Habib Bahar Serukan Persatuan dan Perdamaian agar Demo Anarkis Tidak Menimbulkan Kerugian Bersama

Redaksi Bara News

- Redaksi

Kamis, 4 September 2025 - 07:36 WIB

50430 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA || Kerusuhan Demo Anarkis hingga Penjarahan yang terjadi pada tanggal 25, 28, 29, 30 & 31 Agustus di Jakarta dan beberapa daerah, diharapkan tidak akan terjadi apabila para Pejabat Pemerintahan dan DPR RI, bisa menjaga sikap dan perkataannya terhadap rakyat dan Mahasiswa.

Hal tersebut diungkapkan Habib Bahar Bin Al Smit melalui video yang beredar di medsos, Kamis (4/9).

“Saya mengajak dan menghimbau, serta menyerukan seluruh masyarakat & rakyat Indonesia, apapun agamanya, sukunya & etnisnya. Mari bersama-sama untuk mencegah demo anarkis seperti kejadian tanggal 25, 28, 29, 30 & 31 Agustus 2025 kemarin diseluruh daerah,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, ini menjadi pelajaran & momentum dimana semua harus bersatu untuk keutuhan bangsa Indonesia. “Bagi pejabat Pemerintah, khususnya anggota DPR RI harus hati-hati dalam bersikap dan berucap, jangan perkataannya menyinggung perasaan rakyat dan jangan sekali-kali meremehkan rakyat,” tandasnya.

Habib Bahar melihat, kejadian kerusuhan demo kemarin, yang rugi pasti bangsa & kita semua. Bagi korban yang meninggal seorang driver Ojol, Mahasiswa di Yogyakarta, serta 4 masyarakat di Makassar, semoga diampuni dosa-dosanya & bagi keluarganya yang ditinggalkan, diberikan kesabaran. Begitu juga bagi korban luka dari masyarakat, aparat Polri & TNI, segera sembuh.

Ditegaskannya, massa dalam menyampaikan aspirasi tidak boleh anarkis. Begitu juga dengan Polri dan TNI, harus Humanis dan mengawal dengan baik. Bagi pelaku demo yang anarkis dan melakukan penjarahan, aparat Polri harus mengusut dengan tuntas & menindak dengan tegas sesuai hukum yang berlaku.

“Mari wujudkan bersama-sama Indonesia yang aman, tentram, sejahtera. Jiwa yang Merah Putih, berdasarkan Pancasila, UUD 45 & dalam NKRI,” pungkasnya. (Red).

Berita Terkait

Kejaksaan Agung Ungkap Modus Mark Up Pengadaan Motor Listrik dalam Kasus Korupsi Program MBG
Empat Anggota Bais TNI Dituntut 2,5 Tahun Penjara dalam Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS
PFI Peringatkan Ancaman Penyalahgunaan Yayasan dalam Dugaan Korupsi Program MBG
Prof Dr Sutan Nasomal : Presiden RI Harus Sadar Horor Dolar Menerkam Keamanan Indonesia
DOSA EKOLOGIS DI ATAS TANAH JARAHAN,Status Tersangka Para Kades Bongkar Borok Operasional dan Kejahatan Kehutanan PT AGM di Hulu Sungai Selatan
Skandal Tambang di Atas Lahan Cacat Hukum: Penetapan Tersangka Para Kepala Desa Runtuhkan Legitimasi Operasional PT AGM
Bedah Dokumen: Operasional PT Antang Gunung Meratus di Lahan SHM Rakyat Diduga Tabrak UU Minerba dan KUHP
Kejagung Tetapkan Tiga Eks Pimpinan BGN Tersangka Korupsi MBG, Dugaan Penyimpangan Sentuh Pengadaan Rp 1 Triliun

Berita Terkait

Senin, 8 Juni 2026 - 17:44 WIB

Kejaksaan Agung Ungkap Modus Mark Up Pengadaan Motor Listrik dalam Kasus Korupsi Program MBG

Senin, 8 Juni 2026 - 17:34 WIB

PFI Peringatkan Ancaman Penyalahgunaan Yayasan dalam Dugaan Korupsi Program MBG

Minggu, 7 Juni 2026 - 18:51 WIB

Stop Framing dan Mengaitkan Yasonna Laoly dengan Kasus Hukum yang Menjerat Silmy Karim

Sabtu, 6 Juni 2026 - 04:17 WIB

DPN PERMAHI Dukung Langkah Presiden Prabowo Benahi BGN, Korupsi Program MBG Harus Diusut Hingga ke Akar

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:32 WIB

Aktivis Nasional Apresiasi Ketegasan Menteri Imipas Agus Andrianto, Bukti Nyata Komitmen Bersihkan Institusi dari Praktik Korupsi

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:39 WIB

*Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN)*

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:05 WIB

Sebanyak 1.052 Narapidana dan Anak Binaan Terima RK dan PMP Khusus Waisak Tahun 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:21 WIB

*Jokowi Dijadwalkan Kunjungi Lampung Akhir Juni 2026, BRN: Jawaban atas Kerinduan Masyarakat*

Berita Terbaru