Diperkuat Jelang Agenda Strategis Daerah
350 Hektare Sawah di Gandapura Terselamatkan dari Ancaman Gagal Panen, Respons Cepat Pemerintah Jadi Kunci
Aksi Kemanusiaan Bea Cukai Lhokseumawe Salurkan Lebih dari 7 Ton Bantuan untuk Warga Terdampak Bencana di Aceh

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:57 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pratu Galuh Nugraha, Personel Subdenpom IM/1 Bireuen

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:15 WIB

Kapolda Aceh Sampaikan Duka Mendalam atas Meninggalnya Anggota POM TNI Saat Pengejaran Pelaku Tindak Pidana Narkotika

Jumat, 24 Juli 2026 - 22:18 WIB

Aceh Bangkit! Rp58,9 Triliun Dikucurkan untuk Rehabilitasi-Rekonstruksi, Safrizal ZA: Kita Bangun Lebih Baik dan Tangguh

Senin, 20 Juli 2026 - 02:43 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Kasus Perampokan Toko Emas di Aceh Selatan dalam Waktu Kurang dari 24 Jam

Minggu, 19 Juli 2026 - 16:23 WIB

Medco E&P dan BPMA Tanam 1.000 Mangrove di Banda Aceh

Minggu, 19 Juli 2026 - 01:28 WIB

Pemerintah Diminta Segera Hadir Beri Kepastian Hukum Tanah Wakaf Blang Padang

Minggu, 19 Juli 2026 - 00:44 WIB

Ketua IWO Indonesia Provinsi Aceh Kecam Pernyataan Oknum Pejabat BPJN Aceh yang Dinilai Merendahkan Profesi Wartawan

Sabtu, 18 Juli 2026 - 22:42 WIB

Wadokai Day Karate Championship 2026 Resmi Ditutup, Hasballah Cut Apa: Dari Aceh Lahir Karateka Gemilang

Berita Terbaru