HOTELBET slot preparation.lsrs.lu

Gempa Magnitudo 4,5 Guncang Tenggara Sinabang, Aceh, Tidak Berpotensi Tsunami

Redaksi Bara News

- Redaksi

Rabu, 24 September 2025 - 22:54 WIB

50433 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDA ACEH | Gempa bumi bermagnitudo 4,5 mengguncang wilayah Sinabang, Kabupaten Simeulue, Aceh, pada Kamis (24/9/2025), pukul 19.58 WIB. Gempa ini tergolong dangkal, dengan pusat gempa berada pada kedalaman 13 kilometer. Berdasarkan data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), episenter gempa terletak pada koordinat 2,12 Lintang Utara dan 96,66 Bujur Timur, sekitar 50 kilometer tenggara dari pusat Kota Sinabang.

Visual yang dirilis BMKG menunjukkan lokasi gempa berada di zona seismik yang aktif, tepat di sepanjang busur luar zona subduksi antara lempeng Indo-Australia dan lempeng Eurasia yang membentang di lepas pantai barat Sumatera. Dari citra tersebut juga terlihat padatnya sebaran titik aktivitas gempa di sepanjang garis subduksi, yang mengindikasikan tingginya potensi kegempaan di wilayah tersebut.

Gempa ini merupakan salah satu dari sekian banyak aktivitas tektonik yang rutin terjadi di wilayah barat Sumatera, yang dikenal sebagai bagian dari Cincin Api Pasifik. Wilayah ini sangat rawan karena menjadi pertemuan dua lempeng besar dunia. Benturan dan pergerakan lempeng menyebabkan akumulasi energi yang sewaktu-waktu bisa dilepaskan dalam bentuk gempa bumi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedalaman gempa yang dangkal menyebabkan guncangan dapat lebih mudah dirasakan oleh penduduk di sekitar pusat gempa, meskipun hingga saat ini belum ada laporan kerusakan atau korban jiwa. Meski berkekuatan sedang, gempa dengan magnitudo tersebut dapat menimbulkan kecemasan, khususnya di kawasan dengan struktur bangunan yang rentan.

BMKG belum mengeluarkan peringatan tsunami dan menyatakan bahwa gempa ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang laut besar. Namun demikian, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.

Pulau Simeulue sendiri merupakan wilayah yang memiliki sejarah panjang dalam aktivitas kegempaan. Salah satu gempa besar tercatat terjadi pada 28 Maret 2005 dengan magnitudo 8,6. Penduduk lokal dikenal memiliki pemahaman tradisional yang baik terkait mitigasi bencana, melalui warisan budaya berupa istilah dan kebiasaan, seperti “smong” untuk menyebut tsunami, yang terbukti menyelamatkan banyak jiwa dalam peristiwa tsunami 2004.

BMKG menambahkan bahwa informasi ini merupakan hasil analisis awal dan dapat diperbarui seiring dengan pemrosesan data lanjutan. Masyarakat diimbau untuk hanya merujuk pada informasi resmi dari lembaga terkait dan tidak terpancing kabar yang belum terverifikasi.

Berita Terkait

Infrastruktur Mandul di Jantung Ibu Kota Baru, Api Lahap Hutan Embung IKN Tanpa Perlawanan Berarti
Tragedi Kabut Asap di Kalimantan: Habitat Satwa Terancam dan Kesehatan Warga Terpinggirkan
Ancaman Nyata Karhutla: Orangutan Terancam Punah, Kualitas Udara Terus Memburuk
Tragedi Karhutla di Taman Nasional Gunung Palung: Jeritan Satwa dan Perjuangan Petugas Menjinakkan Api yang Sulit Dijangkau
Ketua Fast Respon Counter Polri DPW Aceh : Mari Kawal Program Kapolri Baru, Komitmen Pengawasan Dan Sinergi Tak Boleh Kendur
Langit Palangka Raya Berubah Oranye, Kesaksian Aktivis Dayak Patahkan Klaim Istana Soal Karhutla
Kabut Asap Selimuti Aceh Singkil, Warga Keluhkan Dampak Karhutla Lintas Provinsi
Kabut Asap Tebal Selimuti Aceh, Warga Diminta Waspada dan Jaga Kesehatan

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:38 WIB

Keluarga Temukan Bekas Luka Tembak, Kematian Bharada Valdo di Markas Polairud Memicu Tuntutan Investigasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 22:28 WIB

Darah di Markas Polairud: Tragedi Kematian Bharada Valdo yang Menyisakan Tanda Tanya Besar

Minggu, 18 Oktober 2026 - 21:32 WIB

57.000 Orang Utan Kehilangan Habitat Akibat Karhutla, Kematian Massal Tak Tercatat

Minggu, 18 Oktober 2026 - 18:59 WIB

Karhutla Indonesia Seluas 900.000 Hektare Disorot Media Asing, Setara Empat Kali Luas Tokyo

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:49 WIB

Bayang-Bayang Kabut Asap, Singapura Kembali Bidik Tujuh Perusahaan di Balik Karhutla Indonesia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Aturan Pidana Baru, Sinergi Aparat Penegak Hukum di Tengah Tantangan Implementasi KUHP dan KUHAP Nasional

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:56 WIB

Polri Perang Terbuka Lawan Kampung Narkoba, Rekam Jejak Internal Bakal Dievaluasi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Kapolri Instruksikan Bareskrim Usut Tuntas Dugaan Tindak Pidana di Sektor Pasar Modal

Berita Terbaru

KABAR DUKA

Irjen Polisi Purnawirawan Napoleon Bonaparte Tutup Usia

Minggu, 18 Okt 2026 - 22:13 WIB