Buzzer Merajalela di Siaran TV: Rakyat Butuh Edukasi, Bukan Intimidasi

Redaksi Bara News

- Redaksi

Jumat, 22 Agustus 2025 - 02:18 WIB

50467 views
facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oleh : Sri Radjasa, M.BA (Pemerhati Intelijen)

Televisi sebagai media elektronik, menurut banyak pakar internasional, seharusnya menjadi ruang penyedia konten yang berkualitas, relevan, dan informatif. Ia dituntut mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi sekaligus menjawab kebutuhan audiens yang kian kritis. Namun, yang lebih penting, televisi jangan semata-mata mengejar rating, tetapi juga menjalankan fungsi sosialnya sebagai media informasi, hiburan, dan pendidikan.

Di Indonesia, sebuah negara plural dengan problem politik, ekonomi, sosial, dan budaya yang begitu kompleks, televisi memiliki tanggung jawab besar. Kehadirannya idealnya menjadi centre of gravity pemersatu bangsa sekaligus sarana edukasi bagi generasi muda agar tumbuh dengan karakter dan budi pekerti luhur. Karena itu, kualitas tayangan harus melewati kontrol yang profesional sebelum sampai ke ruang publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sayangnya, realitas yang terlihat justru sebaliknya. Beberapa episode program “Rakyat Bersuara” yang diklaim sebagai acara unggulan iNews TV, malah tampil jauh dari esensi edukatif. Alih-alih membuka ruang diskusi sehat, program ini kerap menjadi panggung politik partisan, bahkan sesekali bernuansa intimidatif terhadap suara rakyat yang berbeda pandangan.

Jika televisi berbayar seperti MNC Vision bisa menghadirkan tayangan yang menghibur sekaligus edukatif, mengapa tidak hal serupa diwujudkan dalam program free to air seperti “Rakyat Bersuara”? Sudah saatnya pihak penyelenggara melakukan evaluasi serius: mulai dari pemilihan narasumber yang kredibel, hingga pembawa acara yang tegas menjaga jalannya diskusi tetap santun dan beradab.

Publik kini semakin jenuh melihat narasumber yang tampil sekadar sebagai “buzzer” dimana keras membela kepentingan majikan, tetapi miskin substansi. Alhasil, program ini bukan lagi ruang suara rakyat, melainkan arena perdebatan bising yang tidak sehat. Jika tren ini dibiarkan, televisi berpotensi kehilangan kepercayaan publik sekaligus melupakan peran hakikinya yakni mencerdaskan kehidupan bangsa.

Berita Terkait

Ipelmasra Nyatakan Sikap Soal Investasi Rp200 Triliun di Nagan Raya: Dukung Pembangunan, Tolak Rakyat Jadi Penonton
Bank Aceh Cabang Jeuram Kembali Terima Penghargaan atas Kepatuhan Menunaikan Zakat dan Infak
Komunitas Atraksi Singa Nagan Dukung Investasi Rp 200 Triliun, Optimis Tatap Prospek Masa Depan Nagan Raya
Asah Ketangkasan dan Kedisiplinan, Menwa UTU Gelar Latihan Menembak di Lapangan Tembak Yonif 116/GS
Kritik, Evaluasi, dan Harapan: Menatap Peran Baitul Mal Secara Objektif
MBG, Korupsi, Dan Pengkhianatan Dari Lingkar Kekuasaan
RAPI Wilayah Nagan Raya Apresiasi Capaian Opini WTP ke-18 Pemkab Nagan Raya
Termul dan Sindroma Dunning-Krruger

Berita Terkait

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:30 WIB

6 Bulan Pascabencana, Gubernur Aceh ke Mendagri: Sawah Belum Bisa Dipakai, Sungai Harus Dibersihkan

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:25 WIB

Ambulans Tabrak Kerbau di Tol Sibanceh, 1 Penumpang Luka Ringan

Minggu, 14 Juni 2026 - 02:15 WIB

Ratusan Warga Laksanakan Salat Jenazah Mantan Gubernur Aceh Zaini Abdullah di Masjid Raya Baiturrahman

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:47 WIB

Mantan Peraih Kompolnas Award 2022, IPTU Muhammad Abidinsyah Dipercaya Jabat Kasatreskrim Polres Langsa

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:27 WIB

1. ASDP Bergerak Cepat! Tanggung Jawab Penuh Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Pemulihan Jadi Prioritas

Sabtu, 13 Juni 2026 - 04:55 WIB

Ledakan KMP Aceh Hebat 2, Suryadi Djamil Desak Usut Tuntas dan Pertanyakan Spesifikasi Kapal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 01:19 WIB

FORBINA: Polemik IUP di Aceh Harus Disikapi Objektif, Fokus pada Pengawasan dan Manfaat bagi Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:57 WIB

Dukungan untuk Tarmizi Age Menguat, Nama Putra Aceh Ini Viral sebagai Kandidat Wakil Menteri Ketenagakerjaan

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

Dikejar TNI AL di Laut, Nelayan Kurir Narkoba Ditangkap di Karimun

Minggu, 14 Jun 2026 - 02:43 WIB