slot preparation.lsrs.lu

Forum Pemred Sesalkan Sikap Hotman Paris saat Jumpa Pers Terkait Kasus Eks Jampidsus

Redaksi Bara News

- Redaksi

Senin, 20 Juli 2026 - 05:07 WIB

50198 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA | Forum Pemred menyampaikan penyesalan atas sikap dan pernyataan pengacara Hotman Paris Hutapea ketika menanggapi pertanyaan wartawan dalam jumpa pers di gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (17/7/2026). Hal tersebut disampaikan Forum Pemred melalui keterangan tertulis yang diterima Kompas.TV pada Minggu (19/7/2026).

Dalam peristiwa tersebut, Hotman Paris memberikan keterangan pers mengenai kasus yang menjerat kliennya, mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah. Namun, Forum Pemred menilai pemilihan kata dan cara Hotman Paris dalam merespons pertanyaan wartawan dianggap tidak profesional dan merendahkan profesi jurnalis yang tengah menjalankan tugas sebagaimana diamanatkan oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

“Pilihan kata dan cara Hotman Paris Hutapea dalam merespons pertanyaan wartawan sangat tidak profesional dan merendahkan profesi wartawan yang sedang bekerja menjalankan amanat UU Pers no.40 tahun 1999,” demikian keterangan Forum Pemred yang dikutip dari Kompas.TV.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Forum Pemred menegaskan, bertanya merupakan bagian dari proses kerja jurnalistik dan disiplin verifikasi yang profesional dan dilindungi oleh undang-undang. Narasumber memiliki hak untuk tidak menjawab pertanyaan wartawan, namun menurut Forum Pemred, sangat tidak pantas bila pertanyaan dijawab dengan cara merendahkan, seperti ucapan “lu punya otak ngga”, serta sikap arogansi yang tidak menyentuh substansi pertanyaan.

Kerja jurnalistik di Indonesia dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999, di mana Pasal 8 menyebutkan bahwa wartawan memperoleh perlindungan hukum dalam melaksanakan profesinya, termasuk hak tolak, larangan penyensoran, dan kebebasan dari kekerasan serta intimidasi. Menurut Forum Pemred, cara-cara intimidatif, baik verbal maupun nonverbal, dalam menjawab pertanyaan wartawan jelas bertentangan dengan semangat kemerdekaan pers dan aturan perundang-undangan yang berlaku.

Selanjutnya, Forum Pemred mengimbau seluruh pihak, termasuk Hotman Paris, agar senantiasa menjaga kebebasan pers dan saling menghormati antarprofesi dengan mengutamakan etika serta kompetensi. Forum Pemred juga menegaskan kepentingan mereka dalam menjaga keselamatan dan kehormatan wartawan di lapangan, termasuk melawan segala upaya yang melecehkan atau menghalangi kerja jurnalistik di Indonesia.

Berita ini dikutip dari Kompas.TV.

(*)

Berita Terkait

Jakarta Siaga 1, Dokumen Mobilisasi 20.980 Prajurit TNI AL ke Ibu Kota Beredar di Tengah Skandal Penyadapan Presiden
Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar
Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi
Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta
SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 22:37 WIB

Jakarta Siaga 1, Dokumen Mobilisasi 20.980 Prajurit TNI AL ke Ibu Kota Beredar di Tengah Skandal Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 20:20 WIB

Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar

Rabu, 4 November 2026 - 19:28 WIB

Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi

Rabu, 4 November 2026 - 19:08 WIB

SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali

Rabu, 4 November 2026 - 18:54 WIB

Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 4 November 2026 - 18:48 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Berita Terbaru