slot preparation.lsrs.lu

Tim Forensik Lakukan Uji Laboratorium Puluhan Sampel Jenazah Mantan Pegawai Jampidsus di Banyumas

Redaksi Bara News

- Redaksi

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:56 WIB

50276 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA |  Proses ekshumasi dan autopsi terhadap jenazah Sutrimo, mantan pegawai Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), dilakukan tim dokter forensik di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Rabu (12/8/2026). Langkah ini merupakan bagian dari penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kematian Sutrimo secara ilmiah di tengah dugaan kematian akibat racun.

Dalam pelaksanaannya, tim dokter forensik mengambil puluhan sampel dari berbagai bagian tubuh jenazah mulai dari kepala hingga anggota tubuh bagian bawah. Pengambilan sampel juga difokuskan pada organ vital seperti lambung dan jantung untuk kebutuhan pengujian laboratorium. Tim mencatat bahwa jenazah sudah dimakamkan sejak 23 Juli 2026, sehingga jasad telah berada dalam kondisi pembusukan lanjut yang menuntut kehati-hatian lebih dalam proses pengambilan sampel.

Untuk mendapatkan hasil paling akurat, pemeriksaan laboratorium akan menitikberatkan pada uji histopatologi guna memeriksa struktur jaringan, uji toksikologi untuk mendeteksi kemungkinan keberadaan zat racun, dan pemeriksaan DNA guna memastikan identitas korban. Terkait laporan yang menyebutkan korban mengeluarkan buih dari hidung dan mulut pada saat meninggal dunia, tim forensik melakukan swab pada bagian tersebut untuk memastikan ada atau tidaknya zat yang bersifat toksik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seluruh sampel yang diambil akan diuji secara menyeluruh di laboratorium forensik dan hasilnya diperkirakan akan diketahui dalam waktu dua sampai tiga minggu ke depan. Dari keseluruhan rangkaian tahapan, tim forensik menegaskan bahwa setiap langkah diambil sesuai prosedur ilmiah untuk menjawab berbagai dugaan yang berkembang di masyarakat terkait penyebab kematian Sutrimo. Kesimpulan ilmiah ini diharapkan menjadi dasar bagi proses hukum lanjutan apabila dibutuhkan. (*)

Berita Terkait

Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar
Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi
Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta
SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali
Polda Metro Jaya Siapkan Pengamanan Khusus Sidang Kasus Ijazah Jokowi
Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian
Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden
Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:20 WIB

Istana Tegaskan Dugaan Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Masuk Kategori Makar

Rabu, 4 November 2026 - 19:28 WIB

Aksi Penurunan Foto Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Sejumlah Lokasi

Rabu, 4 November 2026 - 19:19 WIB

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 November 2026 - 19:08 WIB

SBY Kritik Keras Dugaan Penyadapan Ilegal Presiden Prabowo dan Minta Politik Berkeadaban Dihidupkan Kembali

Rabu, 4 November 2026 - 18:48 WIB

Skandal Penyadapan Ilegal Guncang Institusi Kepolisian

Rabu, 4 November 2026 - 04:20 WIB

Hasto Kristiyanto Minta Aparat Usut Tuntas Aktor Intelektual di Balik Kasus Penyadapan Presiden

Rabu, 4 November 2026 - 04:15 WIB

Habiburokhman Minta Kasus Penyadapan Ilegal Terhadap Presiden Prabowo Diusut Tuntas

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

YUSRIL Sebut Prabowo Tahu Penangkapan Jenderal Listyo, Tegaskan Kasus Penyadapan Ilegal Bukan Makar

Berita Terbaru

NASIONAL

Foto Wapres Gibran Diturunkan Massa di DPRD Yogyakarta

Rabu, 4 Nov 2026 - 19:19 WIB